Categories
Repo

Implementasi Pendekatan Multikultural Dalam Pembelajaran Sebagai Upaya Penguatan Karakter dan Pencegahan Perilaku Konflik

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15858/

Implementasi Pendekatan Multikultural Dalam Pembelajaran Sebagai Upaya Penguatan Karakter dan Pencegahan Perilaku Konflik

Ruwiyarto, Marsahit

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendekatan multikultural di sekolah dasar Cinta Kasih Tzu Chi, mencakup (1) gambaran sekolah dasar Cinta Kasih Tzu Chi di kecamatan Cengkareng, (2) pandangan guru di sekolah dasar tentang multikultural sebagai pendekatan pembelajaran, (3) praktik pembelajaran pendekatan multikultural dan (4)pendekatan multikultural sebagai upaya penguatan karakter dan pencegahan perilaku konflik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan model Miles dan Huberman. Penelitian yang dilakukan pada saat dan setelah pengumpulan data yang dilakukan scara intraktif dan berlangsung sampai tuntas. Penelitian ini dilakukan di sekolah dasar Tzu Chi pada kelas V. Subjek penelitian ini adalah Kepala sekolah dan Guru kelas V. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi yang relevan dari informan terpercaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) gambaran sekolah dasar Cinta Kasih Tzu Chi di kecamatan Cengkareng merupakan sekolah dasar yang memiliki fasilitas baik serta memiliki keunikan seperti keberagaman guru dan keberagaman latarbelakang siswa (2) soft skill pendekatan multikultural sangat bagus sekali karena dalam proses pembelajaran peserta didik menjadi lebih saling menghargai, saling mengerti dan saling peduli terhadap peserta didik lainnya (3) praktik pembelajaran pendekatan multikultural seperti kerja kelompok, diskusi dan kerjasama, materi belajar yang berkaitan dengan tema multikultural, sikap adil guru terhadap semua peserta didik (4) pendekatan multikultural dapat menguatkan karakter peserta didik, mereka dapat menghargai perbedaan, toleransi, serta menghargai agama teman-temannya. Saling memahami keberagaman dapat saling menghargai dan menghormati antar sesama merupakan upaya pencegahan perilaku konflik.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15858/1/SPS_PENDAS_1609087011_MARSAHIT%20RUWIYARTO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Evaluasi Kebijakan Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar Wilayah II Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15859/

Evaluasi Kebijakan Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar Wilayah II Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan

Yusuf, Maulana

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pendidikan inklusif di Sekolah Dasar yang berada di Wilayah II Kecamatan Kebayoran Baru, mencakup (1) kesesuaian penyelenggaraan pendidikan inklusif dengan delapan Standar Nasional Pendidikan khususnya untuk pendidikan inklusif yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian, standar kompetensi guru dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan, (2) mendeskripsikan berbagai hambatan dalam pelaksanaan pendidikan inklusif, dan (3) solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala saat penyelenggaraan pendidikan inklusif. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan model Discrepancy (kesenjangan). Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar yang berada di Wilayah II Kecamatan Kebayoran Baru. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas 1-6, dan guru pembimbing khusus yang berada di Sekolah Dasar yang berada di Wilayah II Kecamatan Kebayoran Baru. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan kebijakan pendidikan inklusif di Sekolah Dasar yang berada di Wilayah II Kecamatan Kebayoran Baru belum sesuai dengan standar pelayanan minimal pendidikan inklusif, yang mencakup pada kedelapan Standar Nasional Pendidikan standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian, standar kompetensi guru dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan, dengan tingkat pencapaian 40.34% yang berada pada kategori kurang baik dan tingkat kesenjangan 59.66% (2) hambatan yang dihadapi adalah tidak adanya Guru Pembimbing Khusus (GPK) dan minimnya pemahaman guru reguler tentang pendidikan inklusif, sarana dan prasarana yang belum memadai bagi peserta didik berkebutuhan khusus, dan (3) solusi yang dapat dilakukan guna mengatasi kendala tersebut adalah menyediakan elaborasi, memberikan pelatihan-pelatihan bagi guru-guru regular tentang pendidikan inklusif, dan berkerjasama dengan pihak-pihak terkait agar dapat membantu pelaksanaan pendidikan inklusif.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15859/1/SPS_PENDAS_1609087012_MAULANA%20YUSUF.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Sikap, Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Mulut dan Pola Makan Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Siswa Kelas 3-5 di SDN Aren Jaya XVIII Bekasi Timur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15844/

Hubungan Sikap, Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Mulut dan Pola Makan Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Siswa Kelas 3-5 di SDN Aren Jaya XVIII Bekasi Timur

