Categories
Repo

Potensi Limbah Ikan dengan Campuran Sludge dari Kotoran Sapi sebagai Substrat Tambahan Biogas

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15817/

Potensi Limbah Ikan dengan Campuran Sludge dari Kotoran Sapi sebagai Substrat Tambahan Biogas

Tias, Putri Pangesti Siamining

Kegiatan pengolahan ikan selalu menghasilkan limbah karena yang diambil umumnya hanya dagingnya saja, sementara kepala, jeroan (isi perut), duri dan kulitnya dibuang begitu saja. Permasalahan ini tidak hanya berdampak bagi lingkungan namun juga akan berdampak langsung pada kesehatan manusia itu sendiri. Untuk itu perlu dirancang suatu upaya untuk meminimalisir permasalahan sampah dengan waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi, salah satunya yaitu dengan biogas. Limbah ikan kaya akan lemak dan dapat berfungsi sebagai substrat.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian (ekperimen) yaitu dengan mencampurkan limbah ikan dan sludge kotoran sapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi dari limbah ikan dengan campuran sludge dari kotoran sapi sebagai substrat tambahan biogas dengan komposisi yang berbeda pada tiap fermentornya (A perbandingan limbah ikan dan sludge kotoran
sapi 30:70, B 50:50 dan C 70:30). Fermentasi dilakukan selama 21 hari dan dilakukan pengukuran parameter fermentasi yaitu rasio C/N, suhu, dan pH, serta produksi gas metana. Hasil yang didapat ialah rasio C/N limbah ikan 9 dan sludge kotoran sapi 21; pH berkisar 6,34-8,16; produksi gas metana pada fermentor A hari ke-7 menghasilkan gas sebesar 4,40%, hari ke-14 sebesar 10,38%, hari ke-21 sebesar 21,94%, pada fermentor B hari ke-7 menghasilkan 4,32%, hari ke-14 sebesar 5,32%, hari ke-21 sebesar 12,65%, pada fermentor C pada hari ke-7 menghasilkan 1,49%, hari ke-14 sebesar 2,83% dan hari ke-21 sebesar 12,59%. Hasil menunjukkan bahwa fermentor A dengan perbandingan (30:70) memiliki potensi lebih baik untuk dijadikan sebagai bahan campuran dalam produksi biogas.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15817/1/FIKES_KESMAS_1305015121_PUTRI%20PANGESTI%20S.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar HB Untuk Remaja Putri Usia 15-17 Tahun di SMA„Pelita Tiga Rawamangun Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15818/

Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar HB Untuk Remaja Putri Usia 15-17 Tahun di SMA„Pelita Tiga Rawamangun Tahun 2018

Amalia, Ade

Anemia Merupakan Masalah Medis Yang Paling Sering Dijumpai Di Seluruh Dunia, Di Samping Sebagai Masalah Kesehatan Utama Masyarakat, Terutama Di Negara Berkembang. Tujuan Penelitian Untuk Menilai Pengaruh Mie Bayam Merah Terhadap Peningkatan Kadar Hb Untuk Remaja Usia 15-17 Tahun Di SMAS Pelita Tiga Rawamangun. Penelitian Ini Dilakukan Di SMA Pelita Tiga Rawamangun Dengan Melibatkan Siswa Putri Usia 15 – 17 Tahun Dengan Jumlah Sampel 30 Orang Yang Telah Dilakukan Skrinning Terlebih Dahulu. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Peningkatan Kadar Hemoglobin, Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Yaitu Pemberian Mie Bayam Merah, Asupan Zat Gizi Makro, Dan Asupan Zat Besi,. Jenis Penelitian Ini Adalah Kuasi Eksperimen Dengan Teknik Pengambilan Sampel Menggunakan Purposive Sampling. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Sebagian Besar Responden Memiliki Kadar Hemoglobin Yang Rendah Sebelum Diberikan Intervensi Dan Ada Peningkatan Kadar Hemoglobin Setelah Diberikan Intervensi, Terdapat Perbedaan Bermakna Antara Asupan Protein, Dan Asupan Fe Pada Responden Sebelum Dan Sesudah Pemberian Mie Bayam Merah.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15818/1/FIKES_GIZI_1405025001_ADE%20AMALIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Model Kesantunan Berbahasa Siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung Jakarta (Kajian Etnografi Komunikasi).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15800/

Model Kesantunan Berbahasa Siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung Jakarta (Kajian Etnografi Komunikasi).

