Categories
Repo

Hubungan tingkat pengetahuan siswa kelas 3, 4, dan 5 sekolah dasar tentang diare dengan perilaku cuci tangan di SDN Batu Ampar 02 Jakarta Timur Tahun 2020

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15766/

Hubungan tingkat pengetahuan siswa kelas 3, 4, dan 5 sekolah dasar tentang diare dengan perilaku cuci tangan di SDN Batu Ampar 02 Jakarta Timur Tahun 2020

Afriani, Resti

Diare adalah suatu keadaan abnormal dari pengeluaran berak dengan frekuensi tiga kali atau lebih dengan melihat konsistensi lembek, cair dengan atau tanpa darah dan lendir dalam tinja. Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat di Negara berkembang seperti Indonesia, karena morbiditas dan mortalitas-nya yang masih tinggi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan di SDN Batu Ampar 02 JL. Batu Ampar III, RT 3 RW 4, Batu Ampar, Kec. Kramat Jati, Kota Jakarta Timur pada periode bulan November – Desember 2020. Untuk mengetahui populasi sampel yang akan di ambil maka pengambilan sampel dilakukan dengan cara klaster (Cluster Random Sampling) adalah melakukan randomisasi terhadap kelompok, bukan terhadap subjek secara individual, Penelitian menggunakan teknik ini disebabkan oleh populasi murid di Sdn Batu Ampar 02 yang terdiri dari klaster- klaster atau rumpun- rumpun ruangan kelas. Kemudian berdasarkan random terhadap 6 kelas di sekokah tersebut serta atas konsultasi dari pihak guru yang mengajar , maka diperoleh sampel 87 responden sebanyak 3 kelas yaitu pada kelas 3, 4, dan 5 yang sesuai dengan kriteria inklusi.Hasil penelitian menunjukan terdapat 4 varibel yang berhubungan yaitu variabel pengetahuan(p=0,000), peran teman sebaya(p=0,012), peran orang tua(p=0,000), peran guru(p=0,001), dan variabel yang tidak berhubungan yaitu variabel sikap(p=0,318)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15766/1/FIKES_KM_1605015180_RESTI%20AFRIANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Sertifikat HKI 2022 dan Brosur Kesehatan Reproduksi Wanita 2022 – Emma Rachmawati

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15772/

Sertifikat HKI 2022 dan Brosur Kesehatan Reproduksi Wanita 2022 – Emma Rachmawati

Emma Rachmawati, Emma

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15772/1/Sertifikat%20HKI%20-%20Emma%20Rachmawati%202022.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Sertifikat HKI 2022 dan Brosur Kesehatan Reporoduksi Wanita 2022 - Emma Rachmawati publisher

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15773/

Sertifikat HKI 2022 dan Brosur Kesehatan Reporoduksi Wanita 2022 -
Emma Rachmawati publisher

Emma Rachmawati, Emma

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15773/1/Sertifikat%20HKI%20-%20Emma%20Rachmawati%202022.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Realisasi Kesantunan Berbahasa dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata serta Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA (Kajian Pragmatik).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15764/

Realisasi Kesantunan Berbahasa dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata serta Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA (Kajian Pragmatik).