Zahara, Dessi Jamila

Karies Gigi Dapat Menimbulkan Gangguan Fungsi Mengunyah Sehingga Dapat Menyebabkan Terganggunya Penyerapan Dan Pencernaan Makanan. Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah Dipengaruhi Diantaranya Oleh Sikap Dan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Mulut Dan Pola Makan. Kota Bekasi Termasuk Salah Satu Kota Di Jawa Barat Yang Tinggi Angka Prevalensi Kasus Gigi Karies Dimana Di Dalamnya Membawahi 31 Puskesmas. Berdasarkan Survei Pendahuluan Ditemukan Kasus Karies Gigi Pada Anak 7-11 Tahun Yang Perlu Perawatan Gigi, Karies Gigi Terbesar Berada Di Puskesmas Aren Jaya Bekasi Timur Yang Mencapai 3.940 Kasus. Tujuan Dari Penelitian Ini Yaitu Untuk Mengetahui Hubungan Sikap, Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Mulut Dan Pola Makan Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Siswa Kelas 3-5 Di SDN Aren Jaya XVIII Bekasi Timur. Penelitian Ini Merupakan Penelitian Deskriptif Dengan Menggunakan Desain Penelitian Cross Sectional Dengan Jumlah Sampel 74 Murid Yang Diperoleh Dengan Teknik Random Sampling. Data Yang Diperoleh Dianalisis Dengan Menggunakan Statistik Uji Chi- Square Dengan Derajat Kemaknaan ( A = 0,05 ). Hasil Penelitian Menunjukkan Tidak Ada Hubungan Antara Sikap Kesehatan Gigi Dengan Karies Gigi (P- Value=0.422) Di Sekolah Dasar Negeri Aren Jaya XVIII Bekasi Timur. Adanya Hubungan Antara Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Mulut (P-Value=0.000) Dan Pola Makan (P-Value=0.000) Dengan Karies Gigi Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Aren Jaya XVIII Bekasi Timur.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15844/1/FIKES_GIZI_%201405025029_DESSI%20JAMILA%20ZAHARA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pelatihan TQM Sebagai Upaya Meningkatkan Standar Mutu Sekolah di SMA Muhammadiyah 5 Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15861/

Pelatihan TQM Sebagai Upaya Meningkatkan Standar Mutu Sekolah di
SMA Muhammadiyah 5 Jakarta

rahmanto, arifin

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15861/1/Artikel%20solma_arifin%2012-21.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Konsumsi Buah dan Sayur, Asupan Zat Gizi Makro dan Aktivitas Fisik Dengan Rasio LDL/HDL Orang Dewasa Di Poliklinik Jantung RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15845/

Hubungan Konsumsi Buah dan Sayur, Asupan Zat Gizi Makro dan Aktivitas Fisik Dengan Rasio LDL/HDL Orang Dewasa Di Poliklinik Jantung RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan

Pratama, Achmad Cipta

Penyakit Jantung Koroner merupakan penyakit Kardiovaskuler yang paling umum dikenal oleh masyarakat dunia. Penyakit Jantung Koroner bisa terjadi dikarenakan berbagai hal, salah satunya adalah rasio LDL / HDL yang tidak normal. LDL dan HDL merupakan komponen dari kolesterol yang merupakan komponen esensial dari setiap sel dan diperlukan oleh tubuh untuk melakukan banyak fungsi dasar. Rasio LDL / HDL dipengaruhi oleh beberapa hal seperti asupan zat gizi makro, asupan buah dan sayur hingga aktifitas fisik. Rasio LDL / HDL dapat diketahui dengan cara membandingkan hasil pemeriksaan laboratorium LDL dengan HDL. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional untuk mengetahui hubungan dari setiap variabel. Hasil penelitian ini menunjukan sebanyak 48,9% responden yang asupan buah dan sayurnya kurang dan 51,1% cukup. Diketahui sebanyak 25,6% responden memiliki asupan karbohidrat cukup dan 74,4% responden memiliki asupan karbohidrat berlebih. Diketahui sebanyak 62,2% responden memiliki asupan lemak cukup dan 37,8% berlebih. Diketahui sebanyak 6,7% responden memiliki asupan karbohidrat kurang, 72,2% cukup dan 21,1% berlebih. Diketahui sebanyak 18,9% responden memiliki aktifitas fisik ringan, 70% sedang dan 11,1% berat. Diketahui sebanyak 65,6% responden memiliki rasio LDL HDL normal dan 34,4% tidak normal.Pada penelitian ini, diketahui bahwa ada hubungan yang bermakna antara asupan buah dan sayur (p-value = 0,000), asupan lemak (p-value = 0,000) dan aktifitas fisik (p-value = 0,020) dengan rasio LDL/HDL. Tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan karbohidrat (p-value = 0,118) dan asupan protein (p-value = 0,182) dengan rasio LDL/HDL.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15845/1/FIKES_KESMAS_1305025001_ACHMAD%20CIPTA%20PRATAMA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Turnitin Effects of Self-Awareness and Sense of Belonging on Teachers’ Professionalism

