Categories
Repo

Peran Guru PAI Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an di SMP Islam Arraudhoh

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15837/

Peran Guru PAI Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an di SMP Islam Arraudhoh

rahmanto, arifin

Penilitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru PAI dalam mengatasi
kesulitan membaca Al-Qur’an di SMP Islam Arraudhoh. Guru PAI memiliki peran
yang sangat penting dalam pembelajaran Al-Qur’an, sebab itu guru PAI harus
memperhatikan siswa khususnya memberikan perhatian lebih kepada siswa
yang masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, dan alat pengumpulan
data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Informan dalam penelitian ini adalah guru PAI dan murid yang dipilih untuk
wawancara secara mendalam dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang
dibutuhkan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian didapatkan ada sekitar 15
murid dari 49 siswa yang masih mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an di
kelas IX SMP Islam Arraudhoh, dan guru PAI sudah melakukan peran dengan
sebaik-baiknya seperti, pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum mulai
pembelajaran, bekerja sama dengan guru lain, mengadakan les tambahan
membaca Al-Qur’an setelah pulang sekolah, dan juga dengan menggunakan
metode mengajar iqra, ceramah, klasikal dan privat dalam pembelajaran.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15837/1/jurnal%20JPI_M.ARIFIN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa Siswi Kelas X dan XI SMA Negeri 6 Kota Tangerang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15838/

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur
pada Siswa Siswi Kelas X dan XI SMA Negeri 6 Kota Tangerang

Riyany, Cindy Ulfiyatur

Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Remaja Masih Sangat Minim Dan Masih Banyak Yang Belum Sesuai Rekomendasi. Menurut Pedoman Gizi Seimbang (2014) Bagi Remaja Dianjurkan Untuk Mengkosumsi Buah Dan Sayur Sebanyak 300-400 Gram Yang Terdiri Dari 250 Gram Sayur Dan 150 Gram Buah. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Siswa Kelas X Dan XI SMA Negeri 6 Kota Tangerang Tahun 2018. Desain Penelitian Ini Mengguanakan Studi Cross Sectional. Sampel Penelitian Sebanyak 87 Siswa/Siswi Yang Diperoleh Secara Acak Proporsional. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Antara Lain Jenis Kelamin, Sikap, Pengetahuan Gizi, Pengaruh Teman Sebaya, Ketersedeiaan Buah Dan Sayur Di Rumah, Uang Ajajan, DanMKeterpaparan Media Massa. Data Dikumpulkan Melalui Pengisian Kuesioner Dan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Variabel Yang Berhubungan Dengan Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Adalah Variabel Pengetahuan Gizi (P-Value 0,041). Adanya Hubungan Pengetahuan Gizi Dengan Konsumsi Buah Dan Sayur. Siswa Yang Berpengetahuan Gizi Baik Cenderung Untuk Mengonsumsi Sayur Dan Buah Secara Cukup Dibandingkan Dengan Siswa Yang Berpengetahuan Gizi Kurang.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15838/1/FIKES_GIZI_1405025021%20_CINDY%20ULFIYATUR%20RIYANY.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Siswa Dalam Penggunaan Apd Dalam Blk Las Dan Mesin Bubut Smk Muhammadiyah I Cileungsi Bogor Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15843/

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Siswa Dalam Penggunaan Apd Dalam Blk Las Dan Mesin Bubut Smk Muhammadiyah I Cileungsi Bogor Tahun 2017

