Categories
Repo

Kualitas Mikrobiologi Udara Pada Ruang Rawat Inap Kelas 3 Rumah Sakit Siaga Raya Jakarta Selatan Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15700/

Kualitas Mikrobiologi Udara Pada Ruang Rawat Inap Kelas 3 Rumah Sakit Siaga Raya Jakarta Selatan Tahun 2016

Fahruriza, Fahruriza

Kualitas udara pada ruang rawat inap dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, pencahayaan, kebersihan lingkungan dan kandungan mikrobiologi. Jumlah mikrobiologi udara tumbuh secara substansial, yakni sebesar 114% dari 224 CFU/m3 pada tahun 2011 menjadi 480 CFU/m3 pada tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas udara ruang rawat inap kelas 3 di Rumah Sakit Siaga Raya dan penelitian ini menggunakan pendekatan studi kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, dengan 16 informan. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, telaah dokumen dan uji laboratorium. Instrumen dalam penelitian adalah dengan lembar ceklist, pedoman wawancara, tape recorder, Microbiological Air Sampler, Waather meter, Luxmeter, Inkubator, Agar nutrisi, dan Colony-counter. Teknik analisis data dengan triangulasi sumber dan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian kualitas fisik udara ruang rawat inap kelas 3 laki-laki pengukuran tahap I suhu 24,3oC, kelembaban 71%, pencahayaan saat tidak tidur 26 Lux dan saat tidur 36 Lux dan pengukuran tahap II suhu 29,6oC, kelembaban 46,5%, pencahayaan saat tidak tidur 36 Lux dan saat tidur 26 Lux. Hasil penelitian kualitas fisik udara ruang rawat inap kelas 3 perempuan pengukuran tahap I suhu 24,5oC, kelembaban 70,3%, pencahayaan saat tidak tidur 45 Lux dan saat tidur 45 Lux dan pengukuran tahap II suhu 28,9,oC, kelembaban 63,5%, pencahayaan saat tidak tidur 70 Lux dan saat tidur 26 Lux. Jumlah bakteri udara ruang rawat inap kelas 3 laki-laki pengukuran tahap I 176 CFU/m3 tahap ke II 592 CFU/m3 angka tersebut tidak memenuhi standar Kepmenkes RI No. 1204/MENKES/SK/X/2004. Jumlah bakteri udara ruang rawat inap kelas 3 perempuan pengukuran tahap I 148 CFU/m3 tahap ke II 160 CFU/m3. Suhu, kelembaban, pencahayaan saat tidak tidur tidak memenuhi syarat Kepmenkes RI No. 1204/MENKES/SK/X/2004, namun pencahayaan saat tidur memenuhi syarat. Jenis bakteriologi yang ditemukan yaitu Pseudomonas sp dan Klebsiella sp. Peneliti menyarankan agar pihak rumah sakit perlu tingkatkan kedisiplinan dalam melakukan prosedur waktu pengawasan terhadap keluar masuk pengunjung maupun pengawasan inventarisasi ruangan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15700/1/FIKES_KESMAS_1205015034_FAHRURIZA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Integrated Marketing Communication Dan Banking Service Quality Terhadap Brand Equity Pada Bank BJB Syariah

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15701/

Pengaruh Integrated Marketing Communication Dan Banking Service Quality Terhadap Brand Equity Pada Bank BJB Syariah

Aryana, Dea

Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Menganalisis Pengaruh Integrated Marketing Communication Dan Banking Service Quality Terhadap Brand Equity Pada Bank Bjb Syariah. Penelitian Ini Menggunakan Metode Analisis Structural Equation Modeling (SEM) Dan Menggunakan Software Lisrel 8.8. Hasil Pengujian Menunjukkan Bahwa Integrated Marketing Communication Berpengaruh Terhadap Brand Equity Bank Bjb Syariah Dengan T-Value Sebesar 9,42 Dan Koefisien Estimasi Sebesar 1,04. Sedangkan T-Value Banking Service Quality Sebesar -1,70 Dan Koefisien Estimasi Sebesar -0,06, Hasil Tersebut Menunjukkan Bahwa Banking Service Quality Tidak Berpengaruh Terhadap Brand Equity Bank Bjb Syariah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15701/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025032%20_%20DEA%20ARYANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Perilaku Cuci Tangan Terhadap Kejadian Diare Pada Lansia Di Puskesmas Karang Tengah Kota Tangerang Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15702/