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15864/

Turnitin Effects of Self-Awareness and Sense of Belonging on Teachers’ Professionalism

Kusumawati, Erna

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15864/1/Effects%20of%20Self-Awareness%20and%20Sense%20of%20Belonging%20on%20Teachers%27%20Professionalism.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kajian Literatur : Peranan Berbagai Jenis Polimer Sebagai Gelling Agent Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15829/

Kajian Literatur : Peranan Berbagai Jenis Polimer Sebagai Gelling Agent Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel

Agustiani, Faula Rohmatul Tri

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15829/1/Kajian%20Literatur_%20Peranan%20Berbagai%20Jenis%20Polimer%20Sebagai%20Gelling%20Agent%20Terhadap%20Sifat%20Fisik%20Sediaan%20Gel_unggah%20repository.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Asupan Energi dan Zat Gizi Makro serta Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Remaja di MTs Nahjul Huda Jakarta Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15830/

Hubungan Antara Asupan Energi dan Zat Gizi Makro serta Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Remaja di MTs Nahjul Huda Jakarta Barat

Oktaviana, Annisa Nur

Masalah Gizi Yang Paling Sering Terjadi Pada Remaja Adalah Malnutrisi, Baik Gizi Kurang Dan Perawakan Pendek Maupun Gizi Lebih Hingga Obesitas. Berdasarkan Hasil Riskesdas 2013 Diperoleh Angka Prevalensi Kurus Pada Remaja Umur 13 – 15 Tahun Secara Nasional Sebesar 11,1 Persen. Prevalensi Gemuk Pada Remaja Umur 13 – 15 Tahun Sebanyak 10.8 Persen. Di Mts Nahjul Huda Hasil Observasi Awal Banyak Siswa/I Yang Kelebihan Berat Badan Dan Selama Ini Belum Pernah Diadakan Pengukuran Asupan Gizi, Aktivitas Fisik Serta Status Gizi. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Hubungan Antara Asupan Energi Dan Zat Gizi Makro Serta Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Remaja Berusia 13 – 15 Tahun Di Mts Nahjul Huda Jakarta Barat, Pada Bulan Maret 2019. Penelitian Ini Menggunakan Pendekatan Cross – Sectional. Sampel Yang Diambil Berjumlah 51 Siswa/I Dengan Menggunakan Teknik Sampel Purposive Sampling. Analisis Data Terdiri Dari Analisis Univariat Dan Bivariat Dengan Menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Sebanyak 35,3% Siswa Yang Berstatus Gizi Normal Dan 64,7%, Siswa Mengalami Gizi Lebih. Hasil Uji Statistik Menunjukkan Ada Hubungan Bermakna Antara Asupan Energi ( P-Value = 0,000 ), Asupan Protein ( P-Value = 0,000 ), Asupan Lemak ( P-Value = 0,000 ), Asupan Karbohidrat ( P-Value = 0,000 ), Dan Aktivitas Fisik ( P-Value = 0,000 ) Dengan Status Gizi Remaja Di Mts Nahjul Huda Jakarta Barat Tahun 2019. Saran Yang Dapat Diberikan Adalah 1) Untuk Siswa : Diharapkan Para Siswa Dapat Mengikuti Anjuran Pedoman Gizi Seimbang Dan 2) Untuk Sekolah : Melakukan Pengukuran Status Gizi Siswa Dan Pemeriksaan Kesehatan Melalui Program Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15830/1/FIKES_GIZI_%201405025016_%20ANNISA%20NUR%20OKTAVIANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Sistem Pada Proses Pembuatan Tempe Di Industri Tempe Parung Bogor Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15831/

Analisis Sistem Pada Proses Pembuatan Tempe Di Industri Tempe Parung Bogor Tahun 2017

