Categories
Repo

Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar HB Untuk Remaja Putri Usia 15-17 Tahun di SMA„Pelita Tiga Rawamangun Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15818/

Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar HB Untuk Remaja Putri Usia 15-17 Tahun di SMA„Pelita Tiga Rawamangun Tahun 2018

Amalia, Ade

Anemia Merupakan Masalah Medis Yang Paling Sering Dijumpai Di Seluruh Dunia, Di Samping Sebagai Masalah Kesehatan Utama Masyarakat, Terutama Di Negara Berkembang. Tujuan Penelitian Untuk Menilai Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar Hb Untuk Remaja Usia 15-17 Tahun Di SMAS Pelita Tiga Rawamangun. Penelitian Ini Dilakukan Di SMA Pelita Tiga Rawamangun Dengan Melibatkan Siswa Putri Usia 15 – 17 Tahun Dengan Jumlah Sampel 30 Orang Yang Telah Dilakukan Skrinning Terlebih Dahulu. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Peningkatan Kadar Hemoglobin, Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Yaitu Pemberian Mie Bayam Merah, Asupan Zat Gizi Makro, Dan Asupan Zat Besi,. Jenis Penelitian Ini Adalah Kuasi Eksperimen Dengan Teknik Pengambilan Sampel Menggunakan Purposive Sampling. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Sebagian Besar Responden Memiliki Kadar Hemoglobin Yang Rendah Sebelum Diberikan Intervensi Dan Ada Peningkatan Kadar Hemoglobin Setelah Diberikan Intervensi, Terdapat Perbedaan Bermakna Antara Asupan Protein, Dan Asupan Fe Pada Responden Sebelum Dan Sesudah Pemberian Mie Bayam Merah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15818/1/FIKES_GIZI_1405025001_ADE%20AMALIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Potensi Limbah Ikan dengan Campuran Sludge dari Kotoran Sapi sebagai Substrat Tambahan Biogas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15817/

Potensi Limbah Ikan dengan Campuran Sludge dari Kotoran Sapi sebagai Substrat Tambahan Biogas

Tias, Putri Pangesti Siamining

Kegiatan pengolahan ikan selalu menghasilkan limbah karena yang diambil umumnya hanya dagingnya saja, sementara kepala, jeroan (isi perut), duri dan kulitnya dibuang begitu saja. Permasalahan ini tidak hanya berdampak bagi lingkungan namun juga akan berdampak langsung pada kesehatan manusia itu sendiri. Untuk itu perlu dirancang suatu upaya untuk meminimalisir permasalahan sampah dengan waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi, salah satunya yaitu dengan biogas. Limbah ikan kaya akan lemak dan dapat berfungsi sebagai substrat.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian (ekperimen) yaitu dengan mencampurkan limbah ikan dan sludge kotoran sapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi dari limbah ikan dengan campuran sludge dari kotoran sapi sebagai substrat tambahan biogas dengan komposisi yang berbeda pada tiap fermentornya (A perbandingan limbah ikan dan sludge kotoran
sapi 30:70, B 50:50 dan C 70:30). Fermentasi dilakukan selama 21 hari dan dilakukan pengukuran parameter fermentasi yaitu rasio C/N, suhu, dan pH, serta produksi gas metana. Hasil yang didapat ialah rasio C/N limbah ikan 9 dan sludge kotoran sapi 21; pH berkisar 6,34-8,16; produksi gas metana pada fermentor A hari ke-7 menghasilkan gas sebesar 4,40%, hari ke-14 sebesar 10,38%, hari ke-21 sebesar 21,94%, pada fermentor B hari ke-7 menghasilkan 4,32%, hari ke-14 sebesar 5,32%, hari ke-21 sebesar 12,65%, pada fermentor C pada hari ke-7 menghasilkan 1,49%, hari ke-14 sebesar 2,83% dan hari ke-21 sebesar 12,59%. Hasil menunjukkan bahwa fermentor A dengan perbandingan (30:70) memiliki potensi lebih baik untuk dijadikan sebagai bahan campuran dalam produksi biogas.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15817/1/FIKES_KESMAS_1305015121_PUTRI%20PANGESTI%20S.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Persepsi Anak Jalanan Usia 10 – 14 Tahun Mengenai Pendidikan Formal Pada Tahun 2019 di Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15816/

Persepsi Anak Jalanan Usia 10 – 14 Tahun Mengenai Pendidikan Formal Pada Tahun 2019 di Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat

Pratiwi, Dwi Annisa Setya

Tahun 2019 Dwi Annisa Setya Pratiwi, Mahasiswa Pasca Sarjana UHAMKA melakukan profil anak jalanan di kota Jakarta Barat. Hasilnya dikembangkan melalui teknik bola salju (snow ball). Penelitian yang menggunakan teknik bola salju (snow ball) ini diuji cobakan di Provinsi DKI Jakarta selama 2 bulan. Uji coba di Kota Jakarta Barat di mulai pada bulan Juni hingga bulan Juli 2019 dengan mengunjungi Panti Sosial “Asuhan Putra Utama 4”
, bertempat di Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat. Yayasan Sosial Panti Asuhan Putra Utama 4 ini membina anak jalanan di bawah naungan DINSOS sebagai tujuan utamanya. Salah satu poin terpenting dalam pembinaan anak jalanan adalah bagaimana peran Panti Sosial yang menampung anak jalanan berupaya penuhi hak-hak anak dan mendidik anak jalanan agar mengenyampingkan permasalahan ekonomi dan fokus kepada masalah pendidikan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif (qualitative research) Studi Kasus. Sumber-sumber data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Trianggulasi Data. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.Yayasan Panti Asuhan Putra Utama 4 lahir karena ada upaya pemerintah untuk menuntaskan masalah anak jalanan dengan pendekatan yang berbeda. Yayasan Panti Asuhan Putra Utama 4
menggunakan pendekatan yang mengutamakan prinsip-prinsip kekeluargaan sehingga anak jalanan lebih nyaman mengikuti program-program dari Yayasan Panti Asuhan Putra Utama 4 Anak Jalanan. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa persepsi anak jalanan mengenai pentingnya pendidikan formal berbeda satu sama lainnya. Hal ini
dikarenakan perbedaan latar belakang ekonomi dan faktor lingkungan keluarga serta lingkungan masyarakat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Yayasan Panti Asuhan Putra Utama 4 belum mampu secara maksimal dalam mensosialisasikan pentingnya pendidikan formal untuk anak jalanan. Karena masih banyak warga binaan yang masih banyak menghabiskan waktu di jalanan serta berpengaruh kepada prestasi belajar anak di sekolah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15816/1/SPS_PENDAS_1609087004_DWI%20ANNISA%20SETYA%20PRATIWI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Fakta Sosial dalam Novel Ya, Aku Lari! Karya Hasan Aspahani dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMA

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15813/

Fakta Sosial dalam Novel Ya, Aku Lari! Karya Hasan Aspahani dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMA

Hidayatullah, Yusuf

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakta sosial nonmaterial pada novel Ya, Aku Lari! karya Hasan Aspahani. Penelitian menggunakan metode analisis oisi dengan teknik analisis data, karena penenelitian yang dilakukan peneliti hanya bersifat mengumpulkan data, menganalisis data dan enjelaskan data. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan cara membaca novel terlebih dahulu, setalah itu tahap awal mencari unsur pembangun novel, kemudian mencari fakta sosial nonmaterial yang terdapat di dalam novel. Selanjutnya, menganalisis data yang diperoleh, lalu memasukannya ke dalam tabel penelitian untuk tahap berikutnya membahas data yang diperoleh dan terakhir mengambil kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dari keempat fakta sosial nonmaterial yang ditemukan, yaitu moralitas, kesadaran kolektif, representasi kolektif dan arus sosial, novel tersebut merepresentasikan kejadian ataupun peristiwa yang ada di dunia nyata. Semua fakta sosial yang terdapat di dalam novel memberikan gambaran bagaimana seharunya seseorang manusia bertindak saat berinterkasi sosial. Bahkan representasi diterapkan karena abstrak yang ada dalam pikiran harus diaplikasikan dengan tanda atau simbol-simbol tertentu pada realitas yang ada. Dengan begitu, setiap individu akan menjunjung tinggi rasa kemanusiaan dan mengedepankan nilai-nilai atau norma-norma yang berlaku dimasyarakat sebagai bentuk perjuangan ataupun pedoman dalam hidup. Kedua hal itu, menjadi fondasi terciptanya fenomena sosial yang hadir sebagai bentuk kekuatan kolektif. Dengan demikian novel Ya, Aku Lari! karya Hasan Aspahani dapat diimplikasikan dalam pembelajaran sastra di SMA sebagaimana yang terdapat pada kelas XI Semester 1 dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.27 dan 4.27 Menyusun ulasan terhadap pesan dari satu buku fiksi yang dibaca. Sebab, puisi dapat memicu semangat belajar siswa dengan sangat relevan guna memperoleh ilmu dan pengetahuan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15813/1/YUSUF%20HIDAYATULLAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peningkatan Pemahaman isi Dongeng dengan Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas I SDN Wanasari 08 Cibitung

