Categories
Repo

Pengaruh Kompensasi Bonus, Leverage dan Profitabilitas terhadap Earning Management pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16434/

Pengaruh Kompensasi Bonus, Leverage dan Profitabilitas terhadap Earning Management pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

Marjani, Salsabila

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompensasi Bonus, Leverage dan Profitabilitas terhadap Earning Management pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Adapun variabel yang diteliti adalah kompensasi bonus, leverage dan profitabilitas sebagai variabel independen dan earning management sebagai variable dependen. Populasi dalam penelitian adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014-2018 sebanyak 47 perusahaan. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 6 perusahaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode telaah dokumen yaitu menelaah laporan keuangan yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia (BEI) (www.idx.co.id). Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi), uji hipotesis, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial variabel kompensasi bonus berpengaruh positif signifikan terhadap earning management hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05 dan leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap earning management hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05. Sedangkan profitabilitas tidak berpengaruhterhadap earning management dengan nilai signifikansi sebesar 0,06 > 0,05. Hasil uji F menunjukan bahwa secara simultan variabel kompensasi bonus, leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap earning management dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada nilai Adjusted R Square sebesar 0,344, hal ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan variabel kompensasi bonus, leverage dan profitabilitas untuk menjelaskan variasi pada variabel dependen earning management sebesar 34,4% sedangkan sisanya 65,6% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini seperti komite audit, audit eksternal, dan likuditas. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan menambahkan dan menguji variabel lain yang tidak berpengaruh pada penelitian ini dan diduga memiliki pengaruh terhadap earning management. Selain itu, diharapkan untuk memperluas periode dan objek penelitian untuk memberi gambaran lebih luas terkait objek yang diteliti. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16434/1/FEB_AKT_1602015168_SALSABILA%20MARJANI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pemeriksaan Pajak, Penagihan Pajak, dan Sanksi Pajak terhadap Penerimaan Pajak di KPP Jakarta Kebayoran Baru Tiga Tahun 2020

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16435/

Pengaruh Pemeriksaan Pajak, Penagihan Pajak, dan Sanksi Pajak terhadap Penerimaan Pajak di KPP Jakarta Kebayoran Baru Tiga Tahun 2020

Leoni, Fitri Junia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemeriksaan, penagihan, dan sanksi pajak terhadap penerimaan pajak. Sampel yang terpilih sebanyak 50 responnden dengan teknik survei menggunakan instrument kuesioner di wilayah KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Tiga.
Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis akuntansi, analisis statistik deskriptif, uji kualitas data, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Penelitian ini menggunakan SPSS Versi 26.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemeriksaan pajak secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung -0,510 < ttabel 1,678 dengan taraf signifikansi sebesar 0,613 > 0,05. Penagihan pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung 7,013 > ttabel 1,678 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sanksi pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung 2,415 > ttabel 1,678 dengan taraf signifikansi sebesar 0,020 < 0,05. Adapun secara simultan, menunjukkan bahwa variabel pemeriksaan pajak, penagihan pajak, dan sanksi pajak secara bersama-sama berpengaruh positif serta signifikan terhadap penerimaan pajak. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai Fhitungyaitu 51,722 > Ftabel 2,81 dengan tingkat nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sedangkan kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada nilai Adjusted R Square sebesar 75,6% variabel dependen penerimaan pajak dijelaskan oleh variabel independen pemeriksaan pajak, penagihan pajak, dan sanksi pajak, dan sisanya sebesar 24,4% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah sampel atau tempat penelitian, sehingga diperoleh hasil yang lebih akurat. Kemudian dapat menambah variabel lain yang mungkin dapat berpengaruh terhadap penerimaan pajak. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16435/1/FEB_AKT_1602015172_FITRI%20JUNIA%20LEONI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Audit Fee, Audit Tenure, dan Ukuran Perusahaan Klien terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Sektor Keuangan pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI 2015-2019)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16436/

Pengaruh Audit Fee, Audit Tenure, dan Ukuran Perusahaan Klien terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Sektor Keuangan pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI 2015-2019)

