Categories
Repo

Hubungan Asupan Zat Gizi Mikro (Fe, Vitamin A, Vitamin C dan Vitamin B12), Status Gizi dan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMP Negeri 1 Suranenggala Kabupaten Cirebon

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16915/

Hubungan Asupan Zat Gizi Mikro (Fe, Vitamin A, Vitamin C dan Vitamin
B12), Status Gizi dan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja
Putri di SMP Negeri 1 Suranenggala Kabupaten Cirebon

Melani, Putri Melani

Masalah gizi yang sering terjadi pada negara berkembang seringkali menjadi ancaman dalam pembanguanan suatu bangsa. Saat ini Anemia merupakan salah satu masalah utama yang di hadapi oleh Indonesia, khususnya anemia zat besi. Di Indonesia prevalensi anemia sebesar 21.7%, di mana 18.4% terjadi pada laki-laki dan 23,9% terjadi pada perempuan (Riskesdas, 2013). Umumnya penyaebab anemia pada remaja adalah peningkatat kebutuhan pada masa remaja, kurang asupan zat besi dan kehilangan sejumlah zat besi karena terjadi menarche atau menstruasi pertama yang membuat sejumlah zat besi terbuang. Anemia adalah
penurunan kuantitas sel-sel darah merah dalam sirkulasi atau jumlah hemoglobin berada di bawah batas normal 12 gr/dl untuk perempuan dan 13 gr/dl untuk lakilaki (Depkes RI, 2000). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi mikro (Fe, vitamin A, vitamin C Dan vitamin B12), pola menstruasi dan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Negeri 1 Suranenggala Kabupaten Cirebon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi analitik menggunakan desain Cross Sectional. Populasi
dalam penelitian ini adalah siswi kelas VIII. Jumlah sampel sebanyak 60 sampel yang dipilih dengan menggunakan taknik simple rendom sampling. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan asupan zat gizi mikro [zat besi (p=0.000), vitamin C(p=0.003) dan vitamin B12 (p=0.002)], siklus menstruasai (p=0.000) dan pola menstruasi (p=0.003). Tidak ada hubungan asupan vitamin A (p=0.898) dan status gizi (p=0.34).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16915/1/FIKES_GIZI_%201505025106_%20Putri%20Melani.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Berita Acara Ujian, Penguji 2 Tasya

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16906/

Berita Acara Ujian, Penguji 2 Tasya

Betty Semara Laksmi, Betty

Hubungan Usis dan Komorbid dengan Kejadian KIPI

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16906/1/Tasya%20Nabila%20-%20Penguji%20II.pdf

Unduh!

Categories
Repo

ALL JURNAL (TAMBAHAN)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16918/

ALL JURNAL (TAMBAHAN)

Listiyaningsih, Erlin

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16918/1/15.%202022%20-%20Clopidogrel%20Resistance%20Among%20Ischemic%20Stroke%20Patients%20and%20Its%20Risk%20Factors%20in%20Indonesia.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Kebugaran Kardiorespiratori pada Siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16907/

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Kebugaran Kardiorespiratori pada Siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Tahun 2019

Najrannisa, Najrannisa

Status Kebugaran Kardiorespiratori merupakan indikator terpenting dalam mengukur kebugaran seseorang dari aspek kesehatan. Status Kebugaran Kardiorespiratori adalah kemampuan kerja jantung dan paru-paru seseorang dalam mensuplai, mengedarkan dan menggunakan oksigen keseluruh tubuh yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis kelamin, asupan zat gizi dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status kebugaran kardiorespiratori pada siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta. Faktor yang diteliti yaitu jenis kelamin, status gizi (IMT/U), asupan energi, asupan zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan asupan zat gizi mikro (zink, zat besi, kalsium, vitamin c). Penelitian ini merupakan penelitian Cross Sectional. Sampel penelitian yaitu 85 siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta menggunakan uji Spearman Correlation dan Chi Square. Pengambilan data status kebugaran kardiorespiratori dilakukan dengan cara 20meter shuttle run dengan nada bleep test. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden sebagian besar berjenis kelamin laki-laki 67,1%. Kecukupan asupan berdasarkan AKG yaitu asupan energi kurang 87,1%, karbohidrat kurang 89,4%, Protein kurang 69,4%, Lemak kurang 82,4%, Kalsium kurang 100%, Vitamin C kurang 100%, Zink kurang 100% dan Zat Besi kurang 100%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara jenis kelamin (p=0,00) dan status gizi IMT/U (p=0,001) dengan status kebugaran kardiorespiratori (VO2max). dan tidak terdapat hubungan antaa asupan energi (p=0,613), karbohidrat (p=0,739), protein (p=0,249), lemak (p=0,226), vitamin c (p=0,308), zink (p=0,102), kalsium (p=0,130) dan zat besi (p=0,682) dengan status kebugaran kardiorespiratori (VO2Max).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16907/1/FIKES_GIZI_%201505025094_%20NAJRANNISA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Karakteristik Budaya Keselamatan di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Tangerang Selatan Tahun 2020