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15812/

Peningkatan Pemahaman isi Dongeng dengan Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas I SDN Wanasari 08 Cibitung

Daliyem, Yuliana

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat saat ini menuntut suatu negara meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan agar mampu bersaing dengan negara di dunia. Salah satunya adalah pembelajaran di sekolah untuk dapat selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penerapan teknologi dalam proses pembelajaran diharapkan dapat lebih memberikan kemudahan, kemandirian, ketertarikan siswa dalam pemberian materi pembelajaran. Agar proses pembelajaran berhasil yaitu menggunakan media pembelajaran yang tepat yang membuat siswa tertarik untuk belajar sehingga siswa berminat untuk belajar dan dapat memahami materi dengan baik. Salah satunya penggunaan media pembelajr untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 1 SDN Wanasari 08 Cibitung tentang isi dongeng adalah dengan menggunakan media Audio Visual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas I SDN Wanasari 08 Cibitung terhadap isi dongeng. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas I yang berjumlah 25 orang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan wawancara. Hasil Penelitian Pada Siklus I guru memberikan tindakan melalui media Audio Visual dan hasil nilai rata- rata siswa adalah 51.20, yang melampaui nilai KKM hanya ada 2 orang. Di siklus II pembelajaran dilakukan sama seperti di siklus I, Perolehan hasil tes memahami isi dongeng siswa berbeda pada Siklus I, pada siklus II ini semua siswa melampaui nilai KKM. Nilai rata- rata meningkat menjadi 84.80.Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan bagi guru mata pelajaran bahasa Indonesia kiranya dapat menerapkan Media pembelajaran yang menarik perhatian siswa, sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran dalam memahami isi dongeng pada kurikulum 2013. Pendekatan pembelajaran tersebut telah terbukti dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami isi dongeng. Selain itu pembelajaran ini terbukti membuat proses belajar menjadi lebih menarik karena menggunakan media yang menyenangkan bagi siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15812/1/YULIANA%20DALIYEM.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peningkatan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan dengan metode skimming dan scanning pada siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15811/

Peningkatan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan dengan metode skimming dan scanning pada siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung

Juariah, Juariah

Tujuan penelitan ini adalah Untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung dengan teknik skimming dan scanning. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah Teknik skimming dan scanning dapat meningkatkan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung. Teknik skimming dan scanning dapat meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung. Populasi penelitian ini adalah 42 siswa kelas V SDN Wanasari 12 Cibitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan
(observasi), dan refleksi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan wawancara. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui aktivitas pembelajaran siswa. Sedangkan tes dilakukan setiap akhir
siklus untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan dengan teknik skimming dan scanning. Dilihat dari persentase Tingkat kemampuan membaca mengalami peningkatan mulai dari siklus I sampai siklus II. Dari siklus I sebesar 45,23 % dan menglami peningkatan pada siklus II sebesar 100 % . Peningkatan juga terlihat dari hasil tes kemampuan memahami isi bacaan dengan metode Skimming dan Scanning mulai dari siklus I sampai siklus II. Dari siklus I sebesar 50 % dan menglami peningkatan pada siklus II menjadi 100%. Dengan demikian di siklus II siswa
dapat mencapai indikator ketercapaian kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan dengan metode Skimming dan Scanning. Kemampuan siswa dalam membaca cepat dan memahami isi bacaan dengan metode Skimming dan Scanning juga meningkat. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran keterampilan membaca cepat dapat ditingkatkan melalui teknik skimming dan Scanning. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dengan teknik skimming dan scanning ditentukan oleh peranan guru sebagai stimulator. Apalagi penelitian sempat terbentur dengan adanya Pandemi Covid- 19. Prinsip ini mengandung makna bahwa keberadaaan Pembelajaran dengan teknik skimming dan scanning ini akan menjadi sebuah metode pembelajaran yang baik untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat dan memahami isi bacaan jika guru dapat mendorong semua pengetahuan awal yang dimiliki siswa dan mengembangkannya.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15811/1/JUARIAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Melalui Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Siswa Kelas VI di SDN Wanasari 08 Cibitung Kabupaten Bekasi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15809/

Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Melalui Metode
Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Siswa Kelas VI di SDN Wanasari 08 Cibitung Kabupaten Bekasi

