Categories
Repo

Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16113/

Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan di Indonesia

Fitriyana, Dwi Nur

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan di Indonesia. Variabel bebas yang diteliti adalah Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Variabel terikat yang digunakan adalah Penyaluran Kredit perbankan di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah 42 Bank Umum Konvensional yang terdaftar di BEI tahun 2013-2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan terpilih sebanyak 6 bank yang sesuai dengan kriteria dan menjadi sampel penelitian. Metode analisis data menggunakan metode kuantitatif berupa analisis manajemen keuangan dengan bantuan Ms. Excel dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 24. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa DPK, NPL, dan CAR memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran kredit di Indonesia. Secara simultan DPK, NPL, dan CAR berpengaruh terhadap penyaluran kredit perbankan di Indonesia. Hal tersebut menjelaskan bahwa variabel DPK, NPL, dan CAR mampu mempengaruhi kondisi penyaluran kredit perbankan di Indonesia.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16113/1/FEB_MNJ_1502025073_DWI%20NUR%20FITRIYANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Pengetahuan Gizi, Tingkat Kecemasan, Dukungan Keluarga dan Asupan Suplementasi dengan Asupan Zat Gizi pada Pasien Kanker Post Kemoterapi di Rumah Sakit Dharmais

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16127/

Hubungan Pengetahuan Gizi, Tingkat Kecemasan, Dukungan Keluarga dan Asupan Suplementasi dengan Asupan Zat Gizi pada Pasien Kanker Post Kemoterapi di Rumah Sakit Dharmais

Putri, Wella Anjela

Pada kejadian kanker, banyak ditemukan pasien yang mengalami penurunan asupan zat gizi yang disebabkan dari berbagai faktor, salah satunya adalah dari pengobatan yang dilakukan. Adanya penurunan asupan zat gizi tersebut, secara tidak lansung menunjukkan terjadinya asupan makan yang rendah, sehingga dapat mempengaruhi status kesehatan pasien kanker dan berujung pada kejadian kaheksia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dari tingkat pengetahuan gizi, tingkat kecemasan, dukungan keluarga dan asupan suplementasi dengan asupan zat gizi pasien kanker pasca kemoterapi di rumah sakit kanker Dharmais. Penelitian ini menggunakan design studi cross sectional dengan concequtive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 74 responden rawat jalan penderita kanker post kemoterapi yang sudah memenuh syarat Inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan food recall 2×24 jam. Analisis data dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ada hubungan antara pengetahuan gizi dengan asupan energi (p= 0,026), protein (p=0,024) dan karbohidrat (p=0,012). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan asupan protein (p= 0,036). Ada hubungan antara suplementasi dengan asupan energi (p= 0,004), protein (p=0,000) dan karbohidrat (0,014).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16127/1/FIKES_GIZI_1505025162_WELLA%20ANJELA%20PUTRI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Urban Service PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16114/

Pengaruh Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Urban Service PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta)

Octaliani, Dwi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu Motivasi dan Pelatihan Kerja sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan urban service PT. Aryan Indonesia (Kidzania Jakarta), dengan jumlah populasi 155. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample slovin, sehingga diperoleh sampel berjumlah 112 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Motivasi (X1) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,891 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pelatihan Kerja (X2) dan variabel kinerjakaryawan (Y) sebesar 0,743 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan. Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) R) = 0,914 berarti kedua variabel yaitu Motivasi dan Pelatihan Kerja secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval (0,80- 1,00) dan positif terhadap kinerja karyawan. Nilai Adjusted R2 sebesar 0,833 artinya penentu hubungan variabel independen Motivasi dan Pelatihan Kerja terhadap variabel dependen kinerja karyawan adalah sebesar 83,3% sedangkan sisanya sebesar 16,7% oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini. Hasil uji statistik t variabel yaitu Motivasi (X1) menunjukkan thitung sebesar 13,739 > 1,65895, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Motivasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu Pelatihan Kerja (X2) menunjukkan thitung sebesar 5,296 > 1,65895, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Pelatihan Kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 278,042 > F 0.05 (3,08) dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa Motivasi dan Pelatihan Kerja secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji analisis regresi linear berganda yang diperoleh yaitu = 0,382 + 0,661X1 + 0.246X2+ e. Nilai konstanta sebesar 0.382 artinya jika Motivasi dan Pelatihan kerja bernilai 0, maka kinerja karyawan sebesar 0.382. Jika X1 (Motivasi) dinaikan 1 score dan X2 (Pletihan kerja) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0.661 pada konstanta 0.382. Jika X2 (Pelatihan kerja) dinaikan 1 score dan X1 (Motivasi) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0,246 pada konstanta 0.382. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16114/1/FEB_MNJ_1502025074_DWI%20OCTALIANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16092/

Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia

Yanti, Prima Gusti

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16092/1/Buku%20Digital%20-%20MODUL%20PEMBELAJARAN%20BAHASA%20INDONESIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kompensasi dan Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention Direktorat Keuangan Karyawan PT Pertamina Retail

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16093/

Pengaruh Kompensasi dan Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention Direktorat Keuangan Karyawan PT Pertamina Retail