Mulyani, Sri

Tujuan penelitian ini meliputi tiga hal: (1) mendeskripsikan dan menjelaskan tindak tutur yang muncul dalam novel Ayah karya Andrea Hirata, (2) mendeskripsikan dan menjelaskan strategi penutur merealisasikan kesantunaan berbahasa yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. (3) implikasi penelitian dalam pembelajaran sastra. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode penelitian ialah deskriptif kualitatif dengan melakukan pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan studi pustaka. Teknik analisis data dilakukan secara bersiklus dimulai dari tahap kodifisikasi, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teori. Hasil penelitian ini mencakup Tindak tutur dalam novel Ayah karya Andrea Hirata terdiri atas 63 tindak. Tindak tutur tersebut terbagi menjadi lima kelompok tindak tuturasertif, tindak tutur direktif, tindak tutur ekspresif, tindak tutur komisif, dan tindak tutur deklarasi seperti terurai sebagai berikut: (1)Asertif :a) pernyataan menegaskan, b) pernyataan laporan, c) menyebutkan, d) pernyataan asumsi, e) mengingatkan, dan f) menyanggah. (2) Direktif : a) menyarankan, b) memutuskan, c) menyuruh, d) menanyakan, e) membujuk, f) meminta ijin, g) menegaskan, h) memperingatkan, dan g) meminta tolong. (3) Ekspresif :a) menolak, b) bahagia, c) penasaran, d) terpesona, e) tindakan, f) tidak percaya, g) memuji, h) meyakinkan, i) mengumpat, j) kecewa, k) menyangkal, l) menyindir, m) mengucapkan terima kasih, n) menyalak/menyanggah, o) menyesal, p) heran, q) malu, r) bingung, s) bangga, t) takut, u) marah, v) sedih, w) memberi saran, x) cemas, y) kaget, z) bersemangat, a2) percaya diri, b2) tidak mau kalah, c2) terkejut (4) Komisif mengancam (5) Deklarasi : a) mengijinkan, b) memberi maaf, c) memutuskan, d) menerima maaf, f) memuji, dan g) menolak. Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam novel Ayah karya Andrea Hirata terdapat dalam 6 tindak tutur 1) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam menerima maaf. 2) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam memberi maaf. 3) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam menawarkan 4) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam memuji 5) Strategi realisasikesantunan berbahasa dalam memberi saran 6) Strategi realisasi kesantunan berbahasa dalam menyepakati. Realisasi keenam strategi tersebut dalam keenam maksim kesantunan berbahasa Leech : 1) Realisasi maksim kearifan 2) Realisasi maksim kedermawanan 3) Realisasi maksim pujian 4) Realisasi maksim kerendahan hati. 5) Realisasi maksim kesepakatan. 6) Realisasi maksim simpati.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15764/1/SPS_INDONESIA_1809057026_SRI%20MULYANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Konflik Batin Tokoh Utama dan Ketidakadilan Gender dalam Novel Pesantren Impian Karya Asma Nadia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15761/

Konflik Batin Tokoh Utama dan Ketidakadilan Gender dalam Novel Pesantren Impian Karya Asma Nadia

Sari, Ita Purnama

Peneliti ini bertujuan untuk Mendeskripsikan dan menjelaskan Konflik Batin Tokoh Utama dan Ketidakadilan Gender yang terdapat dalam novel Pesantren Impian karya Asma Nadia. kegiatan yang dilakukan adalah membaca, mencermati, menafsirkan dan menganalisis Novel Pesantren Impian. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif,dengan menggunakan teknik data analisis isi dan juga pada sumber kepustakan. Fokus penelitian ini adalah tinjauan konflik Batin Tokoh utama dan Ketidakadilan Gender dalam novel Pesantren Impian karya Asma Nadia dan berdasarkan focus penelitian ini, maka peneliti dapat merumuskan subfokus dalam konflik batin tokoh utama sebagai berikut : Depresi, Obsesi, Cemas, Takut, Tidak Aman,
Bersalah, Tidak Mampu, Frustasi, Marah, Sakit Hati, Tidak Puas, dan Perhatian. Ketidakadilan Gender seperti Marginalisasi, Subordinasi, Stereotipe, Kekerasan, dan Beban Kerja. Sumber data yang digunakan adalah Novel Pesantren Impian Karya Asma Nadia, instrumen penelitian ini di bantu dengan menggunakan daftar tabel analisis data. Hasil penelitian penggambaran Unsur intrinsik yang terdapat dalam novel antara lain tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang dan amanat. Terdapat Dua belas Koflik Batin Tokoh Utama yaitu Depresi, Obsesi, Cemas, Takut, Tidak Aman,
Bersalah, Tidak Mampu, Frustasi, Marah, Sakit Hati, Tidak Puas, dan Perhatian. Tetapi setelah dibaca dan analisis, hanya terdapat Tujuh Konflik Batin Tokoh Utama yaitu Cemas, Takut, Tidak Aman, Rasa Salah, Marah, Sakit Hati dan perhatian. Terdapat Lima Ketidakadilan Gender yaitu Marginalisasi, Subordinasi, Stereotipe, Kekerasan, dan Beban Kerja. Tetapi setelah dibaca dan analisis, hanya terdapat Dua Ketidakadilan Gender yaitu kekerasan dan beban kerja. Hasil analisis ditemukan dalam Konflik Batin Tokoh Utama dan Ketidakadilan Gender percakapan dan narasi. Penelitian ini diharap dapat bermanfaat bagi pembaca, khususnya mahasiswa dalam bidang sastra untuk mengetahui konflik batin tokoh utama dan ketidakadilan Gender pada novel serta dapat dijadikan masukan dan perbaikan untuk menunjang pengajaran dan pembelajaran sastra agar menambah wawasan belajar mengajar berjalan dengan baik serta dapat menghasilkan suatu hasil yang maksimal.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15761/1/SPS_INDONESIA_1809057016_ITA%20PURNAMA%20SARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Instrumen Evaluasi Berstandar Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas X.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15754/

