Categories
Repo

Peningkatan kemampuan berbicara melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 kecamatan Tambelang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15757/

Peningkatan kemampuan berbicara melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 kecamatan Tambelang

Sri Wahyuni, Eka

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses pembelajaran berbicara siswa melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 Kecamatan Tambelang, meningkatkan kemampuan berbicara melalui melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 Kecamatan Tambelang. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah Melalui media gambar
seri dapat mengetahui proses pembelajaran berbicara melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 Kecamatan Tambelang , Melalui media gambar seri dapat meningkatkan hasil kemampuan berbicara melalui media gambar seri pada siswa kelas III SDN Sukarapih 03 Kecamatan Tambelang. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas III yang berjumlah 23 orang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan wawancara. Dilihat dari ketercapaian kemampuan berbicara siswa dalam Prapenelitian adalah hasil pencapaian siswa dalam berbicara menggunakan kalimat yang lengkap masih sangat rendah dan belum memenuhi nilai KKM yaitu 67. Secara individu masih ada sekitar 12 siswa dari 23 siswa yang belum mencapai nilai KKM, maka penelitia dilakukan dengan menggunakan media gambar seri agar kemampuan berbicara siswa lebih meningkat.Berdasarkan hasil penelitian siklus I, kemampuan berbicara siswa sudah melampaui KKM yaitu 93, karena siswa ketika maju kedepan untuk berbicara terbantu dengan gambar yang ditempel di papan tulis, namun masih ada sekitar 4 siswa yang belum berhasil melampaui nilai KKM, serta untuk memastikan pencapaian ini bukanlah hal yang kebetulan, maka peneliti memutuskan untuk melanjutkan ketindakan ke Siklus II. Berdasarkan Observasi siklus II hasil perolehan tes kelancaran berbicara siswa meningkat menjadi 97, begitu juga kemampuan berbicara siswa menggunakan artikulasi yang jelas, meningkat menjadi 96 dan pencapaian siswa dalam berbicara menggunakan kalimat yang lengkap juga meningkat menjadi 96. Hanya tersisa 2 siswa yang belum berhasil mencapai nilai KKM, hasil penelitian di Siklus II menunjukan adanya peningkatan kemampuan berbicara siswa dan hal ini terjadi bukan karena kebetulan semata, namun karena proses serta ketepatan guru dalam memilih
media pembelajaran yang mudah, murah dan menyenangkan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15757/1/SPS_INDONESIA_1809057010_EKA%20SRI%20WAHYUNI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Efektivitas pemanfaatan sastra anak sebagai media penanaman karakter dan kesiapsiagaan terhadap bencana di SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong Bekasi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15756/

Efektivitas pemanfaatan sastra anak sebagai media penanaman karakter dan kesiapsiagaan terhadap bencana di SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong Bekasi

Handayani, Anita Rachayu Eka

Tujuan penelitian ini adalah Mengidentifikasi bagaimana sastra anak dapat dimanfaatkan sebagai media mitigasi bencana. Menganalisis Bagaimana sastra anak dapat dimanfaatkan sebagai media penanaman karakter kesiapsiagaan terhadap bencana. Sastra anak dapat menanamkan karakter kesiapsiagaan terhadap bencana di SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas I sampai kelas VI SDN Pantai Bahagia 04 Muaragembong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka.Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah Muatan mitigasi bencana dalam cerita fabel yang terdapat pada buku sastra anak Muaragembong terdapat pada unsur-unsur intrinsiknya.Unsur intrinsik di dalam fabel tersebut antara lain tema, tokoh, alur,latar, dan amanat. Tema di dalam keempat cerita fabel ini adalah tentang penanganan bencana di daerah pesisir. baik sebelum, pada saat terjadi bencana, dan pasca bencana. Hasil penelitian ini selaras dengan amanat Undang-undang No. 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana yang harus terintegrasi ke
dalam program pembangunan termasuk dalam sektor pendidikan. Dalam undangundang tersebut dijelaskan pula bahwa pendidikan menjadi salah satu factor penentu dalam kegiatan pengurangan risiko bencana. Melalui sastra anak, siswa dilatih mengimplementasikan nilai-nilai karakter yang diperoleh dari hasil membaca, mendengarkan, menganalisis tokoh, mencari tema, menyimpulkan
pesan moral, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan. Melalui karya sastra anak yang mengetengahkan berbagai tema, siswa dapat diajak untuk mengenali dan memahami kualitas tingkatan watak atau karakternya sendiri. Setelah siswa mengenali dan memahami kualitas tingkatan karakternya, maka guru dan orang tua berkolaborasi membimbing atau mengarahkan kualitas tingkatan karakter ke arah yang lebih baik. Dengan begitu pendidikan karakter terinternalisasi dalam diri siswa dan dapat diaktualisasikan dalam perilaku seharihari. Hasil observasi menunjukan dari 18 butir nilai- nilai karakter yang telah dirumuskan oleh Depdiknas, yaitu Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokrastis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggung jawab. Hanya 9 karakter yang berhasil ditanamkan melalui cerita fabel dalam buku Sastra anak Muaragembong yaitu Gemar membaca, bersahabat/ komunikatif, disiplin, kerja keras, rasa ingin tahu, peduli lingkungan, cinta tanah air, Jujur dan cinta damai.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15756/1/SPS_INDONESIA_1809057005_ANITA%20RACHAYU%20EKA%20HANDAYANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Potensi Limbah Cair Tahu Dengan Campuran Sludge Dari Kotoran Sapi Sebagai Substrat Tambahan Biogas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15755/