Umam, Muhamad Khairul

Pengunaan APD yang merupakan tahap akhir dari pengendalian bahaya dari pengendalain yang lain seperti eliminasi subsitusi, engineering dan administratif manfaat dari penggunaan APD saat melakuakn praktik sangat besar dalam pencegahan resiko kecekaan pada pada siswa yang melakukan praktik. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang di teliti yakni sikap ketersedian pengawasan hukuman dan penghargaan. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan data sekunder bersumber dari bagian administratif berupa daftar absen siswa populasi dalam penelitian ini adalah 250 siswa yang akan melakukan. Jumalh sempel praktik 62 pada las dan mesin bubut 155 teknik pengembilan sampel praktik metode random sampling dengan cara melakukan kocok pada absensi siswa yang masuk untuk menjadi responden analisis yang digunakan adalah univaraiat dan bivariat. Hasil uji Univariat menujukan proporsi siswa las dan mesin bubut sebagaian besar adalah sikap untuk las 71.0% untuk bubut 67.1% ketersedian untuk las 44.4% untuk bubut 52.4% pengawasam untuk las 55.6% untuk bubut 65.9% hukuman untuk las 67.1% untuk bubut 65.9% sedangkan penghargaan 45.9% untuk bubut 76.8%. Hasil bivariat menunjukan variabel yang berhubungan sikap untuk las (P-value 0.02) (untuk bubut P-value 0.00) dan pengawasan (Pvalue 0.05) sedangkan variabel tidak berhubungan ketersedaian untuk las(P-value 0.321) untuk bubut(P-value 0.769) pengewasan untuk bubut (P-value 0.197) hukuman untuk las (P-value 0.316) untuk bubut (P-value 0. 891) penghargaan (Pvalue 0.277) untuk las untuk bubut (P-value 0.88) Berdasarkan hasil penelitian agar siswa SMK Muhammadiyah I Cileungi perlu di tingkatkan sikap disiplin dan membuat aturan yang lebih jelas pada penggunaan APD, dan dapat di sosiliasikan kepada seluh siswa.Pengunaan APD yang merupakan tahap akhir dari pengendalian bahaya dari pengendalain yang lain seperti eliminasi subsitusi, engineering dan administratif manfaat dari penggunaan APD saat melakuakn praktik sangat besar dalam pencegahan resiko kecekaan pada pada siswa yang melakukan praktik. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang di teliti yakni sikap ketersedian pengawasan hukuman dan penghargaan. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan hasil wawancara kuesioner dan data sekunder bersumber dari bagian administratif berupa daftar absen siswa populasi dalam penelitian ini adalah 250 siswa yang akan melakukan. Jumalh sempel praktik 62 pada las dan mesin bubut 155 teknik pengembilan sampel praktik metode random sampling dengan cara melakukan kocok pada absensi siswa yang masuk untuk menjadi responden analisis yang digunakan adalah univaraiat dan bivariat. Hasil uji Univariat menujukan proporsi siswa las dan mesin bubut sebagaian besar adalah sikap untuk las 71.0% untuk bubut 67.1% ketersedian untuk las 44.4% untuk bubut 52.4% pengawasam untuk las 55.6% untuk bubut 65.9% hukuman untuk las 67.1% untuk bubut 65.9% sedangkan penghargaan 45.9% untuk bubut 76.8%. Hasil bivariat menunjukan variabel yang berhubungan sikap untuk las (P-value 0.02) (untuk bubut P-value 0.00) dan pengawasan (Pvalue 0.05) sedangkan variabel tidak berhubungan ketersedaian untuk las(P-value 0.321) untuk bubut(P-value 0.769) pengewasan untuk bubut (P-value 0.197) hukuman untuk las (P-value 0.316) untuk bubut (P-value 0. 891) penghargaan (Pvalue 0.277) untuk las untuk bubut (P-value 0.88) Berdasarkan hasil penelitian agar siswa SMK Muhammadiyah I Cileungi perlu di tingkatkan sikap disiplin dan membuat aturan yang lebih jelas pada penggunaan APD, dan dapat di sosiliasikan kepada seluh siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15843/1/FIKES_KESMAS_1305017032_MUHAMAD%20KHAIRUL%20UMAM.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Perbedaan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pemberian ASI Sebelum dan Sesudah Intervensi oleh AIMI pada Ibu di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15840/

Perbedaan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pemberian ASI Sebelum dan Sesudah Intervensi oleh AIMI pada Ibu di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang

Rosmiyati, Cucu

Tingkat menyusui eksklusif di Indonesia masih rendah. Perhitungan persentase ASI yang terbaru berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, keberhasilan pemberian ASI eksklusif hanya sebesar 54,3%. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2015 sebesar 55,7%, sedangkan Jawa Barat berada di bawah angka nasional yaitu 35,3%. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap gizi ibu rendah merupakan penyebab rendahnya praktik pemberian ASI eksklusif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan perilaku pemberian ASI eksklusif sebelum dan sesudah intervensi dari komunitas Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) yaitu dengan sosialisASI menyusui. Sampel adalah 38 ibu yang memiliki bayi usia <6 bulan di Desa Tonjong Kecamatan Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat yang dipilih dengan metode Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimental dengan one group pre-post test design. Kegiatan intervensi dilakukan dengan media berupa materi yang dibuat dengan powerpoint. Analisis data yang digunakan adalah Paired Sample T-Test dan Wilcoxon untuk melihat perbedaan antara sebelum dan sesudah intervensi antara variabel pengetahuan, sikap dan perilaku. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan rerata pengetahuan, sikap dan perilaku ibu sebelum dan sesudah intervensi (p-value <0.05) http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15840/1/FIKES_GIZI_%201405025023_%20CUCU%20ROSMIYATI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Status Gizi Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15826/

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Status Gizi Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Tahun 2018

Rahmahdina, Anisa

Ibu Menyusui Digolongkan Ke Dalam Wanita Usia Subur (WUS) Yang Berusia Berkisar Antara 15-49 Tahun. Ibu Menyusui Tergolong Ke Dalam Kelompok Rentan Gizi Karena Air Susu Ibu (ASI) Yang Merupakan Makanan Utama Bayi Diperoleh Dari Sang Ibu. Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Apa Saja Yang Dapat Memengaruhi Status Gizi Ibu Menyusui. Jenis Penelitian Ini Adalah Penelitian Deskriptif Dengan Menggunakan Desain Penelitian Cross-Sectional. Penelitian Ini Dilakukan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Dengan Melibatkan Ibu Menyusui Yang Memiliki Bayi Usia 6-24 Bulan Dengan Jumlah Sampel Sebanyak 90 Orang. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Status Gizi Ibu Menyusui, Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Antara Lain Pendidikan Ibu, Pengetahuan Gizi, Pendapatan Keluarga, Asupan Karbohidrat, Protein, Lemak, Energy Dan Pemberian ASI. Data Dikumpulkan Melalui Pengisian Kuesioner Secara Mandiri Wawancara. Analisis Data Bivariat Dilakukan Dengan Menggunakan Uji Statistik Chi-Square Untuk Melihat Hubungan Antar Variabel. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Responden Dalam Penelitian Ini Sebagian Memiliki Status Gizi Normal Yaitu Sebesar 53.3%. Asupan Karbohidrat Dan Protein Responden Sebagian Lebih Yaitu Sebesar 36.7% Dan 41.1%. Asupan Lemak Responden Sebagian Besar Kurang Yaitu Sebesar 46.7% Dan Asupan Energi Normal Yaitu Sebesar 41.1%. Pengetahuan Gizi Responden Baik Yaitu Sebesar 80%. Pendidikan Terakhir Responden SMA Yaitu Sebesar 86%. Pendapatan Keluarga >UMR Yaitu Sebesar 58.9% Dan Pemberian ASI Parsial Yaitu Sebesar 86%. Hasil Uji Statistik Menunjukkan Ada Hubungan Antara Pemberian ASI Dengan Status Gizi Ibu Menyusui (P-Value = 0,043) Dan Tidak Terdapat Hubungan Yang Signifikan Antara Pendidikan, Pengetahuan, Pendapatan Keluarga, Asupan Energi, Asupan Zat Gizi Makro Dan Pemberian ASI Terhadap Status Gizi Ibu Menyusui.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15826/1/FIKES_GIZI_1405025013_ANISA%20RAHMAHDINA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengolahan Air Laut Menjadi Air Tawar Dengan Destilasi Tenaga Surya Di Desa Margagiri Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15836/

Pengolahan Air Laut Menjadi Air Tawar Dengan Destilasi Tenaga Surya Di Desa Margagiri Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Tahun 2017