Instrumen Evaluasi Berstandar Higher Order Thinking Skills
(HOTS) Pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas X.

Witdianti, Yeni

king Skills), relevansi aspek HOTS terhadap KD pelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2013 SMA, kesesuaian instrumen evaluasi dengan kriteria buku teks yang baik berdasarkan standar kelayakan bahasa versi BNSP, dan kesesuaian instrumen evaluasi aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) dengan perkembangan kognitif siswa dalam instrumen evaluasi pada buku teks Bahasa Indonesia SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi yaitu dengan cara mendeskripsikan aspek-aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang ada pada instrumen evaluasi buku teks bahasa
Indonesia SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai, Solo. Data pada penelitian ini adalah aspek HOTS yang terdapat dalam BTBI SMA kelas X meliputi kemampuan berpikir kreatif, berpikir kritis, problem solving, dan membuat keputusan. Data tersebut diambil dari instrumen evaluasi berbentuk tes esai sebanyak 60 butir tes esai. Teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis isi model Philip Mayring. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebaran aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada BTBI SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai belum merata. Berpikir kreatif sebanyak 55, 33%, berpikir kritis 70 %. Sedangkan aspek problem solving dan membuat keputusan di bawah 50%, yaitu aspek problem solving 35% dan aspek membuat keputusan 30%. Juga ditemukan instrumen evaluasi pada BTBI SMA kelas X yang belum berstandar HOTS sebanyak 28,33%. Adapun relevansi aspek HOTS terhadap KI dan KD Kurikulum 2013 SMA kelas X adalah sesuai. Kesesuaian aspek HOTS pada instrumen evaluasi yang ada dalam buku teks Bahasa Indonesia SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai terhadap kriteria buku teks yang baik versi BNSP aspek kebahasaan adalah juga sesuai. Instrumen evaluasi pada BTBI SMA kelas X terbitan Tiga Serangkai sudah sesuai dengan perkembangan kognitif siswa SMA kelas X yang rata-rata usianya sudah mencapai 15 tahun

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15754/1/SPS_INDONESIA_1709057045_YENI%20WITDIANTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