Saputro, Muhammad Yusuf

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara mendalam tentang model kesantunan berbahasa siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung Jakarta, dengan melihat model kesantunan berbahasa yang dipergunakan siswa Tionghoa dalam bertutur. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Peneliti mengumpulkan data penelitian dengan metode pengumpulan data kepustakaan/dokumentasi, rekam, wawancara, observasi langsung, dan FGD dengan pakar bahasa dan kesantunan berbahasa. Pengolahan data menggunakan metode analisis, tabel analisis. Data penelitian ini berupa tuturan siswa dan guru baik secara lisan maupun tulisan. Pada tuturan tersebut, diperoleh hasil penerapan sepuluh kesantunan Leech (2014), yaitu generosity maxim 5,3%, tact maxim 12,4%, approbation maxim 6,2%, modesty maxim 0,9%, obligation S to O maxim 18,6%, obligation O to S maxim 8,8%, agreement maxim 19,5%, opinion reticence maxim 20,4%, sympathy maxim 5,3%, dan feeling reticence maxim 2,7%. Berdasarkan hasil tersebut model kesantunan berbahasa siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung didominasi oleh opinion reticence maxim, agreement maxim, dan obligation S to O maxim. Petanda gramatikal yang digunakan dalam petuturan pun memiliki karakteristik yang khas pada setiap maksimnya. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa khususnya pada pemilihan diksi dalam keterampilan menulis dan berbicara. Dapat pula diimplikasikan dalam pembelajaran sastra khususnya menulis drama dan prosa. Pada percakapan-percakapan antartokoh dalam teks sastra tersebut dapat dimasukkan maksim-maksim kesantunan berbahasa yang dapat membentuk karakter siswa.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15800/1/SPS_INDONESIA_1809057080_MUHAMMAD%20YUSUF%20SAPUTRO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Perbandingan Kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa Antara Menggunakan Media Papan Pintar Multifungsi Dan Media Powerpoint: Penelitian mix method pada SD Al-Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15819/

Perbandingan Kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa Antara Menggunakan Media Papan Pintar Multifungsi Dan Media Powerpoint: Penelitian mix method pada SD Al-Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi

Wijayati, Eko Sri

Tesis ini bertujuan untuk merancang rencana pembelajaran yang efektif
meningkatkan kemampuan HOTS siswa dengan menggunakan media papan pintar
multifungsi serta membandingkannya dengan kelas yang menggunakan media powerpoint, di kelas 6 SD Al-Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi. Hipotesis penelitian ini adalah Peningkatan kemampuan HOTS siswa yang melakukan pembelajaran IPA dengan menggunakan media papan pintar multifungsi lebih tinggi dibandingkan dengan yang melakukan pembelajaran IPA dengan menggunakan media powerpoint. Penelitian dilakukan dengan populasi siswa SD Al-Azhar Syifa Budi Cibubur-Cileungsi sampel untuk design research ditentukan dengan teknik non probability sampling (non random sampling) yaitu dengan cara purposive sampling Untuk eksperimen sampel ditentukan dengan teknik Probability sampling (random sampling) yitu dengan dengan cara cluster sampling. Metode yang digunakan adalah gabungan design research dengan quasi eksperimental design desain penelitian Pre test-post test control grup design. Pengumpulan data menggunakan soal pre test dan post test, skala likert, lembar observasi dan wawancara. Independent Sample t-test dengan bantuan program SPSS 21 digunakan untuk menganalisis pre test kedua kelas, hasilnya nilai signifikansi (2-tailed) 0,973. Hasil terhadap gain diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0,000. t-test sample related digunakan untuk menguji pre test dan post test, hasil uji untuk kelas eksperimen nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 dan kelas kontrol nilai signifikansi (2-tailed) 0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Rancangan pembelajaran berbantuan papan pintar multifungsi yang digunakan dalam penelitian ini dapat lebih baik meningkatkan keseluruhan aspek kemampuan HOTS siswa dibandingkan dengan pembelajaran berbantuan media powerpoint. Siswa dapat terlibat aktif dalam pembelajaran. Pemilihan media yang tepat menjadi sebuah langkah startegis yang menentukan keberhasilan suatu rancangan pembelajaran berbasis HOTS

