Categories
Repo

Analisis Implementasi Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Puskesmas Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues Aceh Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16938/

Analisis Implementasi Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Puskesmas Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues Aceh Tahun 2019

Dewi, Cut Oktaviani

PKPR adalah pelayanan kesehatan yang ditujukan dan dijangkau oleh remaja, menyenangkan, menerima remaja dengan tangan terbuka, menghargai remaja, menjaga kerahasiaan, peka akan kebutuhan terkait dengan kesehatannya, serta efektif dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Tujuan Penelitian untuk mengetahui analisis implementasi program PKPR di puskesmas Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues Aceh Tahun 2019. Jenis Penelitian ini yaitu kualitatif untuk mengetahui kondisi tentang apa yang sebenarnya terjadi menurut apa adanya di lapangan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yaitu 3 sampel dari puskesmas dan 3 sampel dari luar puskesmas. Teknik Sampel yang digunakan yaitu Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan Puskesmas Rikit Gaib belum melaksanakan semua kegiatan yang terdapat di Matriks Aksi SN PKPR, tapi sudah mengupayakan kegiatan agar hasil SN PKPR di wilayah kerjanya berjalan dengan maksimal. Skor pelaksanaan matriks aksi pemenuhan SN PKPR di Puskesmas Rikit Gaib, yaitu 23. Hasil tersebut berarti Puskesmas Rikit Gaib interpretasi tingkat pemenuhan SN-PKPR termasuk kategori optimal karena mencapai 62% (kuning).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16938/1/FIKES_KESMAS_1505015022_CUT%20OKTAVIANI%20DEWI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

PERBEDAAN PENGARUH AIR KURMA DAN SPORT DRINK TERHADAP STATUS HIDRASI PASCA LATIHAN PADA SISWA PENDIDIKAN SEPAK BOLA

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16935/

PERBEDAAN PENGARUH AIR KURMA DAN SPORT DRINK
TERHADAP STATUS HIDRASI PASCA LATIHAN
PADA SISWA PENDIDIKAN SEPAK BOLA

Luthfiana Nurkusuma Ningtyas, Luthfiana Nurkusuma Ningtyas

Latar belakang: Sepak bola adalah olahraga ketahanan yang memiliki intensitas tinggi
yang mengakibatkan para pemainya sering mengalami kelelahan yang disebebakan oleh
dehidrasi. Air Kurma dan sport drink mengandung glukosa dan mineral yang dapat
mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh dan dapat meningkatkan kinerja bagi pemain
sepak bola.
Metode: Jenis penelitian ini adalah True-Exsperimental dengan The randomized pretestposttest
control group design. Penelitian dilakukan di Pendidikan Sepak Bola Bonansa
UNS Solo Jawa Tengah, pada bulan April 2017. Subjek penelitian ini adalah 33 pemain
sepak bola remaja putra. Variabel bebas (independent) yaitu pemberian air kurma dan
sport drink dan variabel terikat (dependent) yaitu status hidrasi. Data asupan cairan akan
diambil dengan cara wawancara langsung. Status Hidrasi adalah suatu kondisi yang
menggambarkan keseimbangan cairan dalam tubuh atlet yang dapat diketahui dengan
cara pemeriksaan berat jenis urin menggunakan reagent strip. Subjek diminta untuk
mengumpulkan urinnya setelah latihan selama selama 60 menit. Analisis data dilakukan
menggunakan program komputer SPSS 21, for windows, dengan uji Wilcoxon dan
Kruskal Walis.
Hasil : Ada perbedaaan status hidrasi antara pre-post pemberian air kurma p=0,006
(p<0,05). Ada perbedaaan status hidrasi antara pre-post pemberian sport drink p=0,004 (p<0,05) dan tidak ada perbedaan status hidrasi antara yang diberi air kurma dan sport drink p=0,066 (p>0,05).
Simpulan: Air kurma dapat menggantikan sport drink sebagai minuman rehidrasi
KATA KUNCI: Hidrasi; cairan; sepak bola; remaja

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16935/1/TESIS%20LUTHFIANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Tekanan Panas Dengan Kejadian Heat Strain Pada Pekerja Pabrik Kerupuk Di Wilayah Kotamadya Jakarta Barat Tahun 2020

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16932/

Hubungan Tekanan Panas Dengan Kejadian Heat Strain Pada Pekerja Pabrik Kerupuk Di Wilayah Kotamadya Jakarta Barat Tahun 2020