Potensi Limbah Cair Tahu Dengan Campuran Sludge Dari Kotoran Sapi Sebagai Substrat Tambahan Biogas

Anasta, Dyna Fithria

Limbah cair tahu memiliki beban pencemar yang tinggi. Pembuangan limbahnya secara langsung mempunyai akibat cukup membahayakan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode percobaan (eksperimen) yaitu dengan mencampurkan bahan baku utama limbah cair tahu dengan sludge dari kotoran sapi untuk melihat nilai rasio C/N bahan baku, seberapa besar gas metana (CH4) yang dihasilkan dari kedua campuran bahan serta kondisi pH dan suhu selama proses fermentasi. Pada penelitian bahan akan dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan dengan perbandingan antara limbah cair tahu dan sludge dari kotoran sapi (30:70, 50:50, 70:30) dengan waktu fermentasi 0, 7, 14, dan 21 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa limbah cair tahu dan sludge dari kotoran sapi memiliki nilai rasio C/N sebesar 32,31 dan 22,03. Kondisi pH dan suhu selama masa fermentasi pada setiap perlakuan mengalami peningkatan dan penurunan. Sedangkan untuk hasil produksi gas metana pada perbandingan bahan 50:50 memiliki potensi paling baik untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan biogas. Oleh karena itu, untuk mengefektifkan penerapannya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut sehingga dalam pelaksanaannya dapat diterapkan secara optimal.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15755/1/FIKES_KESMAS_1305015038_DYNA%20FITHRIA%20ANASTA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Instrumen Evaluasi Berstandar Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas X.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15754/

Instrumen Evaluasi Berstandar Higher Order Thinking Skills
(HOTS) Pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas X.

Witdianti, Yeni

king Skills), relevansi aspek HOTS terhadap KD pelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2013 SMA, kesesuaian instrumen evaluasi dengan kriteria buku teks yang baik berdasarkan standar kelayakan bahasa versi BNSP, dan kesesuaian instrumen evaluasi aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) dengan perkembangan kognitif siswa dalam instrumen evaluasi pada buku teks Bahasa Indonesia SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi yaitu dengan cara mendeskripsikan aspek-aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang ada pada instrumen evaluasi buku teks bahasa
Indonesia SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai, Solo. Data pada penelitian ini adalah aspek HOTS yang terdapat dalam BTBI SMA kelas X meliputi kemampuan berpikir kreatif, berpikir kritis, problem solving, dan membuat keputusan. Data tersebut diambil dari instrumen evaluasi berbentuk tes esai sebanyak 60 butir tes esai. Teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis isi model Philip Mayring. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebaran aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada BTBI SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai belum merata. Berpikir kreatif sebanyak 55, 33%, berpikir kritis 70 %. Sedangkan aspek problem solving dan membuat keputusan di bawah 50%, yaitu aspek problem solving 35% dan aspek membuat keputusan 30%. Juga ditemukan instrumen evaluasi pada BTBI SMA kelas X yang belum berstandar HOTS sebanyak 28,33%. Adapun relevansi aspek HOTS terhadap KI dan KD Kurikulum 2013 SMA kelas X adalah sesuai. Kesesuaian aspek HOTS pada instrumen evaluasi yang ada dalam buku teks Bahasa Indonesia SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai terhadap kriteria buku teks yang baik versi BNSP aspek kebahasaan adalah juga sesuai. Instrumen evaluasi pada BTBI SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai sudah sesuai dengan perkembangan kognitif siswa SMA kelas X yang rata-rata usianya sudah mencapai 15 tahun