Kusumawati, Yulia

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan manusia akan air semakin bertambah namun ketersediaannya semakin terbatas, hal ini diperparah dengan kondisi lingkungan yang semakin buruk sehingga menyebabkan terjadinya kelangkaan air bersih, khususnya daerah pesisir dan pulau kecil. Tujuan umum penelitian adalah mengetahui pengolahan air laut menjadi air bersih dengan destilasi tenaga surya di Desa Margagiri Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang tahun 2017.
Penelitian ini mengggunakan metode eksperimen dengan desain pre-eksperimen menggunakan bentuk one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah air laut dari Pantai Karoeng Kabupaten Pandeglang sebanyak 20 liter yang diambil dengan cara acak (random sampling). Dalam penelitian ini ditinjau mengenai proses pengolahan, kualitas air sebelum dan sesudah pengolahan, pengaruh perlakuan dan tingkat keberhasilan, serta kuantitas air sebelum dan sesudah pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan kualitas air setelah 7 jam pengolahan air laut dengan destilasi tenaga surya diperoleh air bersih yang memenuhi syarat baku mutu air bersih berdasarkan PERMENKES RI No 32 Tahun 2017 pada parameter rasa, bau, warna, TDS, pH, dan salinitas.. Pengaruh perlakuan terbesar terjadi pada TDS (37.421 mg/L) dan tingkat keberhasilan penurunan parameter terbaik pada rasa dan bau (100%) serta salinitas (99,61%). Kuantiats air bersih yang dihasilkan sebanyak 2950 ml. Peneliti menyarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dan inovasi alat destilasi agar kinerja alat destilasi yang digunakan dalam proses pengolahan
menghasilkan kualitas dan kuantitas air yang lebih maksimal.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15836/1/FIKES_KESMAS_1305015163_YULIA%20KUSUMAWATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pelaksanaan Pencatatan Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15839/

Pelaksanaan Pencatatan Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

Alwiyandari, Murtiani

Pencatatan rekam medis merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk mencatat segala bentuk pelayanan yang telah diberikan kepada pasien baik pasien rawat inap, rawat jalan, maupun pasien IGD. Adanya kegiatan pencatatan rekam medis pasien tidak terlepas dengan adanya kebijakankebijakan atau peraturan yang menjadi landasan penyelenggaraan rekam medis rumah sakit. Tujuan penelitian adalah mengetahui pelaksanaan pancatatan rekam medis di RSUD Pasar Minggu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi dalam pengumpulan data kepada infroman. Pengolahan data dengan matriks dan validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber, dengan menggali infromasi dari berbagai sumber yang dilakukan di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan. Secara pelaksanaan, prosedur sudah dimiliki oleh RSUD Pasar Minggu, kebijakan yang melandasi prosedur adalah Permenkes No.269 Tahun 2008 dan Keputusan Direktur RSUD Pasar Minggu No.1039. Pengetahuan tenaga medis di RSUD Pasar Minggu termasuk memiliki bekal pengetahuan yang cukup baik. Pengorganisasian dan pembinaan yang dilakukan sangat mendukung penyelenggaraan rekam medis dengan adanya pelatihan-pelatihan yang diadakan minimal satu kali dalam setahun. Kepemilikan dan pemanfaatan, kerahasiaan rekam medis di RSUD Pasar Minggu mengikuti tata cara penyelenggaraan rekam medis pada Permenkes No.269 Tahun 2008. Dari hasil penelitian didapat jika pelaksanaan pencatatan rekam medis sudah mengikuti ketentuan yang berlaku, namun masih ada yang mengalami keterlambatan dalam pelaksanaan pencatatan dan masih ada hambatan yang harus dilakukan perbaikan untuk kelancaran penyelenggaraan rekam medis dengan melengkapi kajian yang masih belum lengkap.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15839/1/FIKES_KESMAS_1305015170_MURTIANI%20ALWIYANDARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peran Pendidik Sebaya Terhadap Pengetahuan Dan Praktik Potong Kuku Dan Cuci Tangan Pakai Sabun Di Madrasah Ibtidaiyah Zahrotul Athfal Jakarta Barat Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15841/

Peran Pendidik Sebaya Terhadap Pengetahuan Dan Praktik Potong Kuku Dan Cuci Tangan Pakai Sabun Di Madrasah Ibtidaiyah Zahrotul Athfal Jakarta Barat Tahun 2017