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15819/1/SPS_PENDAS_1609087005_EKO%20SRI%20WIJAYATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15801/

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

Nurkhaledazia, Nurkhaledazia

Kinerja merupakan hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau ke-lompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung ja-wab masine-masing dalam rangka upaya mencapai tujuan oreanisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kinerja Pegawai di RSUD Pasar Minggu tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional melalui pengisian kuesioner yang langsung diisi oleh kar-yawan di RSUD Pasar Minggu dihadapan peneliti. Penelitian ini dilakukan di RSUD Pasar Minggu jarkata tahun 2017 dengan jumlah sampel 100 orang pega-wai. Hasil menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara kinerja dengan kompensasi (p Value 0.497), tidak ada hubungan yang signifikan antara kinerja dengan motivasi (p Value 1.000), hasil menunjukan ada hubungan yang signifikan antara kinerja dengan kepuasan kerja di RSUD pasar minggu (p Value 0.049). Saran dari hasil penelitian ini maka peneliti menyarankan kepada pihak manajemen rumah sakit untuk terus mempertahankan tingkat kepuasan karyawan yang sudah tinggi dan meningkatkan motivasi karyawan, kesempatan yang lebih luas bagi karyawan untuk terus berkembang dan mendapat peluang yang lebih terbuka untuk promosi. Memperbaiki kondisi kerja rumah sakit agar karyawan merasa aman dan nyaman dalam bekerja.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15801/1/FIKES_KESMAS_1305015111_NURKHALEDAZIA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Kepatuhan Diet, Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan Puskkesmas Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15820/

Hubungan Kepatuhan Diet, Aktivitas Fisik dan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan Puskkesmas Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Tahun 2018

Rochmah, Ainoer

Pengendalian kadar gula darah adalah hal utama bagi penderita DM salah satunya dengan terapi diet/nutrisi. Terapi diet yang benar didasari dari aktivitas fisik dan status gizi pasien menggunakan indeks massa tubuh. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif, sampel sebanyak 83 pasien yang mempunyai riwayat diabetes melitus dan sudah pernah melalukan konseling gizi pasien diatas 40 tahun. penelitian ini menggunakan tekhnik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini diperoleh jenis kelamin perempuan sebanyak 69,9% yang mempunyai kadar gula darah tidak terkontrol 62,7%, ketidakpatuhan diet 75,9%, aktivitas fisik ringan 53,0% dan indeks massa tubuh obesitas (25,3%) + overweight (24,1%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara kepatuhan diet (p value = 0,000) dan tidak adanya hubungan antara aktivitas fisik (p value 0,650) dan indeks massa tubuh (p value = 1,000).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15820/1/FIKES_GIZI_%201405025005%20_%20AINOER%20ROCHMAH.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Higiene dan Sanitasi Penyelenggaraan Makanan di Pesantren Yatim Assa’adah Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15785/

Higiene dan Sanitasi Penyelenggaraan Makanan di Pesantren Yatim Assa’adah Jakarta Selatan Tahun 2017

Gandini, Gazella Dwiga

Higiene sanitasi makanan merupakan upaya mengendalikan kejadian keracunan atau gangguan akibat makanan sehingga makanan yang akan dikonsumsi lebih terjamin keamanannya, guna mewujudkan cita-cita membentuk generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas, perlu diperhatikan perbaikan gizinya sejak dini. Pesantren dituntut untuk menyediakan sajian makanan dalam jumlah banyak untuk para santri dan gurunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran higiene dan sanitasi penyelenggaraan makanan di Pesantren Yatim Assa’adah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terstruktur. Penelitian dilakukan di Pesantren Yatim Assa’adah Jakarta Selatan pada bulan Oktober hingga November 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa higiene sanitasi penyelenggaraan makanan di Pesantren Yatim Assa’adah tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan PERMENKES No. 1096/ 2011. Dari kesimpulan akhir tersebut, masih terdapat hambatan yang ditemukan seperti lemari terbuka untuk menyimpan peralatan, kurangnya penyediaan sabun pembersih, pesantren tidak menyediakan APD untuk penjamah makanan, aliran air dapur sering mati karena terhubung dengan saluran air asrama, porsi makanan yang kurang mencukupi untuk jumlah santri dan guru, kurang layaknya penyajian nasi saat sarapan, serta kurangnya disiplin santri dalam penggunaan maupun penyimpanan peralatan dan menjaga kebersihan dengan membuang sampah dengan benar. Sehingga pesantren perlu menyiapkan anggaran untuk penyediaan APD, mengatur ulang jadwal memasak, menyediakan sabun khusus cuci tangan, melakukan monitoring proses penyelenggaraan makanan, dan menghimbau serta memberikan arahan untuk keluarga besar pesantren agar meningkatkan kedisiplinan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15785/1/FIKES_KESMAS_1305015054_GAZELLA%20DWIGA%20GANDINI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Higiene Perorangan dan Sanitasi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Demam Tifoid Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Bhakti Asih Kota Tangerang Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15786/