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15754/1/SPS_INDONESIA_1709057045_YENI%20WITDIANTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pemberian Smoothies Kailan terhadap Penurunan Tekanan Darah di Posbindu Kramat Pela

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15753/

Pemberian Smoothies Kailan terhadap Penurunan Tekanan Darah di Posbindu Kramat Pela

Nafiastuti, Latipah Catur

Hipertensi merupakan keadaan ketika tekanan dalam pembuluh darah meningkat yang dapat menimbulkan penyakit komplikasi seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal kronis. Pengobatan hipertensi umumnya diberikan dengan jangka waktu yang lama dan memberikan efek samping. Penelitian ini memberikan alternatif pengobatan lain yang meminimalisir resiko efek samping dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mengandung serat dan kalium yaitu dalam bentuk smoothies sebanyak 250 ml yang terdiri dari Kailan sebanyak 47,5 gr dengan campuran air kelapa muda 40 ml dan pisang 28 gr. Pemberian smoothies tersebut diberikan setiap hari selama 7 hari berturut-turut. Desain penelitian ini menggunakan quasi-experimental. Analisis data dilakukan dengan Paired T Test. Penelitian dilakukan di Posbindu Mawar, Melati, dan Anggrek dengan jumlah responden sebanyak 32 orang. Hasil menunjukkan terdapat penurunan antara tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah diberikan Smoothies Kailan sistolik (p-value = 0,000) dan diastolik (p-value = 0,016). Hal ini menunjukkan pemberian Smoothies Kailan berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15753/1/FIKES_GIZI_%201405025063_%20LATIPAH%20CATUR%20NAFIASTUTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15752/

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2017

Damarwulan, Dini

Tuberkulosis merupakan infeksi bakteri kronik yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit Tuberkulosis di Puskesmas Pesanggrahan Jakarta Selatan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah adalah observasional dengan pendekatan case control. Variabel yang diteliti diantaranya umur, jenis kelamin, perilaku merokok, pengetahuan, kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan matahari, suhu, dan kelembaban. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan observasi rumah. Data sekunder bersumber dari formulir TB-01 dan TB-06. Jumlah sampel adalah 30 untuk kasus dengan BTA (+) dan 60 untuk kontrol dengan BTA (-). Teknik pengambilan sampel dengan metode sampling quota. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil uji univariat menunjukkan proporsi penderita TB Paru sebagian besar adalah umur produktif (54,4%), berjenis kelamin laki-laki (54,4%), tidak merokok (75,6%), pengetahuan baik (62,2%), ventilasi baik (54,4%), pencahayaan matahari baik (52,2%), kepadatan hunian baik (65,6%), suhu baik (54,4%), dan kelembaban baik (57,8%). Hasil uji bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan
TB Paru yaitu variabel umur (Pvalue=0,001), perilaku merokok (Pvalue=0,000), pengetahuan (Pvalue=0,031), kepadatan hunian (Pvalue=0,000), ventilasi (0,000), pencahayaan matahari (Pvalue=0,000), kelembaban (Pvalue=0,000), dan suhu (Pvalue=0,000), sedangkan variabel jenis kelamin tidak berhubungan dengan kejadian TB Paru (Pvalue=0,231). Hasil uji multivariat menunjukkan variabel pencahayaan matahari merupakan faktor dominan dalam kejadian TB Paru, dimana responden dengan pencahayaan matahari buruk lebih beresiko 209,838 kali untuk terkena TB Paru dibandingkan responden dengan pencahayaan matahari baik. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar pihak Puskesmas Pesanggrahan menjalin lintas sektoral yang terkait dengan upaya program penanggulangan tuberkulosis berupa penyuluhan tentang faktor risiko penularan TB Paru dan meningkatkan kegiatan pengobatan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15752/1/FIKES_KESMAS_1305015036_DINI%20DAMARWULAN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan motivasi menulis terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15751/

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan motivasi menulis terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa

Hilmanuddin, Iman

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh antara model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dan motivasi belajar terhadap keterampilan menulis eksposisi. Penelitian ini dilakukan di SMP MBS KS Bekasi, kelas VIII pada semester ganjil. Tahun ajaran 2019 – 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan deasin factorial. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pemberian hasil motivasi menulis dengan penyebaran angket motivasi menulis siswa. Analisis data terdiri dari pengujian instrument selanjutnya dilakukan uji persyaratan analisis dengan uji normalitas dan homogenitas. Pengajuan hipotesis dengan uji Tukey Berdasarkan hasil hipotesis dan analisis data, disimpulkan bahwa: (1) keterampilan menulis eksposisi pada kelompok siswa yang diberi model pembelajaran GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diberi model pembeljaaran STAD yaitu Thitung =5,22 > Ttabel = 1,73 (2) keterampilan menulis teks eksposisi siswa yang memiliki motivasi tinggi pada kelas eksperimen dan diberi model pembelajaran GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diberi model pembelajaran STAD, yaitu Thitung = 3,31 > Ttabel = 1,73 (3) hasil keterampilan menulis siswa yang memiliki motivasi rendah pada kelas kontrol dan diberi model GI lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang diberi model STAD, yaitu Th = 2,11 > Ttabel = 1,73 (3) terdapat pengaruh antara model pembeleajaran koooperatif tipe group investigation (GI) dengan motivasi menulis terhadap keterampilan menulis eksposisi siswa yaitu, Fh = 1,75 > Ft = 1,73 Secara umum, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe groupinvestigation dan motivasi menulis siswa berpengaruh terhadap keterampilan menulis eksposisi siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15751/1/SPS_INDONESIA_1609057030_IMAN%20HILMANUDDIN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Status Gizi, Asupan Makan, dan Kualitas Tidur, dengan Tekanan Darah pada Kelompok Usia >45 tahun di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15750/

Hubungan Status Gizi, Asupan Makan, dan Kualitas Tidur, dengan Tekanan Darah pada Kelompok Usia >45 tahun di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan

Agatha, Ropika

Hipertensi Merupakan Penyakit Yang Banyak Diderita Lansia, Dengan Prevalensi Yang Semakin Meningkat Setiap Tahunnya. Hipertensi Disebabkan Karena Status Gizi, Pola Makan Dan Kualitas Tidur Yang Kurang Efektif. Tujuan Penelitian Ini Untuk Mengetahui Hubungan Status Gizi, Asupan Makan Dan Kualitas Tidur, Dengan Tekanan Darah Pada Kelompok Usia >45 Tahun Di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan. Penelitian Ini Menggunakan Metode Cross
Sectional Dengan Sampel Sebanyak 47 Orang Yang Diambil Dengan Teknik Total Sampling. Data Berat Badan Dan Tinggi Badan Diambil Dengan Pengukuran Antropometri, Data Tekanan Darah Diambil Menggunakan Alat Sphymomano Meter , Data Pola Makan Diambil Dengan Metode Wawancara Menggunakan Form Semi Quantitatif Food Frequency Quesioner Dan Data Kualitas Tidur Diambil Menggunakan Kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (Psqi). Teknik Analisis Data Menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian Menunjukkan Responden Dengan Tekanan Darah Tinggi Sebanyak 72,7%. Kualitas Tidur Buruk Sebanyak 61,7%. Status Gizi Normal Sebanyak 44,7%. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Asupan Natrium Dan Kualitas Tidur Berhubungan Dengan Tekanan Darah (P<0,05). Sedangkan Status Gizi, Asupan Lemak, Dan Asupan Kalium Tidak Berhubungan Dengan Tekanan Darah (P>0,05). Berdasaran Penelitian Ini Maka Saran Yang Diberikan Yaitu Mengadakan Penyuluhan Mengenai Pola Makan Gizi Seimbang, Pemantauan Berat Badan Agar Status Gizi Tetap Terkontrol Dan Edukasi Mengenai Kesehatan Psikologis Yang Sering Dialami Pra Lansia Dan Lansia Seperti Cemas, Depresi Dan Gangguan Tidur.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15750/1/FIKES_GIZI_1505025133_ROPIKA%20AGATHA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Studi Korelasi pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 242 Jakarta).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15749/

Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek (Studi Korelasi pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 242 Jakarta).