Hubungan Perilaku Cuci Tangan Terhadap Kejadian Diare Pada Lansia Di Puskesmas Karang Tengah Kota Tangerang Tahun 2017

Sari, Laila Novita

Kesehatan pada lansia yang menurun secara umum disebabkan karena menurunnya fungsi organ tubuh,sehingga aktivitas dan metabolisme tubuh juga menurun, proses alamiah diatas diikuti dengan menurunnya energy dan kapasitas pencernaan yang umum dimulai usia 50 tahun, oleh karena itu diperlukan pengetahuan tentang cuci tangan yang benar, tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara perilaku cuci tangan terhadap kejadian diare pada lansia di Puskesmas Karang Tengah Kota Tangerang. Penelitian ini adalah penelitian bersifat Analitik Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubungan perilaku cuci tangan terhadap kejadian diare pada lansia di Puskesmas Karang Tengah Kota Tangerang Tahun 2017. Populasi pada penelitian ini adalah sebagian lansia yang memeriksakan kesehatan di Puskesmas Karang Tengah Kota Tangerang sebanyak 71 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara seluruh populasi di jadikan sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan responden yang memiliki perilaku cuci tangan yang baik sebesar 5.4% dan yang memiliki perilaku kurang baik sebesar 94.1%. Lansia yang menderita diare dalam dua bulan terakhir sebesar 47.9%, sedangkan lansia yang tidak menderita diare dalam dua bulan terakhir sebesar 52.1% . Hasil uji statistik menunjukkan ( p = 0,000) artinya ada hubungan yang signifikan antarahubungan perilaku cuci tangan terhadap kejadian diare pada lansia. Peneliti menyarankan agar lansia diharapkan dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan selalu disiplin melakukan praktik cuci tangan yang benar agar terhindar dari resiko terjadinya diare.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15702/1/FIKES_KESMAS_1205015061_LAILA%20NOVITA%20SARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh NPF, FDR, ROE Dan BOPO Terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) Pada Bank Bni Syariah Periode 2011-2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15703/

Pengaruh NPF, FDR, ROE Dan BOPO Terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) Pada Bank Bni Syariah Periode 2011-2017

Jannah, Dina Wardatul

Permodalan merupakan faktor penting bagi perbankan, permodalan dapat diukur dengan nilai Capital Adequacy Ratio, Dimana Capital Adequacy Ratio adalah rasio kinerja bank sebagai pengukur kecukupan modal yang dimiliki bank untuk menunjang aktiva yang mengandung atau menghasilkan risiko, misalnya pembiayaan yang diberikan. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kesehatan bank antara lain adalah kualitas aktiva produktif, likuiditas, profitabilitas dan efisiensi yang dapat diwakili dengan rasio-rasio keuangan yang dapat digunakan untuk memprediksi kesehatan dari segi capital (CAR).
Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Non Performing Finance (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Return on Equity (ROE) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) Pada Bank BNI Syariah Periode 2011-2017. Data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari laporan keuangan BNI Syariah yang telah dipublikasikan. Sedangkan untuk menjawab dari hipotesis menggunakan metode Ordinary Least Square analisis regresi berganda, uji t, uji f, uji koefisien determinasi serta uji asumsi klasik. Dengan dibantu software microsoft excel 2010 dan Eviews versi 9.0.
Berdasarkan uji signifikansi simultan (uji statistik F), maka dapat dilihat secara simultan (secara bersama-sama) bahwa semua variabel berpengaruh terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR). Karena tingkat probabilitas Sig. Sebesar 0,000001 (lebih kecil dari 0,05%). Kemudian berdasarkan uji t (secara parsial) variabel NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap CAR, sedangkan variabel ROE berpengaruh signifikan positif terhadap CAR dengan nilai signifikan 0,0387, variabel FDR sebesar 0,0120 dan BOPO sebesar 0,0000 yang artinya berpengaruh signifikan negatif terhadap CAR. Nilai koefisien determinasi yang didapat dari hasil penelitian ini sebesar 70,66% variabel independen penelitian ini mempengaruhi nilai CAR.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15703/1/FAI_PERBANKAN%20SYARIAH_%201407025036%20%20_%20DINA%20WARDATUL%20JANNAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Studi Tingkat Kerawanan Erosi di DAS Cileungsi Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Jawa Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15671/

Studi Tingkat Kerawanan Erosi di DAS Cileungsi Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Jawa Barat