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16930/

Analisis Karakteristik Budaya Keselamatan di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Tangerang Selatan Tahun 2020

Hutomo, Ibnu Afrianto

Karakteristik budaya keselamatan sebagai strategi untuk menumbuh-kembangka budaya keselamatan mencakup sikap dan perilaku yang terstruktur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik budaya keselamatan tahun 2020 dan untuk menganalisis kaji budaya keselamatan tahun 2019 yaitu dari karakteristik 1 sampai dengan karakteristik 5 karakterisitik 1 yaitu keselamatan sebagai nilai yang diakui dan dipahami, Karakterisitik 2 yaitu kepemimpinan dalam keselamatan terlihat dengan jelas, Karakterisitik 3 yaitu Akuntanbilitas dalam keselamatan terdefinisi dengan jelas, Karakterisitik 4 yaitu keselamatan terintegrasi dalam setiap kegiatan, dalam proses keselamatan terintegrasi dalam setiap kegiatan, Karakterisitik 5 yaitu keselamatan berkembang dari proses pembelajaran. Metodologi penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini terdapat 14 informan. Penelitian ini dilakukan di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif, BATAN Tangerang Selatan Tahun 2020. Instrument yang digunakan yaitu dengan pedoman wawancara terstruktur dengan mengunakan telepon dan observasi, dengan analisis data menggunakan reduksi data dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Dengan Hasil Karakteristik 1 sampai dengan 5 sudah cukup baik dalam hal ini dalam proses pelaksanannya telah dilakukan dengan baik yang ditandai dengan tidak terdapatnya angka kecelakaan kerja di unit PTLR. Karena pekerja selalu membekali diri dengan perisiapan APD sebelum bekerja, walupun masih ada beberapa pekerja yang masih kurang dalam hal tersebut. Saran peneliti yaitu penambahan jumlah tenaga kerja dan menghimbau untuk mematuhi seluruh aturan prosedur yang berlaku saat bekerja.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16930/1/FIKES_KM_1605015213_IBNU%20AFRIANTO%20HUTOMO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Fraud Triangle against Fraudulent Financial Statements (Turnitin)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16922/

Fraud Triangle against Fraudulent Financial
Statements (Turnitin)

Budiandru, Budiandru

It is the focus of this study to investigate the fraud triangle in connection to
fake financial statements. The data used in this investigation is quantitative. Secondary
sources were used to gather the information. The following conclusions can be taken
from the research: There is no correlation between financial stability and financial
statement fraud, but financial stability, external pressure, financial target, ineffective
monitoring, and the change in auditor all have an adjusted R square value of 43.7 percent
and 2.5 percentand the remaining indonesia 56.3% (100% – 43.7%), malaysia 97.5%
(100 % – 2.5%) explained by other variables that are not included in the regression model
such as Personal Financial Need, Nature of Industry, Organizational Structure, and
Nature of Industry.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16922/1/Fraud%20Triangle%20against%20Fraudulent%20Financial%20Statements.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Berdasarkan Penelitian Terpublikasi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16929/

Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Berdasarkan Penelitian Terpublikasi