Supriatno, Asep

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kompensasi dan kepuasan kerja terhadap turnover intention. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah direktorat keuangan karyawan PT Pertamina Retail dengan jumlah populasi sebanyak 69. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil uji hipotesis, dalam uji parsial (uji t) dapat dinyatakan bahwa secara parsial variabel kompensasi dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap turnover intention direktorat keuangan karyawan PT Pertamina Retail. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi Kompensasi dengan nilai sebesar 0,001 < 0,05 dan kepuasan kerja dengan nilai sebesar 0,000 < 0,005. Sedangkan, secara simultan dapat dinyatakan bahwa variabel kompensasi maupun variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan PT Pertamina Retail. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai Fhitung = 67,353 dan Ftabel = 3,14. Angka 3,14 diperoleh dari Ftabel dengan α = 0,05 dan derajat kebebasan (df) n-k-1 = 66. Jika Fhitung> Ftabel yaitu 67,353 > 3,14 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kompensasi maupun variabel kepuasan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Hasil pengolahan data dan analisis model regresi linier berganda di peroleh persamaan : Ŷ=8,729 + 0,150×1 + 0,318×2. Hasil persamaan ini dapat diketahui bahwa nilai konstanta sebesar 8,729 artinya jika variable Kompensasi dan variable Kepuasan Kerja bernilai 0, maka Turnover Intention karyawan sebesar 8,729. Jika variable X1 (Kompensasi) dinaikan 1 score dan variable X2 (Kepuasan Kerja) tetap atau tidak berubah maka Y (Turnover Intention) akan naik 0,150 pada konstanta 8,729. Jika variable X2 (Kepuasan Kerja) dinaikan 1 score dan variable X1 (Kompensasi) tetap atau tidak berubah maka Y (Turnover Intention) akan naik 0,318 pada konstanta 8,729. Oleh sebab itu, peneliti memberikan saran kepada PT Pertamina Retail selalu menjaga turnover intention secara sustainable atau berkelanjutan salah satunya yaitu dengan memeberikan kompensasi yang lebih baik kepada karyawan agar tercipatanya rasa kepuasan terhadap imbalan yang didapatkan sehingga tingkat tingginya turnover intention dapat diturunkan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16093/1/FEB_MNJ_1502025042_ASEP%20SUPRIATNO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Harga dan Lokasi terhadap Minat Beli Konsumen Susu Sapi di Café Milky Serpong Utara Tangerang Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16099/

Pengaruh Harga dan Lokasi terhadap Minat Beli Konsumen Susu Sapi di Café Milky Serpong Utara Tangerang Selatan

Surahman, Kartono

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh harga dan lokasi terhadap minat beli konsumen susu sapi di CAFÉ MILKY Serpong Utara Tangerang Selatan. Dalam penelitian ini menggunakan metode survey dan eksplansi dengan pengumpulan data secara langsung dari sumber asli, berupa penyebaran kuesioner yang diambil dari suatu sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen di CAFÉ MILKY Serppong Utara Tangerang Selatan sebanyak 133 responden. Teknik pengolahan menggunakan SPSS versi 21 dan analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik,analisis regresi linier berganda, uji koefisien korelasi dan koefisien korelasi determinasi. Fhitung lebih kecil dari pada nilai Ftabel (4.953>3,07) dengan tingkat signifikan di bawah 0,05 yaitu 0,006. Berdasarkan cara pengambilan keputusan uji simultan dalam analisis regresi dapat disimpulkan bahwa variabel harga (X1) dan lokasi (X2) jika diuji secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen (Y). Hasil Uji t (Parsial) perhitungan variabel harga (X1) diperoleh thitung sebesar 3,138 dengan nilai signifikansi 0,002 <0,05 dan derajat kebebasan atau degree of freedom (df) dengan ketentuan df= n – k atau DK = 133 – 3 = 130. Dari ketentuan tersebut diperoleh angka ttabel sebesar 0,128. Jadi dapat disimpulkan thitung> ttabel (3,138> 0,128) , maka H0 dan
ditolak yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara harga terhadap minat beli konsumen. Hasil perhitungan variabel lokasi (X2) diperoleh thitung sebesar -0,530 dengan nilai signifikansi 0,597 > 0,05 dan derajat kebebasan (df) dengan ketentuan df = n – 3 atau DK = 133 – 3 = 130. Dari ketentuan tersebut diperoleh angka ttabel sebesar . Variabel
mempunyai thitung yakni -0,530 dengan ttabel = 0,128. Jadi thitung < ttabel dapat disimpulkan bahwa variabel diterima dan diterima, yang artinya lokasi ) tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen (Y). http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16099/1/FEB_MNJ_1302015095_Kartono%20Surahman.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Makanan dan Minuman Industri di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16094/

Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Makanan dan Minuman Industri di Indonesia