Sugiyarti, Sugiyarti

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji kebenaran hipotesis Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek meliputi: 1) Hubungan Penguasaan Kosakata dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek. 2) Hubungan Minat Membaca Sastra dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek. 3) Hubungan Penguasaan Kosakata dan Minat Membaca Sastra Secara Bersama-sama dengan Kemampuan Menulis Cerita Pendek. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen studi korelasi. Sampel
yang digunakan adalah 38 siswa terdiri dari kelas IX-G SMP Negeri 242 Jakarta, dengan teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes penguasaan kosakata bentuk pilihan ganda telah diuji validitasnya dengan koefisien reliabilitas = 0,90 > 0,7; dan angket minat baca siswa yang telah diuji validitasnya dengan koefisien reliabilitas = 0,86 > 0,7. Sedangkan untuk tes kemampuan menulis cerpen dengan siswa membuat cerpen dengan koefisien reliabilitas =0,798 > 0,7. Analisis data menggunakan teknik regresi. Hasil pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan positif penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis cerita pendek koefisien korelasi 56.628. Y = 56.628 + 1.958 X1 dengan sig sebesar = 0.000 < 0,05 dan thitung = 6,058. Koefisien determinasi sebesar 9,37% (2) Terdapat hubungan positif minat membaca sastra dengan kemampuan menulis cerita pendek koefisien korelasi 21.632. Y = 21.632+ 0,279 X2 dengan sig sebesar 0,000 < 0,05 dan thitung = 4,028. Koefisien determinasi sebesar 9,12% (3) Terdapat hubungan positif penguasaan kosakata dan minat belajar sastra secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis cerita pendek, koefisien korelasi 41.214. Y = 41.214 + 1.207 X1 + 0,303 X2 nilai Sig = 0. 000 < 0,05 dan Fhitung = 390,317. Koefisien determinasi sebesar 9,78%. Penelitian ini berimplikasi untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen dengan menguasai kosakata dan mempunyai minat baca yang tinggi, hal ini terdapat interaksi pengaruh penguasaan kosakatadan minat belajar sastra terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Secara keseluruhan ditemukan bahwa kemampuan menulis cerita pendek akan meningkat ketika siswa mempunyai penguasaan kosakatadan minat belajar sastra yang baik. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15749/1/SPS_INDONESIA_1709057023_SUGIYARTI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Analsis Biaya Satuan Pelayanan Di Ruang Rawat Inap Kelas I Paviliun Arafah Atas Dengan Double Distribution Method Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2016.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15748/

Analsis Biaya Satuan Pelayanan Di Ruang Rawat Inap Kelas I Paviliun Arafah Atas Dengan Double Distribution Method Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2016.

Dewi, Deli Kusuma

Manajemen rumah sakit bertanggung jawab dalam memberikan jasa pelayanan yang bermutu lebih baik, penanganan pasien lebih cepat, harga relatif murah dan bermanfaat. Menghitung analisis biaya melalui perhitungan unit cost dapat digunakan rumah sakit sebagai dasar pengukuran kinerja, penyusunan anggaran, subsidi dan dapat dijadikan acuan dalam mengusulkan tarif pelayanan rumah sakit yang baru. Tujuan penelitian untuk memperoleh informasi terbaru biaya satuan rawat inap kelas I RSIJ Cempaka Putih Tahun 2017. Jenis penelitian adalah desain riset operasional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode double distribution dengan bantuan spreadsheet aplikasi microsoft excel. Objek penelitian adalah biaya satuan pelayanan rawat inap Paviliun Arafah Atas yang dibatasi hanya pada biaya langsung dan tidak langsung dari bulan Januari sampai Desember 2016. Hasil penelitian didapat struktur biaya yang terdiri dari biaya investasi sebesar Rp. 151.440.261,- operasional sebesar Rp. 3.634.796,- dan pemeliharaan sebesar Rp. 30.807.624,-. Kesimpulan penelitian, dari biaya total Rp. 3.817.044.179,- dan jumlah hari rawat Paviliun Arafah Atas sebanyak 6.640 hari, didapatkan hasil unit cost sebesar Rp. 574.044.179,-. Hasil tersebut sangat jauh berbeda dengan besar tarif rawat inap Paviliun Arafah Atas tahun 2017 sebesar Rp. 400.000,-. Saran peneliti perlu adanya perbaikan sistem informasi keuangan yang dapat menampilkan biaya secara rinci pada setiap komponen di unit rumah sakit.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15748/1/FIKES_KESMAS_1305015031_DELI%20KUSUMA%20DEWI.pdf

Unduh!