Suparmi, Suparmi

Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui bagaimana proses pembelajaran keterampilan menulis cerita narasi siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung, Kab. Bekasi dan Meningkatkan hasil keterampilan menulis cerita narasi siswa
kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung melalui Metode pembelajaran contextual teaching and learning (ctl). Manfaat tindakan dalam penelitian ini adalah Melalui
Metode pembelajaran contextual teaching and learning (ctl) dapat meningkatkan proses pembelajaran menulis cerita narasi dan dapat meningkatkan hasil kemampuan menulis cerita narasi siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung, Kab. Bekasi. Populasi penelitian ini adalah peseta didik kelas VI yang berjumlah 34 orang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua
siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan Telaáh Pustaka. Hasil Penelitian proses
pembelajaran menulis narasi siswa melalui metode Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung, yaitu siswa menuliskan apa yang mereka rasakan dari pegalaman langsung. juga berimbas pada meningkatnya hasilnya kemampuan menulis cerita siswa. Hal ini dibuktikan
dengan adanya peningkatan keterampilan menulis cerita narasi dari aspek isi gagasan, organisasi dan penyajian, bahasa, mekanik. Hasil Perolehan Pratindakan pada siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung pada aspek isi gagasan mendapat
nilai rata- rata 38.87, pada aspek organisasi dan penyajian 38.81, pada aspek Bahasa 35.87, pada aspek mekanik 39.40. Penelitian dilanjutkan ke siklus I engan hasil pada aspek isi gagasan mendapat nilai rata- rata 61.15, pada aspek
organisasi dan penyajian 80.56, pada aspek Bahasa 69.97, pada aspek mekanik 81.73. Rata- rata keselurtuhan nilai siklus I adalah 73.35, ini artinya ada peningkatan dari yang sebelumnya mendapat nilai rata- rata hanya 37.49. Namun
peningkatan itu belum maksimal hingga dilanjutkan ke siklus II. dari Hasil Siklus II kemampuan menulis cerita melalui metode pembelajaran contextual teaching and learning (ctl) pada siswa kelas VI SDN Wanasari 08 Cibitung pada aspek isi
gagasan mendapat nilai rata- rata 82.91, pada aspek
rganisasi dan penyajian 90.55, pada aspek Bahasa 86.40, pada aspek mekanik 82.9, Nilai rata- rata meningkat menjadi 85.70.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15809/1/SPS_INDONESIA_1809057057_SUPARMI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pendidikan Karakter dalam Buku Antologi “Cerita Anak Muatan Lokal Berkarakter Kabupaten Bekasi”

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15808/

Pendidikan Karakter dalam Buku Antologi “Cerita Anak
Muatan Lokal Berkarakter Kabupaten Bekasi”

Widaryanti, Titi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pendidikan karakter dalam buku antologi Cerita Anak Muatan Lokal Berkarakter Kabupaten Bekasi karya Tim Komunitas Penggerak Literasi Kabupaten Bekasi. Untuk mengetahui hal tersebut,
maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kumpulan Cerita Anak Muatan Lokal Berkarakter Kabupaten Bekasi memiliki nilai pendidikan karakter yang meliputi nilai karakter religius, integritas, gotong royong, kemandirian, dan nasionalisme. Dari hasil analisis nilai – nilai karakter dalam buku antologi “Cerita anak Muatan Lokal Berkarakter Kabupaten Bekasi” tersebut bahwa cerita – cerita tersebut mengandung nilai – nilai karakter yang bisa dijadikan contoh para siswa dalam kehidupan. Oleh karena itu, buku tersebut dapat digunakan sebagai sumber bahan bacaan pada kelas IX tingkat SMP untuk materi cerpan dan cerita inspiratif.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15808/1/SPS_INDONESIA_1809057058_TITI%20WIDARYANTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Karakteristik Anak, Karakteristik Orang Tua, Pola Makan, Aktivitas Fisik Dan Konsumsi Makanan Cepat Saji Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Siswa Sd Muhammadiyah 6 Jakarta Selatan Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15807/

Hubungan Karakteristik Anak, Karakteristik Orang Tua, Pola Makan, Aktivitas Fisik Dan Konsumsi Makanan Cepat Saji Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Siswa Sd Muhammadiyah 6 Jakarta Selatan Tahun 2016