Haryanto, Verawaty

Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporus, Rh. oryzae, Rh.stolonifer (kapang roti), atau Rh. arrhizus. Sediaan fermentasi ini secara umum dikenal sebagai “ragi tempe”. Kapang yang tumbuh pada kedelai menghidrolisis senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna oleh manusia. Tempe kaya akan serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, serta uji laboratorium. Informan berjumlah 4 orang yan terdiri dari 1 orang pengelola industri dan 3 orang karyawan industri. Jumlah sampel uji laboratorium berjumlah 3 sampel yang terdiri dari tempe kemasan daun pisang, tempe kemasan plastik bening kiloan dan tempe kemasan plastik, slonjor untuk melihat kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar cemaran coliform, dan kadar cemaran salmonella sp. Hasil penelitian menunjukan dalam kebersihan karyawan ketiga informan tidak menggunakan pakaian kerja, dalam peralatan produksi masih ada peralatan yang berkarat, dan tempat penyimpanan tempe yang tidak bersih. Hasil uji laboratorium menunjukkan kadar air pada ketiga sampel tempe memiliki kadar air dari batas aman Standar kadar air pada tempe dengan batas maksimal 65, ketiga sampel tempe memiliki kadar abu melebihi dari batas aman standar kadar abu dengan batas maksimal yaitu maksimal 1,5, ketiga sampel tempe memiliki kadar lemak melebihi
dari batas aman standar kadar lemak dengan batas maksimal yaitu minimal 10, ketiga sampel tempe memiliki kadar protein dibawah dari batas aman standar kadar protein dengan batas maksimal yaitu minimal 16, pada tempe A jumlah kadar bakteri coliform 7,33 log CFU/ml, pada tempe B jumlah kadar bakteri coliform 8,04 log CFU/ml, pada tempe C jumlah kadar bakteri coliform 5,89 log CFU/ml standar kadar bakteri coliform dengan batas maksimal yaitu 1 log CFU/ml, tempe A jumlah kadar salmonella sp. 2,30 log CFU/ml, pada tempe B jumlah salmonella sp. 3,05 log CFU/ml, pada tempe C jumlah salmonella sp. 2,33 log CFU/ml, dengan batas maksimal menurut BSN yaitu 0 log CFU/ml standar kadar salmonella sp. dengan batas maksimal yaitu 0 log CFU/ml.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15831/1/FIKES_KESMAS_1305015154_VERAWANTY%20HARYANTO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa SMPN 1 Tajur Halang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15832/

Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa SMPN 1 Tajur Halang Tahun 2018

Lestari, Arum Indah

Pada Kelompok Umur ≥10 Tahun Terdapat 93,5% Dengan Kategori Kurang Mengonsumsi Sayur Dan Buah. Kurang Adanya Media Edukasi Gizi Untuk Menyebarluaskan Informasi Mengenai Sayur Dan Buah Menjadi Faktor Penyebabnya. Video Dan Food Model Merupakan Satu Diantara Media Edukasi Lainnya Yang Menggunakan Dua Indera Sekaligus, Indera Penglihatan Dan Indera Pendengaran. Tujuan Penelitian Ini Adalah Mengetahui Pengaruh Media (Video Dan Food Model) Terhadap Pengetahuan Gizi, Sikap, Dan Konsumsi Sayur Dan Buah. Penelitian Ini Dilaksanakan Pada Bulan Agustus Sampai Dengan September 2018 Dengan Sasaran Responden 70 Siswa Kelas IX Di Sekolah Menengah Pertama Negri 1 Tajur Halang, Bogor. Penelitian Ini Menggunakan Metode Penelitian Quasi Experiment Dengan Nonequivalent Control Group Design. Sedangkan Pembuatan Video Berdurasi ± 8 Menit Menggunakan Tahapan Pra-Produksi, Produksi Dan Pasca Produksi, Dengan Rancangan Video Versi IT. Analisis Data Yang Digunakan Adalah Uji Wilcoxon Dan Uji Paired Sample T-Test Untuk Melihat Perbedaan Sebelum Dan Sesudah Intervensi Antara Variabel Pengetahuan Gizi Dan Konsumsi Sayur Dan Buah. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Tidak Ada Perbedaan Rata-Rata Porsi Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Kelompok Kontrol Dan Kelompok Perlakuan (P Value>0,05). Namun, Pada Kelompok Intervensi Terdapat Perbedaan Rata-Rata Pengetahuan Gizi Pretest Dan Posttest (P=0,000), Dan Perbedaan Rata-Rata Sikap Pretest Dan Posttest Pada Dengan (P=0,000). Sedangkan Pada Kelompok Kontrol Tidak Terdapat Perbedaan Rata-Rata Pengetahuan Gizi Pretest Dan Posttest (P=0,888), Dan Perbedaan Rata-Rata Sikap Pretest Dan Posttest (P=0,686). Berdasarkan Hal Tersebut Disimpulkan Bahwa Ada Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Video Dan Food Model Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Sikap Pada Kelompok Intervensi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15832/1/FIKES_GIZI_%201405025017_%20ARUM%20INDAH%20LESTARI.pdf

Unduh!