Pramono, Maulana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara audit fee, audit tenure dan ukuran perusahaan klien terhadap kualitas audit. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah audit fee, audit tenure dan ukuran perusahaan klien sebagai variabel independen dan kualitas audit sebagai variabel dependen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 data yang terdiri dari 12 perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2019 dan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor keuangan. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi logistik.
Hasil penelitian diperoleh berdasarkan pengolahan data menggunakan SPSS 20 dan menghasilkan persamaan regresi Logitka = -65,460 + 5,453 X1 + 0,560 X2 – 1,590 X3. Hasil pengujian menunjukan bahwa audit fee secara parsial berpengaruh positif terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,009 > 0,05. Audit tenure secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,513 < 0,05 dan ukuran perusahaan klien secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,077 > 0,05. Variabel audit fee, audit tenure, dan ukuran perusahaan klien secara simultan berpengaruh terhadap kualitas audit dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dilihat pada nilai Nagelkerke R Squaresebesar 0,882 atau 88,2% yang artinya 88,2% menunjukan derajat hubungan yang sangat kuat. Sedangkan sisanya 11,8% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memberikan beberapa saran bagi peneliti selanjutnya yaitu diharapkan dapat menggunakan variabel lain yang lebih erat kaitannya dengan kualitas audit dan meneliti sektor lain agar mendapatkan hasil yang lebih baik. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16436/1/FEB_AKT_1602015181_MAULANA%20PRAMONO.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Leverage, Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Kualitas Audit, Audit Fee, Ukuran Perusahaan, dan Umur Perusahaan Terhadap Tax Avoidance

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16437/

Pengaruh Leverage, Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Kualitas Audit, Audit Fee, Ukuran Perusahaan, dan Umur Perusahaan Terhadap Tax Avoidance

Febriyana C P, Fijri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage, likuiditas, pertumbuhan penjualan, kualitas audit, audit fee, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan terhadap tax avoidance pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Variabel independent yang digunakan dalam penelitian ini adalah leverage, likuiditas, pertumbuhan penjualan, kualitas audit, audit fee, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan. Sedangkan variable dependen dalam penelitian ini adalah tax avoidance yang diukur menggunakan ukuran cash effective tax rate (CETR). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 7 perusahaan yang ditentukan berdasarkan metode purposive sampling dengan 35 data observasi yang merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan tahun 2014-2018. Metode penelitian ini menggunakan metode eksplanasi dengan metode Analisa yang digunakan adalah Analisa regresi linear berganda.
Hasil penelitian menggunakan SPSS Versi 20 diperoleh persamaan regresi linear berganda CETR = 366,246 + 1,313X1 + 0,540X2 – 0,180X3 – 70,625X4 – 15,402X5 – 1,557X6 – 5,269X7. Hasil menunjukan bahwa rasio Leverage secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,020 < 0,05, Likuiditas secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0,05, Pertumbuhan Penjualan secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikanterhadap tax avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,276 > 0.05, Kualitas Audit secara parsial berpengaruh negatif secara signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,030 < 0.05, Audit Fee secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,270 > 0.05, Ukuran Perusahaan secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,906 > 0.05, Umur Listing Perusahaan secara parsial berpengaruh negative secara signifikan terhadap Tax Avoidance dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0.05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variable terikat dapat dilihat berdasarkan nilai Adjusted R Square (R2) sebesar 0,479 yang dapat disimpulkan bahwa kemampuan variabel independen (Rasio Leverage, Rasio Likuiditas, Pertumbuhan Penjualan, Kualitas Audit, Fee Audit, Ukuran Perusahaan, Umur List Perusahaan) unt uk menjelaskan variasi pada variabel dependen (Tax Avoidance) sebesar 47,9% sedangkan sisanya 52,1% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ini penulis memberikan beberapa saran bagi peneliti selanjutnya yaitu menambah sampel yang lebih banyak, memperluas variabel, memperpanjang rentang waktu, sehingga dapat memperkuat hasil kesimpulan yang telah dilakukan oleh penelitian-penelitian terdahulu. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16437/1/FEB_AKT_1602015190_FIJRI%20FEBRIYANA%20CP.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pajak, Mekanisme Bonus, Intangible Assets, dan Tunneling Incentive pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16438/

Pengaruh Pajak, Mekanisme Bonus, Intangible Assets, dan Tunneling Incentive pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018