Rini, Lia Candra

Tekanan panas merupakan kumpulan panas yang berasal dari faktor lingkungan (suhu udara), faktor individu (umur, jenis kelamin, status obesitas, status hidrasi, status aklimatisasi, status kesehatan, dan pakaian kerja ) serta aktivitas fisik (beban kerja) yang dapat mengeluarkan panas. Seseorang yang terkena paparan panas dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan kejadian heat strain. Heat strain merupakan respon tubuh terhadap tekanan panas yang diterima oleh seseorang. Suhu rata-rata di tiga Pabrik Kerupuk Wilayah Kotamadya Jakarta Barat tertinggi mencapai 33,6⁰C, dimana NAB suhu iklim kerja panas hanya mencapai 26,7⁰C. Sehingga, kondisi tersebut dapat mengganggu kenyamanan pekerja dan meningkatkan gejala akibat paparan panas. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui hubungan tekanan panas dengan kejadian heat srain pada pekerja pabrik kerupuk di Wilayah Kotamadya Jakarta Barat tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Data yang digunakan adalah data primer dengan melakukan pengukuran langsung menggunakan alat ukur dan kuesioner pada pekerja Pabrik Kerupuk di Wilayah Kotamadya Jakarta Barat dengan jumlah sampel 70 responden serta teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan menggunakan chi square. Hasil penelitian menujukkan terdapat hubungan antara umur (Pvalue = 0,005), status hidrasi (Pvalue = 0,000), status aklimatisasi (Pvalue = 0,001), dan tekanan panas (Pvalue = 0,026) dengan kejadian heat strain, sedangkan status obesitas (Pvalue = 0,198) dan beban kerja (Pvalue = 0,143) tidak ada hubungan dengan kejadian heat strain. Dengan demikian, pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tekanan panas dengan kejadian heat strain pada pekerja pabrik kerupuk di Wilayah Kotamadya Jakarta Barat tahun 2020.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16932/1/FIKES_KM_1605015205_LIA%20CANDRA%20RINI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Implementasi Pengelolaan Persediaan Obat Di Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2019

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16931/

Implementasi Pengelolaan Persediaan Obat Di Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2019

Pratiwi, Endah Dyan

Perkembangan industri dibidang jasa kesehatan saat ini menjadi perhatian pemerintah, hal ini terlihat dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat yaitu dengan menyediakan rumah sakit. Dimana setiap rumah sakit harus mampu meningkatkan mutu disetiap pelayanan salah satunya pada manajemen logistik, yang merupakan suatu kegiatan yang terdiri dari proses perencanaan sampai dengan evaluasi yang saling bersangkutan satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen pengelolaan persediaan obat di Gudang Farmasi RSUD Kota Tangerang Selatan. yang didasarkan pada konsep teori yang diajurkan oleh Departement Kesehatan RI melalui Permenkes No 72 Tahun 2016 yang mengatur tentang Standar Pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit. Dalam penelitian ini, peneliti melihat manajemen pengelolaan Persediaan Obat dilihat dengan menggunakan konsep berpikir input, process dan Output. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh dari hasil obervasi langsung dan wawancara mendalam sedangkan data sekunder diperoleh dari telaah dokumen. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala Instalasi Farmasi, Koord.Gudang Farmasi, dan Petugas Gudang Farmasi RSUD Kota Tangerang Selatan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pengelolaan persediaan obat digudang farmasi RSU Kota Tangerang Selatan sudah efektif, akan tetapi masih terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kekosongan obat. Hal ini dikarenakan masih terdapat beberapa faktor seperti Input (SDM yang masih kurang dan sarana & prasarana terkait gudang ), Proses (ketersediaan barang yang ada pada distributor kosong, keterlambatan datang barang yang dipesan, kelalaian pada distributor saat mengirim barang tidak melampirkan surat pesanan, penyimpanan belum menyesuaikan berdasarkan abjad, kurangnya petugas logistik saat melakukan pendistribusian barang, pencatatan dan pelaporan masih dilakukan secara manual dan sistem sehingga membuat petugas sedikit rumit serta jaringan internet yang kurang mendukung), Output(sudah sesuai dengan kebutuhan). Diharapkan untuk petugas, kepala instalasi serta manajemen Rumah Sakit dapat lebih memperhatikan terkait dengan sistem pengelolaan persediaan obat yang terdiri dari input,proses,dan output di gudang Farmasi rsu kota tangerang selatan, agar tidak lagi ada hambatan yang terjadi yang dapat menimbulkan kerugian bagi rumah sakit

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16931/1/FIKES_KM_1605015209_ENDAH%20DYAN%20PRATIWI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Karakteristik Budaya Keselamatan di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Tangerang Selatan Tahun 2020

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16930/

Analisis Karakteristik Budaya Keselamatan di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Tangerang Selatan Tahun 2020

