Categories
Repo

Berita Acara Ujian Darfandy

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16899/

Berita Acara Ujian Darfandy

Betty Semara Laksmi, Betty

Berita Acara, Nilai Skripsi Darfandy

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16899/1/Darfandy%20Darwis%20-%20Pembimbing%20I.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pendidikan Berbasis Komunitas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16887/

Pendidikan Berbasis Komunitas

muhib, rosyidi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16887/1/Pendidikan%20Islam%20Berbasis%20Komunitas.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Keragaman Pangan dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di Wilayah Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16903/

Hubungan Keragaman Pangan dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di Wilayah Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan

Widianti, Nadya

Anemia Menjadi Salah Satu Masalah Serius Yang Ada Di Dunia. Di Indonesia, Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Dari Tahun 2007 Hingga Tahun 2013 Jumlah Penderita Anemia Mengalami Peningkatan Hingga 23,9%. Anemia Terjadi Karena Beberapa Penyebab, Namun Kekurangan Zat Besi Adalah Penyebab Yang Paling Umum Dari Anemia. Salah Satu Metode Kualitatif Untuk Menilai Kecukupan Zat Gizi Mikro Terutama Zat Besi Adalah Keragaman Pangan, Dilihat Dengan Skor Keragaman Pangan. Penelitian Dengan Desain Cross Sectional Ini Memiliki Sampel Remaja Putri Sebanyak 142 Orang. Sampel Dipilih Menggunakan Simple Random Sampling. Data Terkait Keragaman Pangan Diambil Dengan Metode Recall 1 X 24 Jam Dan Kadar Haemoglobin Dengan Melakukan Tes Darah Dengan Alat Hemocue. Hasil Menunjukkan Bahwa Prevalensi Anemia Pada Penelitian Ini Sebesar 50,7% Dengan Keragaman Pangan Yang Tidak Beragam Sebesar 60,6%. Hasil Dari Uji Correlation Spearmen Menunjukkan Adanya Korelasi Yang Signifikan Antara Skor Keragaman Pangan Dengan Kadar Haemoglobin Dengan P-Value Sebesar 0,000. Kesimpulan Dari Hasil Penelitian Ini Bahwa Semakin Tinggi Skor Keragaman Pangan Maka Akan Semakin Tinggi Juga Kadar Hemoglobin Pada Seseorang.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16903/1/FIKES_GIZI_%201505025093_NADYA%20WIDIANTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Mutu Pelayanan Antenatal di Puskesmas Kebon Jeruk Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16882/

Gambaran Mutu Pelayanan Antenatal di Puskesmas Kebon Jeruk Tahun 2018

Azzahra, Fithria

Prioritas utama dalam pembangunan kesehatan di Indonesia salah satunya adalah kesehatan ibu dan anak dengan program pelayanan antenatal. Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan yang profesional untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil serta janin yang dikandungnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran mutu pelayanan antenatal di Puskesmas Kebon Jeruk. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix methode, yaitu data kualitatif yang didukung data kuantitatif. Informan pada penelitian ini berjumlah 4 orang terdiri dari 2 bidan, 1 Kepala Puskesmas, dan 1 Kepala Satuan Pelaksana UKP. Sampel penelitian ini adalah 51 orang ibu hamil yang mengakses pelayanan antenatal di Puskesmas Kebon Jeruk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bidan, sarana dan prasarana serta peralatan sudah memenuhi standar pelayanan antenatal. Proses pelayanan antenatal di Puskesmas Kebon Jeruk belum memenuhi standar karena bidan tidak melakukan pengukuran suhu tubuh pada ibu hamil trimester pertama, kedua, dan ketiga. Kelengkapan pemberian materi KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) tidak sepenuhnya diberikan. Kepuasan ibu hamil pada trimester pertama 6 responden (25%) merasa puas, trimester kedua 5 responden (25%) merasa puas dan trimester ketiga 3 responden (43%) merasa puas. Kualitas pelayanan antenatal masih belum memenuhi standar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Puskesmas dalam meningkatkan kualitas pelayanan antenatal.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16882/1/FIKES_KESMAS_1405015174_FITHRIA%20AZZAHRA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Blok 2.3 IKM 1

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16859/

Blok 2.3 IKM 1

Betty Semara Laksmi, Betty

Berita Acara, kehadiran dan Nilai Blok 2.3 Kesehatan Masyarakat 1 TA 2021/2022 PJ dr. Bety

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16859/1/Kesehatan%20Masyarakat%20Genap%202021%20%28dr.%20Bety%29.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Bukti Pengajaran Sem Genap 21-22 Prak.TSF1-4H2

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16857/

Bukti Pengajaran Sem Genap 21-22 Prak.TSF1-4H2

Nursal, Fith Khaira

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16857/1/BUKTI%20PENGAJARAN%20PRAK.TSF1-H2-GENAP%202122.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Cover-L. Pengesahan-Abstrak-Kartu Kuning -Fikry Pemb 1

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16862/

Cover-L. Pengesahan-Abstrak-Kartu Kuning -Fikry Pemb 1

Bambang, Dwi Hartono

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16862/1/Cover-L.%20Pengesahan-Abstrak-Kartu%20Kuning%20-Fikry%20Pemb%201.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Asupan Protein, Zat Besi, Vitamin C, Vitamin E, dan Status Gizi dengan Kadar Hemoglobin Pasien Thalasemia Di Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16878/