Subrata, Bebby Bimantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pajak, mekanisme bonus, intangible assets, dan tunneling incentive pada keputusan transfer pricing perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel dalam penelitian ini adalah pajak (X1), mekanisme bonus (X2), intangible assets (X3), tunneling incentive (X4) dan transfer pricing (Y). Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 9 (sembilan) perusahaan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu menelusuri laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi tahun 2014-2018 melalui situs BEI (www.idx.co.id). Data diolah dengan menggunakan analisis akuntansi, analisis deskriptif, analisis regresi logistik, uji kelayakan model regresi, uji keseluruhan model regresi, uji koefisien determinasi model, dan omnibus test of model coefficient.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Pajak berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Kompensasi Bonus 0,041 < 0,05. Mekanisme Bonus tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilaisignifikansi Kompensasi Bonus 0,694 < 0,05. Intangible Assets berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Kompensasi Bonus 0,035 < 0,05. Tunneling Incentive tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Transfer Pricing, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Kompensasi Bonus 0,999 < 0,05. Hasil nilai Chisquare menunjukkan bahwa secara simultan variabel pajak, mekanisme bonus, intangible assets, dan tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat dalam penelitian ini dapat dilihat pada nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,750 hal ini berarti pajak, mekanisme bonus, intangible assets, dan tunneling incentive menjelaskan 75% sedangkan sisanya 25% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini seperti tingkat profitabilitas, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan variabel lainnya dan menggunakan sampel perusahaan lebih banyak sehingga memungkinkan hasilnya lebih baik dari penelitian ini dan memperoleh hasil yang lebih maksimal. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16438/2/FEB_AKT_1602019010_BEBBY%20BIMANTARA%20SUBRATA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kebijakan Dividen dan Risiko Sistematis terhadap Return Saham pada Perusahaan Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16407/

Pengaruh Kebijakan Dividen dan Risiko Sistematis terhadap Return Saham pada Perusahaan Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Fridayanti, Dina

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kebijakan Dividen dan Risiko Sistematis Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor infrastruktur, utilitas dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Pemilihan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Terdapat 8 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian, sehingga data penelitian berjumlah 40 data. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah telaah dokumen, data yang ditelaah adalah laporan keuangan tahunan (Annual Report), jurnal penelitian terdahulu dan literatur lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Penelitian ini diolah dengan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan Dividen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return Saham. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung = (4.763) > ttabel = (2.02619) nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05 sehingga H1 diterima. Variabel Risiko Sistematis berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return Saham. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung (2.108) > ttabel (2.02619) dan nilai signifikansi sebesar 0.042 < 0.05. sehingga H2 diterima. Hasil uji F menunjukkan bahwa Kebijakan Dividen dan Risiko Sistematis terhadap Return Saham berpengaruh secara simultan, hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai Fhitung (11.742) > Ftabel (3.25) dengan nilai signifikansi 0.000. karena nilai signifikansi (0.000 < 0.05) maka H3 diterima. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa R Square sebesar 0.388. Hal ini berarti kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen adalah sebesar 38,8%, sedangkan 61,2% dijelaskan oleh variabel independen lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16407/1/FEB_MNJ_1602025184_Dina%20Fridayanti.pdf Unduh!

Categories
Repo

“Pengaruh Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Industri Tekstil dan Garmen di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16423/

“Pengaruh Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Industri Tekstil dan Garmen di Indonesia

Maulana, Febby Mayustri

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap niai perusahaan.
Dalam penelitian ini digunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan industri tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI periode 2013-2018. Sampel penelitian ini dikosentrasikan pada 6 perusahaan, diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanasi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan (Annual Report) yang dipublis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengolahan dan analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan uji Chow dan uji Hausman.
Hasil penelitian menunjukkan struktur modal memiliki hubungan positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan pada nilai perusahaan. Sedangkan struktur modal dan ukuran perusahaan secara bersama-sama memiliki hubungan yang tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16423/1/FEB_MNJ_1602025232_Febby%20Mayustri%20Maulana.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Proses Rekrutmen dan Penempatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Huntsman Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16408/

Pengaruh Proses Rekrutmen dan Penempatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Huntsman Indonesia

Inayah, Inayah

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari setiap variabel
yang diteliti, yakni antara Proses Rekrutmen, Penempatan Kerja terhadap Kinerja
Karyawan. Penelitian ini menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian
ini adalah karyawan tetap PT Huntsman Indonesia selama empat bulan yang
berjumlah 90 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sampel jenuh
dengan sampel berjumlah 90 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data
menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik
pengolahan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji kualitas
data, analisis linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi, analisis
koefisien determinasi dan uji hipotesis. Kemudian data diproses menggunakan
analisis regresi linier berganda dengan diolah menggunakan SPSS 23. Hasil
penelitian dengan taraf signifikansi 5% menemukan bahwa: (1) Proses Rekrutmen
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, (2) Penempatan
Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, dan (3)
Proses Rekrutmen dan Penempatan Kerja secara bersama-sama berpengaruh dan
signifikan terhadap Kinerja Karyawan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16408/1/FEB_MNJ_1602025192_Inayah.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Jasa Keuangan Sub Sektor Perbankan yang Terdaftar di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16409/

Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Jasa Keuangan Sub Sektor Perbankan yang Terdaftar di Indonesia

Septy, Riga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Profitabilitas terhadap Ukuran Perusahaan pada perusahaan sektor jasa keuangan sub sektor perbankan yang terdaftar di indonesia tahun 2014-2017. Penelitian ini menggunakan metode eksplanasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor jasa keuangan sub sektor perbankan yang terdaftar di indonesia tahun 2014-2017. Terdapat 10 perusahaan dalam penelitian ini yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian selama 4 tahun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dokumentasi, dokumentasi merupakan pengumpulan data atau informasi yang terkait dalam penelitian ini seperti laporan keuangan yang telah dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia. Jurnal penelitian terdahulu dan literature lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi analisis manajemen keuangan, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, uji koefisien korelasi berganda, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Struktur Modal (DER) tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan (PBV). Hal ini mencerminkan jika Struktur Modal naik maka Nilai Perusahaan tidak akan naik. Selain itu, variabel Ukuran Perusahaan (Ln to Total Aset) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV). Hal ini menunjukkan bahwa jika Ukuran Perusahaan naik maka Nilai Perusahaan akan turun. Sedangkan, Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV). Hal ini menunjukkan bahwa jika Profitabilitas naik maka Nilai Perusahaan juga akan naik Sementara, hasil penelitian secara simultan juga menujukkan bahwa Struktur Modal (DER), Ukuran Perusahaan (Ln to Total Aset), dan Profitabilitas (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (PBV).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16409/1/FEB_MNJ_1602025201_Riga%20Septy.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja Langsung dan Biaya Overhead Pabrik terhadap Harga Pokok Produksi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2013-2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16410/

Pengaruh Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja Langsung dan Biaya Overhead Pabrik terhadap Harga Pokok Produksi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2013-2017

Suryaningtyas, Galuh Lestari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh Biaya Bahan Baku terhadap Harga Pokok Produksi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan minuman yang terdaftar di BEI 2013-2017, (2) Pengaruh Biaya Tenaga Kerja Langsung terhadap Harga Pokok Produksi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan minuman yang terdaftar di BEI 2013-2017, (3) Pengaruh Biaya Overhead Pabrik terhadap Harga Pokok Produksi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan minuman yang terdaftar di BEI 2013-2017, dan (4) Pengaruh Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja Langsung, dan Biaya Overhead Pabrik secara simultan terhadap Harga Pokok Produksi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan minuman yang terdaftar di BEI 2013-2017. Dalam penelitian ini Populasi penelitian adalah Bursa Efek Indonesia adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel yang terpilih sebanyak enam perusahaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan telaah dokumen, yaitu pengumpulan data dilakukan dengan menelaah laporan keuangan perusahaan tahunan. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis akuntansi, analisis statistik deskriptif, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefesien determinan R2 dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS versi 22.Hasil pengujian menunjukkan bahwa biaya bahan baku perusahaan berpengaruh signifikan terhadap harga pokok produksi dengan nilai signifikan sebesar (0,000 < 0.050). Biaya tenaga kerja langsung berpengaruh signifikan terhadap harga pokok produksi sebesar (0.819 > 0.050). Biaya overhead pabrik berpengaruh signifikan terhadap harga pokok produksi sebesar (0,000 < 0,050). Namun, tingkat signifikansi secara simultan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga pokok produksi (0,000 < 0.050). Berdasarkan penjelasan di atas penulis memberikan saran-saran bagi perusahaan dalam uji parsial, biaya tenaga kerja langsung berpengaruh negatif terhadap harga pokok produksi. Hal tersebut terjadi karena peningkatan biaya tenaga kerja langsung pada enam perusahaan rendah. Rendahnya tingkat biaya tenaga kerja langsung disebabkan oleh banyaknya jumlah tenaga kerja, yang dikarenakan lebih banyak mempergunakan mesin dalam proses produksinya. Agar perhitungan biaya-biaya yang dikeluarkan pada setiap proses produksi sebaiknya selalu dilakukan berkala melalui laporan Harga Pokok Produksi tersebut perusahaan dapat mengetahui seberapa besar pengaruh masing-masing biaya produksi yang dikeluarkan dalam periode tertentu. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16410/1/FEB_AKT_1402025055_GALUH%20LESTARI%20SURYANINGTYAS.pdf Unduh!