GIZI KLINIK KOMPREHENSIF Kajian Integratif Ilmu Gizi dan Islam

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15736/

GIZI KLINIK KOMPREHENSIF
Kajian Integratif Ilmu Gizi dan Islam

Leni Marlena, Leni

Al Qur’an itu datang dan diciptakan untuk umat manusia dari zaman dulu hingga masa
depan tanpa terkecuali. Adanya perkembangan ilmu gizi dari waktu ke waktu
merupakan hal yang tidak pernah lepas dari Al Qur’an sebagai pedoman. Bahkan kata
gizi tidak lain, lahir dari bahasa Arab, yang ia tidak mungkin pula berkembang kecuali
dari rahim para Ilmuan muslim.
Mata kuliah ini disusun untuk mencapai kompetensi utama seorang nurisionis dalam
bidang gizi klinik. Metode pembelajaran berupa ceramah, tutorial dan praktik langsung
pelaksanaan aushan gizi pada pasien dengan berbagai penyakit
Gizi Klinik Komprehenshif merupakan mata kuliah yang bersifat komprehenshif karena
berisi tata laksana gizi klinik untuk berbagai penyakit melalui proses Asuhan Gizi
Terstandar (PAGT) yang dikaji secara terintegrasi antara ilmu gizi dan kajian Islam.
Harapannya adalah mahasiswa mampu menerapkan aspek-aspek yang berhubungan
dengan penampilan, sikap dan perilaku sesuai dengan konsep Islam, serta sesuai peran,
fungsi dan kompetensi seorang nutrisionis.
Adapun capaian pembelajaran mata kuliah ini diantaranya adalah :
a. Mahasiswa mampu melakukan pengkajian gizi secara langsung kepada pasien
menggunakan berbagai metode ilmiah dengan menerapkan nilai ajaran Islam
1) Pengkajian antropometri
2) Pengkajian Asupan Makan
3) Pengkajian perilaku
b. Mahasiswa mampu menentukan masalah/diagnosa gizi individu
c. Mahasiswa mampu menyusun rencana intervensi yang tidak bertentangan dengan
prinsip-prinsip Islam
d. Mahasiswa mampu menyusun rencana monitoring dan evaluas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15736/1/Buku%20Ajar.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Unsafe Action pada Pekerja Lapangan PT. Adhi Karya (Persero) Tbk Proyek Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15741/

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Unsafe Action pada Pekerja Lapangan PT. Adhi Karya (Persero) Tbk Proyek Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Tahun 2017

Wicaksono, Aji Bayu

Unsafe action adalah segala tindakan menyimpang yang dapat menyebabkan terjadinya suatu kecelakaan kerja. Heinrich (1980) memperkirakan bahwa sekitar 85% kecelakaan kerja terjadi akibat unsafe action atau perilaku tidak aman yang dilakukan oleh pekerja. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan unsafe action pada pekerja lapangan PT. Adhi Karya (persero) Tbk Proyek Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Desain penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan instrumen wawancara menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekerja lapangan PT. Adhi Karya (persero) Tbk pada Proyek Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, berjumlah 688. Responden yang dijadikan sampel pada penelitian ini berjumlah 120. Analisi yang digunakan pada
penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Data dianalisis dengan uji statistik Chi Square.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara masa kerja dengan unsafe action dengan nilai Pvalue (0,000), pengetahuan dengan unsafe action dengan nilai Pvalue (0,046), pelatihan dengan unsafe action dengan nilai Pvalue (0,000) dan pemberian sanksi dengan unsafe action dengan nilai Pvalue (0,047), sedangkan tidak ada hubungan antara umur, pendidikan, sikap, ketersediaan APD dan pengawasan dengan unsafe action. Saran dari penelitian ini adalah lebih mengutamakan pekerja yang berpengalaman dalam bidangnya dan memiliki jam terbang tinggi dari pada pekerja baru, mengadakan sosialisasi atau pelatihan rutin untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja, serta pemberian sanksi yang tegas kepada para pekerja yang melanggar untuk mencegah terjadinya unsafe action terulang kembali.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15741/1/FIKES_KESMAS_1305015011_AJI%20BAYU%20WICAKSONO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Kebiasaan Jajan, Pola Makan, dan Pola Asuh Makan dengan Status Gizi Pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri Kereo 1 Kota Tangerang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15742/

Hubungan Kebiasaan Jajan, Pola Makan, dan Pola Asuh Makan dengan Status Gizi Pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri Kereo 1 Kota Tangerang Tahun 2018