Kardilah, Siti

Pendidikan sebaya dapat memberikan tekanan atau pengaruh terhadap perilaku sehat dan lebih praktis dibandingkan dengan pengajaran yang diterangkan dalam kurikulum kesehatan. Penyuluhan potong kuku dan cuci tangan pakai sabun oleh pendidik sebaya memegang peranan penting di Sekolah terutama untuk meningkatkan kesadaran anak dalam menjaga kebersihan kuku dan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidik sebaya terhadap praktik potong kuku dan cuci tangan pakai sabun di Madrasah Ibtidaiyah Zahrotul Athfal Jakarta Barat Tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-eksperimental dan jenis rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pelajar yang duduk di kelas V yang berjumlah 35 anak. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sebanyak 35 responden dengan teknik sampling jenuh. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan 29 siswa sebagai responden dan 5 siswa sebagai pendidik sebaya. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat (Uji T. Test (Paired sample t. test), dan Uji Wilcoxon Match Pairs Test). Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan skor pengetahuan potong kuku dan cuci tangan pakai sabun yaitu, rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan informasi oleh pendidik sebaya (pretest) sebesar 6,69 naik menjadi 8,55 setelah diberikan informasi oleh pendidik sebaya (posttest) dengan nilai signifikan diperoleh (Pvalue 0,000) dan terjadi peningkatan skor praktik potong kuku dan cuci tangan pakai sabun yaitu, rata-rata skor praktik pada saat pretest 17,45 naik menjadi 18,66 pada saat posttest dengan nilai signifikan diperoleh (Pvalue 0,043). Saran pada penelitian ini adalah hendaknya pihak sekolah dan petugas kesehatan setempat mengaktifkan program UKS dalam upaya promotif dan preventif berupa pemberian informasi tentang kebersihan kuku dan kebiasaan cuci tangan dan pemeriksaan umum kesehatan secara rutin.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15841/1/FIKES_KESMAS_1305015171_SITI%20KARDILAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kajian Literatur : Peranan Berbagai Jenis Polimer Sebagai Gelling Agent Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15829/

Kajian Literatur : Peranan Berbagai Jenis Polimer Sebagai Gelling Agent Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel

Agustiani, Faula Rohmatul Tri

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15829/1/Kajian%20Literatur_%20Peranan%20Berbagai%20Jenis%20Polimer%20Sebagai%20Gelling%20Agent%20Terhadap%20Sifat%20Fisik%20Sediaan%20Gel_unggah%20repository.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Pendidikan, Pengetahuan dan Sikap Ibu Rumah Tangga Dengan Perilaku Penggunaan Garam Beriodium di Perumahan Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15828/

Hubungan Pendidikan, Pengetahuan dan Sikap Ibu Rumah Tangga Dengan Perilaku Penggunaan Garam Beriodium di Perumahan Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang tahun 2019

Abesa, Anisa Sheren

Konsumsi garam beryodium merupakan program jangka panjang dari penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) yang merupakan salah satu masalah gizi utama. Adapun salah satu indikator GAKY yang dianjurkan WHO yakni konsumsi garam beriodium oleh rumah tangga dimana indikator yang diharapkan adalah 90% rumah tangga menggunakan garam mengandung cukup iodium. Tujuan penelitian ini untuk menilai hubungan Pendidikan, pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga dengan perilaku penggunaan garam beriodium di Perumahan Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectionaldengan jumlah sampel 60 orang yang dipilih secara acak dengan Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan cadangan 5 orang responden. Analisis statistic yang digunakan adalah dengan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki Pendidikan yang rendah (56,7%). Berdasarkan pengetahuan, sebanyak 75% responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang iodium. Dan sebesar 88,3% ibu rumah tangga yang memiliki sikap positif terhadap perilaku penggunaan garam beriodium. Hasil uji analisis Fisher Exact menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Pendidikan dan pengetahuan ibu rumah tangga dengan perilaku penggunaan garam beriodium di Perumahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang tahun 2019 (p=0,000 dan p=0,000). Dan hasil uji analisis Fisher Exactjuga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara sikap dengan perilaku penggunaan garam beriodium di Perumahan Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang (p=0,068).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15828/1/FIKES_GIZI_%201405025014_%20ANISA%20SHEREN%20ABESA.pdf

Unduh!