Arfiani, Zyan

Stunting (kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Berdasarkan 48 artikel yang didapat sekitar 49 variabel independen yang terkait dengan variabel dependen. Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Balita stunting di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penelitian terpublikasi tentang determinan yang berhubungan dengan kejadian stunting. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah artikel yang diambil berdasarkan kata kunci yaitu faktor risiko stunting. Dari 48 artikel nasional dari tahun 2013-2020, didapat variabel dari beberapa faktor yaitu : konsumsi, karakteristik keluarga, kesehatan balita, karakteristik balita, fasilitas kesehatan, dan faktor lingkungan. Penelitian dilakukan dengan melakukan review dan rekapan data. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif yang menghasilkan distribusi dan presentase.
Berdasarkan hasil review artikel menunjukkan bahwa terdapat variabel yang menyatakan terdapat hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting, yaitu pada faktor konsumsi (ASI Eksklusif, tingkat kecukupan energi, protein, zink, vit C, karbohidrat, lemak, zat besi, MP-ASI, MP-ASI dini, IMD, lama pemberian ASI), faktor kesehatan balita (BBLR, riwayat penyakit infeksi, panjang badan lahir), karakteristik keluarga (pendapatan keluarga, pengetahuan ibu, pengetahuan MP-ASI, pengetahuan RF, sikap RF, usia hamil, pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, status pekerjaan ayah, ketahanan pangan keluarga, status gizi ibu saat hamil, kegiatan pertanian ibu, dukungan keluarga, faktor keturunan, pola asuh ibu), karakteristik balita (pola makan), fasilitas Kesehatan (kunjungan posyandu, kelengkapan imunisasi), dan faktor lingkungan (hygiene dan sanitasi lingkungan).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16929/1/FIKES_KM_1605015216_ZYAN%20ARFIANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Kecelakaan Kerja Sopir Bus Mayasari Bakti Jurusan Kp. Rambutan – Kalideres Pool Ciracas Jakarta Timur Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16909/

Gambaran Kecelakaan Kerja Sopir Bus Mayasari Bakti Jurusan Kp. Rambutan – Kalideres Pool Ciracas Jakarta Timur Tahun 2017

Andhika, Damas

Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat melindungi dan bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat melindungi dan bebas dari kecelakaan kerja pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi kendaraan, faktor sopir, lama mengemudi, dan pengetahuan lalu lintas terhadap keselamatan kerja sopir bus Mayasari Bakti Jurusan Kp. Rambutan – Kalideres Pool Ciracas Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan data primer dengan kuesioner sebagai instrumen penelitiannya. Penelitian ini akan dilakukan di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur pada bulan September 2018. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu sebesar 53 responden yaitu seluruh sopir bus Mayasari Bakti jurusan Kp. Rambutan – Kalideres yang berjumlah 53 sopir. Hasil penelitian yang menunjukkan proporsi angka kecelakaan kerja dari seluruh responden (9,4%), responden kondisi kendaraan tidak aman (1,9%), responden dengan faktor sopir yang buruk (56,6%), responden berdasarkan lama mengemudi > 8 jam (52,8%), responden berdasarkan kurang baiknya pengetahuan lalu lintas (75,5%). Saran dari penelitian ini kepada sopir bus Mayasari Bakti jurusan Kp. Rambutan – Kalideres diharapkan untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam mengemudikan bus serta lebih diperbaiki waktu tidur atau waktu dalam beristirahat.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16909/1/FIKES_KESMAS_1405017034_DAMAS%20ANDHIKA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Modul Praktikum Farmasetika Dasar 2022

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16927/

Modul Praktikum Farmasetika Dasar 2022

Nining, Nining

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16927/1/Modul%20Praktikum%20Farset%202022.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Penyuluhan dan Media Leaflet terhadap Pengetahuan Pria Usia Subur tentang Gizi Seimbang di RW 04 Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16913/

Pengaruh Penyuluhan dan Media Leaflet terhadap Pengetahuan Pria Usia Subur tentang Gizi Seimbang di RW 04 Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang Tahun 2019

Indriyani, Putri

Salah satu penyebab masalah gizi adalah karena minimnya pengetahuan. Kurangnya informasi yang didapatkan dilingkungan sekitar berdampak kepada pengetahuan seseorang, dalam menyampaikan sebuah informasi diperlukan adanya metode yang baik dan media yang dapat membantu proses penerimaan informasi tersebut. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan peneliti didapatkan hasil sebanyak 70% pria usia subur memiliki pengetahuan gizi seimbang yang kurang. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penyuluhan dan media leaflet terhadap pengetahuan pria usia subur tentang gizi seimbang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experiment dengan pre-post test control group design. Penelitian ini dilakukan di RW 04 Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang Tahun 2019. Melibatkan 40 subjek penelitian masing-masing 20 kelompok kontrol dan 20 kelompok intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan gizi seimbang sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan dan media leaflet pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi (p value =0,000). Dan terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan sesudah diberikan intervensi pada kelompok kontrol dan intervensi (p value= 0,000). Dapat dieimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan dan media poster terhadap pengetahuan pria usia subur.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16913/1/FIKES_GIZI_%201505025106_PUTRI%20INDRIYANI.pdf

Unduh!