Puspitasari, Aulia Dini

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilika saham dan leverage terhadap nilai perusahaan secara parsial dan simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplanasi yaitu untuk menjelaskan hubungan antar variabel dependen dan variabel independen. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013 sampai dengan 2017 yaitu sebanya 18 perusahaan. Teknik penelitian sampel dengan menggunakan purpose sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan terdapat 10 perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini dengan total pengamatan sebanyak 50 data. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi analisis deskripsi keuangan, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis dan analisis koefisien determinasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel struktur kepemilikan saham dan leverage berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial struktur kepemilikan saham berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16094/1/FEB_MNJ_1502025044_AULIA%20DINI%20PUSPITASARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Stres Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16095/

Pengaruh Stres Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia

Cahyana, Cahyana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia dengan jumlah populasi sebanyak 80.Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert.
Berdasarkan hasil uji hipotesis, dalam uji parsial (uji t) dapat dinyatakan bahwa secara parsial variabel stres kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi stres kerja dan kepuasan kerja sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan, secara simultan dapat dinyatakan bahwa variabel stres kerja maupun variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai Fhitung = 99,138 dan Ftabel = 3,12. Angka 3,12 diperoleh dari Ftabel dengan α = 0,05 dan derajat kebebasan (df) n-k-1 =77. Jika Fhitung> Ftabel yaitu 99,138 > 3,12 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel stres kerja maupun variabel kepuasan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil pengolahan data dan analisis model regresi linier berganda di peroleh persamaan : Ŷ=8,594 + 0,368×1 + 0.345×2+ e. Hasil persamaan ini dapat diketahui bahwa nilai konstanta sebesar 8,594 artinya jika variable stres kerja dan variable kepuasan kerja bernilai 0, maka kinerja karyawan sebesar 8,594. Jika variable X1 (stres kerja) dinaikan 1 score dan variable X2 (kepuasan kerja) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0,368 pada konstanta 8,594. Jika variable X2(kepuasan kerja) dinaikan 1 score dan variable X1 (stres kerja) tetap atau tidak berubah maka kinerja akan naik 0,345 pada konstanta 8,594.
Oleh sebab itu, peneliti memberikan saran kepada manajemen atau bagian terkait departemen SCM PT. Frisian Flag Indonesia agar selalu mengelola dan mengembangkan karyawannya serta memberikan pelatihan, penghargaan kepada setiap karyawan yang berprestasi supaya menjadi motivasi bagi karyawan lain, sehingga karyawan tidak menjadi stres dan menimbulkan kepuasan dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya serta dapat memenuhi kinerja yang diharapkan perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16095/1/FEB_MNJ_1502025050_CAHYANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian pada Ramayana Departement Store Ciputat, Tangerang Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16097/

Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian pada Ramayana Departement Store Ciputat, Tangerang Selatan

Rustami, Della

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Sumber data penelitian yang digunakan yaitu data primer yang berasal dari sampel berjumlah 108 responden dan data sekunder yang diperoleh melalui buku-buku atau literature yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan metode Accidental sampling. Teknik pengolahan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, analisis koerfisien determinasi dan uji hipotesis. Kemudian data diproses menggunakan analisis regresi linier berganda dengan diolah menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi 5% menemukan bahwa: (1) nilai (1,994) > nilai (1,982), dan nilai signifikan (0,000) < nilai α (0,05) maka terdapat pengaruh signifikan antara komnsunikasi pemasaran terpadu ( ) terhadap keputusan pembelian (Y) berpengaruh positif. (2) nilai (16,323) > nilai (1,982) dan nilai signifikan (0,000) < α (0,05) maka kualitas pelayanan( )berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y), dan (3) berdasarkan cara pengambilan keputusan uji simultan dalam analisis regresi dapat disimpulkan bahwa komunikasi pemasaran terpadu dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16097/1/FEB_MNJ_1502025059_DELLA%20RUSTAMI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Divisi Human Capital Group PT. Bank Syariah Mandiri (Kantor Pusat) di Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16098/

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Divisi Human Capital Group PT. Bank Syariah Mandiri (Kantor Pusat) di Jakarta

Zachroh, Alfianti Aulia

This study aims to determine the effect of situational leadership style, work
motivation on the employee performanceat Human Capital Group Division PT
Bank Syariah Mandiri (head office) In Jakarta.The sample obtained amounted to
68 respondents. The sample of this research are determined by using jenuh
sampling technique. The measurement in questionnaire using a likert scale.
The results of this study indicate that based on the result of the multiple
linear regression model is obtained by ̂ = 0,426 + 0,536 X1 + 0,323 X2. The
analysis showed that the amount of Adjusted R2 is 0,600%, means that the
independent variable of situational leadership style and work motivationwere able
to explain the variation of the dependent variable is the employee performanceof
60%, while the remaining 40% is explained by other variables not examined in
this study. The hypothesis testing using a t test shows that the variables of the
situational leadership style is partially significantpositiveeffect on employee
performance and a work of motivation variables partially significantpositiveeffect
on employee performance. The F test results show that the situational leadership
style and the motivation of work simultaneously or it has a significant effect on
employee performance.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16098/1/FEB_MNJ_1302015013_Alfianti%20Aulia%20Zachroh.pdf

Unduh!