Hubungan Asupan Protein, Zat Besi, Vitamin C, Vitamin E, dan Status Gizi dengan Kadar Hemoglobin Pasien Thalasemia Di Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang

Rahman, Humaira Difaura

Thalasemia Merupakan Peyakit Genetik Yang Di Turunkan Dari Orang Tua Ke Anak Melalui DNA Yang Menyebabkan Sel Darah Kekurangan Rantai Globin. Pada Anak-Anak Penderita Thalasemia Mengalami Peningkatan Pengeluaran Energi, Mengalami Kekurangan Vitamin Dan Mineral. Hal Tersebut Yang Menyebabkan Pasien Thalasemia Memiliki Resiko Kekurangan Zat Gizi Makro Dan Zat Gizi Mikro Yang Dibutuhkan Oleh Tubuh, Sehingga Berdampak Pada Keadaan Malnutrisi Yang Akan Berakibat Langsung Pada Tumbuh Kembang Penderita Thalasemia. Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Hubungan Asupan Protein, Zat Besi, Vitamin C, Vitamin E, Dan Status Gizi Dengan Kadar Hemoglobin Pasien Thalasemia Di RSU Kabupaten Tangerang. Subjek Penelitian Ini Yaitu Pasien Thalasemia Yang Berjumlah 29 Orang. Metode Penelitian Yang Digunakan Adalah Cross Sectional. Pengambilan Sampel Ini Dengan Teknik Quota Sampling Dengan Uji Korelasi Pearson Moment Product. Data Asupan Protein Responden Rata-Rata 96%, Asupan Zat Besi Rata-Rata 72,5%, Asupan Vitamin C Rata-Rata 79,5%, Asupan Vitamin E 51,1%, Status Gizi Rata-Rata -1,59 SD, Dan Kadar Hemoglobin 8,1 G/Dl. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Asupan Protein Dan Asupan Vitamin E Berhubungan Dengan Kadar Hemoglobin (P<0,05). Sedangkan Asupan Zat Besi, Asupan Vitamin C, Dan Status Gizi Tidak Berhubungan Dengan Kadar Hemoglobin (P>0,05). Berdasarkan Penelitian Ini Maka Saran Yang Diberikan Yaitu Mengadakan Penyuluhan Non Farmakologis Mengenai Pola Makan Gizi Seimbang Yang Sesuai Dengan Anjuran Pedoman Pelayanan Tatalaksana Thalasemia Agar Asupan, Status Gizi Dan Kadar Hemoglobin Tetap Terkendali.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16878/1/FIKES_GIZI_150502507_HUMAIRA%20DIFAURA%20RAHMAN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Berita Acara, kehadiran dan nilai kelompok CSL

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16861/

Berita Acara, kehadiran dan nilai kelompok CSL

Betty Semara Laksmi, Betty

Kelompok Keterampilan Klinik/Tutorial 1 Dosen 5 mahasiswa

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16861/1/CSL%20Genap%202021%20%28dr.%20Bety%29.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Kebisingan Dengan Keluhan Non Auditory Pada Pekerja Bagian Produksi Di PT. Jeil Fajar Indonesia Cibinong Tahun 2020

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16877/

Hubungan Kebisingan Dengan Keluhan Non Auditory Pada Pekerja Bagian Produksi Di PT. Jeil Fajar Indonesia Cibinong Tahun 2020

Rusmaniar, Rinda

Kebisingan merupakan suara yang tidak dikehendaki yang bersumber dari alat-alat proses produksi dan/atau alat-alat kerja yang pada tingkat tertentu dapat menimbulkan gangguan pendengaran, kebisingan ini dapat menyebabkan keluhan non auditory seperti keluhan fisiologis, keluhan psikologis dan keluhan komunikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebisingan dengan keluhan non auditorypada pekerja bagian produksi di PT. Jeil Fajar Indonesia Cibinong tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan cross sectional, dari 75 populasi seluruh pekerja produksi diambil sampel jenuh yang artinya semua pekerja dijadikan responden karena jumlah populasi 75 pekerja yang berada di gedung tersebut. Faktor yang diteliti adalah kebisingan, umur, masa kerja, pendidikan, penggunaan alat pelindung telinga, pengetahuan, keluhan fisiologis, keluhan psikologis dan keluhan komunikasi. Dari hasil analisis univariat yang telah dilakukan peneliti menemukan bahwa 50% intensitas kebisingan yang diatas NAB, usia tua 74.7%, masa kerja lama 68%, pendidikan terakhir sekolah dasar menengah 96%, penggunaan APT yang tidak patuh 92%, pengetahuan yang kurang baik 66.7%, sikap negatif 74.7%, keluhan fisiologis yang mengalami keluhan 53.3%, keluhan psikologis yang mengalami keluhan 56%, keluhan komunikasi yang mengalami keluhan 54.7%. Saran dalam penelitian ini agar lebih dipertegas dalam penggunaan APT serta pekerja juga perlu diberikan pengetahuan terkait dampak yang akan terjadi apabila tidak menggunakan APT ditempat kerja yang bising.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16877/1/FIKES_KM_16050150140_RINDA%20RUSMANIAR.pdf

Unduh!