Rizkia, Dela

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran tingkat kerawanan erosi DAS Cileungsi di Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Jawa Barat menggunakan Metode USLE. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lahan DAS Cileungsi di Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor. Sampel pada penelitian ini adalah lahan di wilayah DAS Cileungsi yang ada pada Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor yang diambil berdasarkan data kemiringan lereng, penggunaan lahan, dan jenis tanah. Penetapan lokasi sampling menggunakan area sampling dan purposive sampling sedangkan analisa hasil data menggunakan metode USLE (Universal Loss Soil Equation) yaitu memberi skor pada setiap parameter lahan sehingga diperoleh klasifikasi tingkat kerawanan erosi berdasarkan perhitungan menggunakan metode USLE. Hasil penelitian diketahui bahwa lahan di Wilayah DAS Cileungsi Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Jawa Barat mempunyai 2 klasifikasi tingkat kerawanan erosi yaitu tidak rawan pada satuan lahan SL 1 meliputi wilayah Dusun I Desa Leuwikaret bagian Utara dengan luas wilayah 8%, satuan lahan SL 2 meliputi wilayah Dusun I Desa Lulut bagian Utara dengan luas wilayah 21%, satuan lahan SL 3 meliputi wilayah Dusun I Desa Klapanunggal bagian Utara dan Dusun I Desa Kembangkuning bagian Selatan dengan luas wilayah 5%, satuan lahan SL 4 meliputi wilayah Dusun II Desa Nambo bagian Timur dengan luas wilayah 27%, satuan lahan SL 5 meliputi wilayah Dusun IV Desa Nambo bagian Utara dengan luas wilayah 16%. Sedangkan satuan lahan yang memiliki tingkat kerawanan erosi rawan yaitu satuan lahan SL 6 di wilayah Dusun I Desa Ligarmukti bagian Selatan dengan luas wilayah 19% dan satuan lahan SL 7 dengan luas wilayah 4% di wilayah Desa Ligarmukti daerah bukit sampai pegunungan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15671/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095006_DELA%20RIZKIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kualitas Air Tanah di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15675/

Kualitas Air Tanah di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang.

Amaliah, Sri Rizkiyatul

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Selain itu, untuk mengetahui belum atau sudah tercemarnya air tanah di Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang menurut standar persyaratan kualitas air bersih Permenkes No.416/Menkes/ Per/IX/1990. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang didasarkan pada analisis laboratorium kualitas air. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan area sampling. Jenis sampel dalam penelitian ini merupakan grab sample. Berdasarkan radius wilayah dari timbunan sampah TPA Jatiwaringin diketahui bahwa kualitas air tanah di Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang menurut kualitas fisika yaitu kandungan jumlah zat padat terlarut (TDS) berkisar antara 2122-3350 mg/ℓ. Adapun kualitas kimia yaitu kesadahan berkisar antara 615,0-580,0 mg/ℓ, klorida berkisar antara 628,52- 900,71 mg/ℓ, mangan berkisar antara 0,145-3,76 mg/ℓ. Air tanah di Desa Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang di wilayah radius lebih 100 meter dari timbunan sampah TPA Jatiwaringin ke arah utara sudah tercemar menurut standar kualitas air bersih golongan B. Hal ini dibuktikan pada air tanah di wilayah radius lebih 100 meter dari timbunan sampah TPA Jatiwaringin ke arah utara yaitu jumlah zat padat terlarut sebesar 3350 mg/ℓ, kesadahan sebesar 615,0 mg/ℓ, klorida sebesar 900,71 mg/ℓ dan mangan air tanah 3,76 mg/ℓ tidak sesuai dengan standar kualitas air bersih golongan B. Air tanah di wilayah radius lebih dari 100 meter dari timbunan sampah TPA Jatiwaringin ke arah utara tercemar menurut standar kualitas air bersih golongan B. Adapun air tanah di wilayah radius 0 sampai 50 meter dari timbunan sampah TPA Desa Jatiwaringin ke arah utara belum ada parameter kualitas air yang melampaui standar kualitas air golongan B. Kesimpulannya bahwa wilayah radius 0 sampai 50 meter dari timbunan sampah Desa Jatiwaringin ke arah utara belum tercemar menurut standar kualitas air bersih golongan B.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15675/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095035_SRI%20RIZKIYATUL%20AMALIAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pendapatan Nasabah Bank Sampah Terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga ( Studi Kasus Bank Sampah Berlin 09, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren Tangerang, Banten).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15676/

Pengaruh Pendapatan Nasabah Bank Sampah Terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga ( Studi Kasus Bank Sampah Berlin 09, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren Tangerang, Banten).