Hubungan Higiene Perorangan dan Sanitasi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Demam Tifoid Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Bhakti Asih Kota Tangerang Tahun 2017

Lidiawati, Lidiawati

Demam tifoid adalah penyakit infeksi usus menyerang saluran cerna, yang disebabkan oleh kuman salmonella typhi. Penyakit ini menyerang diseluruh negara dan lebih banyak pada negara berkembang, demam tifoid erat kaitannya dengan sanitasi perumahan yang jelek dan higiene perorangan yang buruk. Demam tifoid di Kota Tangerang paling banyak ditemukan dibagian rawat inap rumah sakit. Menurut data rumah sakit bhakti asih penyakit demam tifoid menjadi angka ke 3 dalam pola penyakit terbanyak dibagian rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan higiene perorangan dan sanitasi lingkungan fisik rumah dengan kejadian demam tifoid di Rumah Sakit Bhakti Asih Kota Tangerang tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian kasus kontrol. Populasi kasus dari penelitian ini adalah semua penderita demam tifoid yang melakukan rawat inap pada bulan mei-juli 2017 berdasarkan rekam medik Rumah Sakit Bhakti Asih. Populasi kontrol bukanlah penderita tifoid (penderita diare) yang melakukan rawat inap pada bulan Mei-Juli 2017 berdasarkan rekam medik Rumah Sakit Bhakti Asih. Sampel dari penelitian ini yaitu 34 kasus dan 34 kontrol. Tehnik pengambilan sampel yang dilakukan adalah quota sampling. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil melalui kuesioner, dan lembar observasi menggunakan alat bantu rollmeter. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara kebiasaan mencuci tangan sebelum makan(Pvalue 0,015) (OR=3,833), kebiasaan mencuci tangan setelah buang air besar (Pvalue 0,010) (OR=4,667), kebiasaan jajan diluar rumah (Pvalue 0,006) (OR=4,886), sarana pembuangan tinja (Pvalue 0,014) (OR=3968), dan sarana tempat sampah (Pvalue 0,027) (OR=3,429). Dan tidak ada hubungan antara sumber air (Pvalue 0,104), jenis kelamin (Pvalue 0,222), umur (Pvalue 0,752), dan pendidikan (Pvalue 1,000). Saran yang dapat diambil dari penelitian ini ialah masyakarat diharapkan menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, untuk pihak RS memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang demam tifoid.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15786/1/FIKES_KESMAS_1305015077_LIDIAWATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Sanitasi Sekolah SMP Negeri (SMPN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS N) di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15787/

Gambaran Sanitasi Sekolah SMP Negeri (SMPN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS N) di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018