Karina, Adis Nindia

Anak usia sekolah disebut juga periode intelektualitas, atau keserasian bersekolah, tumbuh kembang anak usia sekolah yang optimal antara lain dipengaruhi oleh jumlah dan kualitas asupan zat gizi yang diberikan dalam makanannya. Permasalahan status gizi anak sekolah yaitu kegemukan dan kekurangan gizi. Berdasarkan data Riskesdas 2013, pada anak sekolah usia 5- 12 tahun menunjukkan sebanyak 11,2% mengalami kurus dan 18,8% kegemukan serta Obesitas. Provinsi banten termasuk salah satu provinsi dengan prevalensi anak sekolah kurus dan sangat gemuk berada di atas prevalensi nasional tertinggi di Kota Tangerang (29,4%). Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan kebiasaan jajan, pola makan dan pola asuh makan dengan status gizi pada siswa di Sekolah Dasar Negeri Kereo 1 Kota Tangerang. Metode penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel adalah siswa kelas 5 dan kelas 6 sebanyak 69 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Analisis dilakukan dengan metode analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher Exact. Hasil Penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara Kebiasaan Jajan (p-value=0.704) dan Pola Makan (p-value=0.127) dengan Status Gizi di Sekolah Dasar Negeri Kereo 1. Adanya hubungan Pola Asuh Makan (p-value=0.012) dengan Status Gizi Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Kereo 1 Kota Tangerang Tahun 2018.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15742/1/FIKES_GIZI_%201405025004_%20ADIS%20NINDIA%20KARINA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Status Gizi, Asupan Makan, dan Kualitas Tidur, dengan Tekanan Darah pada Kelompok Usia >45 tahun di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15750/

Hubungan Status Gizi, Asupan Makan, dan Kualitas Tidur, dengan Tekanan Darah pada Kelompok Usia >45 tahun di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan

Agatha, Ropika

Hipertensi Merupakan Penyakit Yang Banyak Diderita Lansia, Dengan Prevalensi Yang Semakin Meningkat Setiap Tahunnya. Hipertensi Disebabkan Karena Status Gizi, Pola Makan Dan Kualitas Tidur Yang Kurang Efektif. Tujuan Penelitian Ini Untuk Mengetahui Hubungan Status Gizi, Asupan Makan Dan Kualitas Tidur, Dengan Tekanan Darah Pada Kelompok Usia >45 Tahun Di Posbindu Mawar Kelurahan Kebayoran Lama Selatan. Penelitian Ini Menggunakan Metode Cross
Sectional Dengan Sampel Sebanyak 47 Orang Yang Diambil Dengan Teknik Total Sampling. Data Berat Badan Dan Tinggi Badan Diambil Dengan Pengukuran Antropometri, Data Tekanan Darah Diambil Menggunakan Alat Sphymomano Meter , Data Pola Makan Diambil Dengan Metode Wawancara Menggunakan Form Semi Quantitatif Food Frequency Quesioner Dan Data Kualitas Tidur Diambil Menggunakan Kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (Psqi). Teknik Analisis Data Menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian Menunjukkan Responden Dengan Tekanan Darah Tinggi Sebanyak 72,7%. Kualitas Tidur Buruk Sebanyak 61,7%. Status Gizi Normal Sebanyak 44,7%. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Asupan Natrium Dan Kualitas Tidur Berhubungan Dengan Tekanan Darah (P<0,05). Sedangkan Status Gizi, Asupan Lemak, Dan Asupan Kalium Tidak Berhubungan Dengan Tekanan Darah (P>0,05). Berdasaran Penelitian Ini Maka Saran Yang Diberikan Yaitu Mengadakan Penyuluhan Mengenai Pola Makan Gizi Seimbang, Pemantauan Berat Badan Agar Status Gizi Tetap Terkontrol Dan Edukasi Mengenai Kesehatan Psikologis Yang Sering Dialami Pra Lansia Dan Lansia Seperti Cemas, Depresi Dan Gangguan Tidur.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15750/1/FIKES_GIZI_1505025133_ROPIKA%20AGATHA.pdf

Unduh!