Maharani, Tya Putri

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kegiatan bank sampah dalam pengelolaan sampah yang berasaskan ekonomi serta mengalisis pengaruh pendapatan nasabah bank sampah terhadap Pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen lapangan dengan teknik yang dipandu dengan kusioner dengan tujuan berupa analisis Deskriptif. Penentuan tempat penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Nasabah bank sampah Berlin 09. Sampel dalam penelitian ini adalah sample jenuh. Dari hasil penelitian yang diberikan tindakan pengelolaan yang diperoleh rentang nilai antara 77 sampai 103 dengan jumlah sampel 61 responden mean 134,5 dengan kategori baik dan simpangan baku 10,22. disimpulkan bahwa tingkat pendapatan hasil pengelolaan responden yang diberikan informasi dan tindakan. Ada pengaruh sangat tinggi yaitu sebesar 26,23 % dengan pendapatan. berpendapatan Tinggi sebesar 8,20%, berpendapatan sedang sebesar 11,48%, berpendapatan rendah sebesar 14,75% dan berpendapatan sangat rendah sebesar 39,34%. Sedangkan pengelolaan sampah yang tidak diberikan tindakan diperoleh rentang nilai antara 34 sampai 63 dengan jumlah sampel 61 responden dengan mean 61,62 dengan kategori cukup dan simpangan baku 9,3. bahwa tingkat pendapatan hasil pengelolaan sampah responden yang diberikan informasi berependapatan sangat rendah yaitu sebesar < Rp. 200.00-/Tahun jika itupun ada yang menyetor ke bank sampah. Adapun Hasil yang didapat dalam penelitian ini , uji t test variabel Pengelolaan sampah dengan Pendapatan Nasabah Rumah tangga yaitu Rhitung = 2,01 > Ttabel = 0,67655 maka dapat disimpulkan terdapat penaruh pengelolaan sampah dengan pendapatan nasabah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15676/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095036_TYA%20PUTRI%20MAHARANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kesesuaian Kualitas Air Tanah Berdasarkan Standar Air Bersih Untuk Higiene Sanitasi (Studi Kualitas Air Tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15677/

Kesesuaian Kualitas Air Tanah Berdasarkan Standar Air Bersih Untuk Higiene Sanitasi (Studi Kualitas Air Tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat)

Wulandari, Yanti

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah di wilayah Kelurahan Kebon Kosong. Selain itu, penelitian ini juga untuk mengetahui sesuai atau tidak sesuainya kualitas air tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat untuk keperluan higiene sanitasi berdasarkan standar Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 23 tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan populasi seluruh air tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat. Pengambilan sampel menggunakan teknik area sampling berdasarkan kepadatan permukiman. Dengan metode analisis deskriptif berdasarkan uji laboratorium kualitas air. Hasil penelitian diketahui bahwa air tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat menurut kualitas air fisika di wilayah permukiman padat berbau, di wilayah permukiman sangat padat dan wilayah permukiman dengan kepadatan sedang tidak berbau, jumlah zat terlarut (TDS) berkisar antara 487 – 2304 mg/l, kekeruhan berkisar 0,1 – 1,2 mg/l, tidak berasa, warna <0,38 – 2,85 TCU, suhu berkisar 23,5 – 23,60C. Adapun kualitas kimia air tanah yaitu konsentrasi unsur arsen berkisar antara <0,001 – 0,2 mg/l, besi berkisar <0,048 – 0,092 mg/l, deterjen 0,0 – 0,026 mg/l, flourida 0,677 – 1,178 mg/l, kadmium sebesar <2,18 x 10-4 mg/l, kesadahan berkisar 201 – 263 mg/l, mangan berkisar 0,046 – 0,65 mg/l, nitrat sebagai N 0,23 – 4,50 mg/l, nitrit sebagai N 0,0039 – 0,0075 mg/l, pH berkisar 6,99 – 7,40, air raksa <3,13 x 10-4, selenium <2,67 x 10-4 - 3,0 x 10-4 mg/l, seng <0,048 mg/l, sianida <0,007 mg/l, sulfat berkisar 54,61 – 92,90 mg/l, timbal<3,57 x 10-3, zat organik berkisar 2,9 – 11,42 mg/l. Sedangkan kualitas biologi air tanah yaitu kandungan E.Colli berkisar antara 22 – 27 APM/100 ml, dan kandungan total coliform berkisar 350 - >1.600 APM/100 ml. Penelitian ini membuktikan bahwa seluruh air tanah di wilayah Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat tidak sesuai untuk air bersih keperluan higiene sanitasi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No.32 tahun 2017. Kesimpulan dari hasil uji laboratorium bahwa air tanah di Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat sudah tercemar oleh unsur kimia dan unsur biologi yang terdapat dalam air tanah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15677/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095037_YANTI%20WULANDARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Study of Physical Condition of Residential Houses in the Village of Pinggirpapas, Kalianget District, Sumenep Regency, Madura, East Java Province.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15672/