Riyantara, Respati

Sanitasi Adalah Upaya Kesehatan Dengan Cara Melindungi Dan Memelihara Lingkungan Dari Subjeknya. Sekolah Merupakan Tempat Berkumpulnya Warga Sekolah Untuk Suatu Kegiatan Atau Aktivitas Tertentu. Banyaknya Kegiatan Yang Dilakukan Membuat Ancaman Penularan Penyakit Apabila Kebersihan Sekolah Tidak Dikelola Dengan Baik. Selain Itu Perbedaan Pengelolaan Kebersihan Sekolah Negeri Dengan Madrasah Masih Belum Diketahui Secara Detail. Berdasarkan Uraian Diatas Penelitian Ini Dilakukan Untuk Mengetahui Gambaran Kondisi Sanitasi Sekolah Antara SMP Negeri Dengan Mts Negeri Di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018. Komponen Yang Dilihat Adalah Lokasi, Bangunan, Ruangan, Fasilitas Sanitasi, Dan Halaman. Dalam Penelitian Ini, Metodologi Yang Digunakan Adalah Kualitatif Dengan Teknik Pengumpulan Data Dari Observasi Dan Wawancara Mendalam. Informan Penelitian Berjumlah 12 Orang Berdasarkan Teknik Purposive Sampling, Yaitu Kepala Sekolah / Wakil, TU, Guru, Petugas Kebersihan Dan Siswa. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Hanya Mts Negeri 1 Yang Bebas Dari Kerawanan Banjir, Namun Masih Terdapat Genangan Saat Hujan Deras, SMP Negeri 141 Mengalami Kebebasan Dari Banjir Saat 2 Tahun Terakhir Ini. Pada Kondisi Banggunan Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Ruang Kelas Hanya SMPN Negeri 141 Yang Memiliki Kriteria Ruangan Kelas Yang Ditentukan. Pada Ruang UKS Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Ruang Kantin Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Sarana Air Bersih Yang Memenuhi Syarat Secara Fisik Adalah Mts Negeri 1. Pada Proporsi Toilet Maupun Keadaan Kebersihan Toilet Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 Dan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006 Dan Kurangnya Fasilitas Sanitasi Pada Toilet. Pada CTPS Yang Tersedia Yang Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 3 Tahun 2014 Adalah SMP Negeri 141 Dengan Ketersediaan Air Bersih, Bak Penampungan Limbah Dan Sabun. Pada Sarana Pembuangan Sampah Kedua Sekolah Belum Memenuhi Syarat Ketentuan Jarak Berdasarkan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Saluran SPAL Yang Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006 Adalah SMP Negeri 141 Dengan Saluran Yang Lancar Dan Tertutup. Pada Kondisi Halaman Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Yang Ada Secara Keseluruhan. Pada Kebebasan Jentik Nyamuk Kedua Sekolah Terbebas Dari Jentik Nyamuk Dan Menjalin Kerjasama Dengan Pihak Puskesmas.
Kondisi Sanitasi Sekolah Pada SMP N 141 Maupun Mts N 1 Belum Memenuhi Ketentuan Dengan Berbagai Permasalahan Pada Masing – Masing Sekolah. Pada Keadaan Dinding Dibutuhkannya Adanya Sosialisasi Kepada Siswa Agar Tidak Mencoret Tembok Serta Memperbaiki Keadaan Lantai Yang Rusak. Terkait Persyaratan Ruang Dilengkapi Dengan Sarana Yang Memadai. Selain Itu Ketersediaan Fasilitas Sanitasi Yang Dibutuhkan Pada Toilet Perlu Disediakannya Sabun Dan Tempat Sampah Yang Memadai.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15787/1/FIKES_GIZI_%201405015123_%20RESPATI%20RIYANTARA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Di Wilayah Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) Puskesmas Kelurahan Utan Kayu Utara Jakarta Timur Tahun 2017.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15788/

Faktor-Faktor Yang berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Di Wilayah Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) Puskesmas Kelurahan Utan Kayu Utara Jakarta Timur Tahun 2017.

Syahputra, Muhammad Dwi

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan upaya pemeliharaan kesehatan bagi diri sendiri dan keluarga. Beberapa penelitian menunjukkan tingkat PHBS di Indonesia masih rendah, terutama di daerah kumuh. Penilitian ini bertujuan untuk Mengetahui Gambaran faktor faktor yang berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di wilayah program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) Puskesmas Kelurahan Utan kayu Utara Jakarta Timur.Desain penelitian adalah kuantitatif Deskriptif dengan metode cross sectional. Sampel adalah 113 keluarga yang dipilih dengan teknik kluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan 59,3% responden berperilaku baik dan 40,7% berperilaku tidak baik di puskesmas kelurahan utan kayu utara. Penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (Pvalue : 0.000),sikap (Pvalue : 0.002) terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) (p<0.05, α=0.05). Penelitian ini dapat menjadi masukan dalam menyusun program yang berkaitan dengan Perilaku hidup bersih dan sehat dengan mengedepankan upaya preventif dan promotif. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15788/1/FIKES_KESMAS_1305015095_MUHAMMAD%20DWI%20SYAHPUTRA.pdf Unduh!