Shyafira El Maryam, Putri

Anak-anak pada usia sekolah merupakan salah satu yang banyak mengalami kejadian gizi lebih. DKI Jakarta merupakan provinsi di urutan ke-3 yang angka kegemukan pada anak nya masih besar. Fenomena sedentary life style konsumsi makanan cepat saji dan mulai berkurang nya aktivitas fisik juga menjadi pendorong terjadinya kegemukan (overweight) hingga obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara karakteristik anak, karakteristik orang tua, pola makan, aktivitas fisik dan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian gizi lebih pada siswa SD Muhammadiyah 6 Tebet Jakarta Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan Desain penelitian Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 4-5 di SD Muhammadiyah 6, berjumlah 165 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas 4 dan 5 di SD Muhammadiyah 6 Tebet Jakarta Selatan, berjumlah 165 siswa. Tehnik pengambilan sampel yang dilakukan adalah sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil melalui kuesioner dan wawancara kepada responden. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil Univariat pada penelitian ini dimana sebagian besar adalah siswa perempuan (54,5%), siswa yang berada pada masa kanak pertengahan dan akhir (80,6%), siswa dengan uang saku kecil (75,8%), pendidikan ayah yang lulus perguruan tinggi (85,5%), pendidikan ibu yang lulus perguruan tinggi (82,3%), pekerjaan ayah bukan sebagai pegawai swasta (51,5%), pekerjaan ibu yang tidak full time (64,8%), pendapatan keluarga tinggi (87,9%), frekuensi makanan utama baik (66,1%), frekuensi sarapan rutin (67,7%), konsumsi makanan cepat saji dengan intensitas sering (93,9%), dan frekuensi aktivitas fisik rendah (57%). Hasil uji Bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna pada kejadian gizi lebih yaitu pada variabel Frekuensi sarapan (Pvalue 0,006). Dari hasil (PR) Responden yang tidak rutin sarapan 1,625 kali lebih berisiko untuk mengalami kejadian gizi lebih. Saran penulis adalah agar sekolah terutama unit kesehatan sekolah bisa lebih giat dalam melakukan langkah preventif dengan melakukan pengukuran status gizi secara rutin juga memberikan pemahaman mengenai dampak dari kejadian gizi lebih bagi kesehatan anak.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15807/1/FIKES_KESMAS_1205015090_PUTRI%20SHYAFIRA%20EL-MARYAM.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dan Minat Belajar Terhadap Keterampilan Menulis Cerpen

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15806/

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dan Minat Belajar Terhadap Keterampilan Menulis Cerpen

Yusup, Muhamad

ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan model pembelajaran tipe picture and picture dan project based learning dan minat belajar terhadap keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI SMAN 82 Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 82 Jakarta, kelas XI semester genap. Tahun ajaran 2019/2020.Penelitian
eksperimen ini menggunakan faktorial 2×2 karena masing-masing variabel dua taraf.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini random sampling yang diambil sebanyak 72 yang
berada di kelas XI IPA 1 sebanyak 36 diajar dengan menggunakan tipe picture and picture dan di kelas XI IPA 2 sebanyak 36 diajar menggunakan tipe project based learning.
Berdasarkan skor yang diperoleh dalam tes keterampilan menulis cerpen yang diajar dengan tipe picture and picture memperoleh skor empirik minimum 62 dan skor maksimum 96.
Sedangkan siswa yang diajar dengan menggunakan tipe project based learning mendapatkan skor empirik 56 dan skor maksimum 84. Hasil perhitungan skor keragaman dengan menggunakan SPSS 22.0 diperoleh mean skor 80,58; modus 76; median 78;varian 102,19 simpangan baku 10,11 kemampuan menulis cerpen siswa dengan tipe picture and picture. Skor kemampuan menulis cerpen siswa dengan tipe project based learning diperoleh mean 69,64; median 70, varian 53,21;simpangan baku 7,29. Hasil perhitungan ukuran pusat dan letak serta keragaman skor hasil kemampuan menulis cerpen yang memiliki minat belajar tinggi dengan model tipe picture and picture dan project based learning menggunakan SPSS 22.0 diperoleh mean skor 82,04;modus 96; median 81,50; varian 76,05 simpangan baku 8,72.Sedangkan kemampuan menulis cerpen siswa yang memiliki minat rendah yang diajar dengan model tipe picture and picture dan project based learning diperoleh ; mean 68,17; modus 67; median 67, varian 41,74; simpangan baku 6,46. Bedasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap kemampuan menulis cerpen siswa. Kemampuan menulis cerpen siswa yang diajar dengan model tipe picture and picture lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan model tipe project based learning.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15806/1/SPS_INDONESIA_1809057062_MUHAMAD%20YUSUP.pdf

Unduh!