Study of Physical Condition of Residential Houses in the Village of Pinggirpapas, Kalianget District, Sumenep Regency, Madura, East Java Province.

Sadewo, Muhammad Aji

This study aims to determine the physical condition of residential homes
in the village of Pinggirpapas, Kalianget District, Sumenep Madura, East Java
Province. This research is a descriptive study that describes the physical condition
of the population in accordance with the number of households. The number of
samples in this study obtained a sample of 94 samples (Head of the Family) of 5.6%
of the total population. Determination of the sample is done by Proposional Random
Sampling Method.
The results showed that most of the flooring materials used (66%) of
residents’ houses used ceramics. Most of the residents’ house wall materials
(76.6%) use limestone walls. (93.6%) wood is used as material for house horses,
(66.0%) the house of the resident of Pinggirpapas Village uses plywood for the
ceiling, the roofing material used (90.4%) of the houses is clay tile. All (100%) of
residents in the village of Pinggirpapas use wood as material for doors, windows
and frames. The availability of ventilation of most houses (89.4%) has ventilation
more than 10% of the floor area.
Most of the high-rise building area (83.0%) is between 21-36 m ^ 2,
while the area of most of the housing area (61.7%) is <10 m ^ 2. (43.6%) houses have 2 bedrooms and (45.7%) houses have clean room conditions with somewhat clean condition. All residents in the village of Pinggirpapas have kitchen facilities in their homes and most (51.1%) conditions of kitchen cleanliness are clean. Most of the MCK facilities (77.7%) houses have MCKs inside the house. Most (91.5%) of residential houses have electricity facilities with more than 450 watts of power. While the majority of clean water sources (97.9%) use PDAMs. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15672/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095020_MUHAMAD%20AJI%20SADEWO.pdf Unduh!

Categories
Repo

Kajian Pendapatan Nelayan Pasca Reklamasi (Studi Komparasi Pendapatan Nelayan di Kampung Nelayan Kelurahan Pluit Sebelum dan Sesudah Reklamasi Teluk Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15674/

Kajian Pendapatan Nelayan
Pasca Reklamasi (Studi Komparasi Pendapatan Nelayan di Kampung Nelayan Kelurahan Pluit Sebelum dan Sesudah Reklamasi Teluk Jakarta

Ilhami, Nida Cahya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pendapatan nelayan sebelum dan sesudah adanya reklamasi Teluk Jakarta di Kampung Nelayan Kelurahan Pluit. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan tujuan deskriptif. Penentuan wilayah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah Nelayan Kelurahan Pluit. Banyaknya populasi 108 KK. Pengambilan sampel ditentukan menggunakan teknik Cluster Sampling (Area Sampling). Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara yang dipandu dengan daftar pertanyaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada perbedaan pendapatan nelayan sebelum dan sesudah reklamasi. Perbedaan pendapatan nelayan sebelum dan sesudah reklamasi hanya terdapat pada segi pendapatan bersih perbulan nelayan yang dimana terjadi perubahan pendapatan yang sangat signifikan. Hal ini dibuktikan dengan uji t-tes yang menunjukkan bahwa Thitung > Ttabel (21.324 > 2,040). Rata – rata pendapatan bersih perhari nelayan sebelum reklamasi di Kelurahan Pluit sebesar ± Rp. 2.000.000, dan pendapatan bersih perhari nelayan setelah reklamasi di Kelurahan Pluit sebesar ± Rp. 500.000. Dengan selisih pendapatan perbulan sebesar ± Rp 25.000.000. Hal ini menunjukan bahwa pendapatan bersih nelayan lebih rendah sesudah reklamasi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15674/1/FKIP_PENDIDIKAN%20GEOGRAFI_1501095026_NIDA%20CAHYA%20ILHAMI.pdf

Unduh!