Hutomo, Ibnu Afrianto

Karakteristik budaya keselamatan sebagai strategi untuk menumbuh-kembangka budaya keselamatan mencakup sikap dan perilaku yang terstruktur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik budaya keselamatan tahun 2020 dan untuk menganalisis kaji budaya keselamatan tahun 2019 yaitu dari karakteristik 1 sampai dengan karakteristik 5 karakterisitik 1 yaitu keselamatan sebagai nilai yang diakui dan dipahami, Karakterisitik 2 yaitu kepemimpinan dalam keselamatan terlihat dengan jelas, Karakterisitik 3 yaitu Akuntanbilitas dalam keselamatan terdefinisi dengan jelas, Karakterisitik 4 yaitu keselamatan terintegrasi dalam setiap kegiatan, dalam proses keselamatan terintegrasi dalam setiap kegiatan, Karakterisitik 5 yaitu keselamatan berkembang dari proses pembelajaran. Metodologi penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini terdapat 14 informan. Penelitian ini dilakukan di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif, BATAN Tangerang Selatan Tahun 2020. Instrument yang digunakan yaitu dengan pedoman wawancara terstruktur dengan mengunakan telepon dan observasi, dengan analisis data menggunakan reduksi data dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Dengan Hasil Karakteristik 1 sampai dengan 5 sudah cukup baik dalam hal ini dalam proses pelaksanannya telah dilakukan dengan baik yang ditandai dengan tidak terdapatnya angka kecelakaan kerja di unit PTLR. Karena pekerja selalu membekali diri dengan perisiapan APD sebelum bekerja, walupun masih ada beberapa pekerja yang masih kurang dalam hal tersebut. Saran peneliti yaitu penambahan jumlah tenaga kerja dan menghimbau untuk mematuhi seluruh aturan prosedur yang berlaku saat bekerja.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16930/1/FIKES_KM_1605015213_IBNU%20AFRIANTO%20HUTOMO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Berdasarkan Penelitian Terpublikasi

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16929/

Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Berdasarkan Penelitian Terpublikasi

Arfiani, Zyan

Stunting (kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Berdasarkan 48 artikel yang didapat sekitar 49 variabel independen yang terkait dengan variabel dependen. Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Balita stunting di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penelitian terpublikasi tentang determinan yang berhubungan dengan kejadian stunting. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah artikel yang diambil berdasarkan kata kunci yaitu faktor risiko stunting. Dari 48 artikel nasional dari tahun 2013-2020, didapat variabel dari beberapa faktor yaitu : konsumsi, karakteristik keluarga, kesehatan balita, karakteristik balita, fasilitas kesehatan, dan faktor lingkungan. Penelitian dilakukan dengan melakukan review dan rekapan data. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif yang menghasilkan distribusi dan presentase.
Berdasarkan hasil review artikel menunjukkan bahwa terdapat variabel yang menyatakan terdapat hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting, yaitu pada faktor konsumsi (ASI Eksklusif, tingkat kecukupan energi, protein, zink, vit C, karbohidrat, lemak, zat besi, MP-ASI, MP-ASI dini, IMD, lama pemberian ASI), faktor kesehatan balita (BBLR, riwayat penyakit infeksi, panjang badan lahir), karakteristik keluarga (pendapatan keluarga, pengetahuan ibu, pengetahuan MP-ASI, pengetahuan RF, sikap RF, usia hamil, pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, status pekerjaan ayah, ketahanan pangan keluarga, status gizi ibu saat hamil, kegiatan pertanian ibu, dukungan keluarga, faktor keturunan, pola asuh ibu), karakteristik balita (pola makan), fasilitas Kesehatan (kunjungan posyandu, kelengkapan imunisasi), dan faktor lingkungan (hygiene dan sanitasi lingkungan).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16929/1/FIKES_KM_1605015216_ZYAN%20ARFIANI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Modul Praktikum Farmasetika Dasar 2022

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16927/

Modul Praktikum Farmasetika Dasar 2022

Nining, Nining

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16927/1/Modul%20Praktikum%20Farset%202022.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Modul Praktikum Teknologi Sediaan Farmasi Solid 2021

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16925/

Modul Praktikum Teknologi Sediaan Farmasi Solid 2021

Nining, Nining

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16925/1/Modul%20Praktikum%20TSF%201%20tahun%202021.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Tesis S2 Undip

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16923/

Tesis S2 Undip

Indriastuti, Mila

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16923/1/TESIS%20MENGUAK%20KASUS%20TAX%20FRAUD%20GAYUS.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Fraud Triangle against Fraudulent Financial Statements (Turnitin)

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16922/

Fraud Triangle against Fraudulent Financial
Statements (Turnitin)

Budiandru, Budiandru

It is the focus of this study to investigate the fraud triangle in connection to
fake financial statements. The data used in this investigation is quantitative. Secondary
sources were used to gather the information. The following conclusions can be taken
from the research: There is no correlation between financial stability and financial
statement fraud, but financial stability, external pressure, financial target, ineffective
monitoring, and the change in auditor all have an adjusted R square value of 43.7 percent
and 2.5 percentand the remaining indonesia 56.3% (100% – 43.7%), malaysia 97.5%
(100 % – 2.5%) explained by other variables that are not included in the regression model
such as Personal Financial Need, Nature of Industry, Organizational Structure, and
Nature of Industry.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16922/1/Fraud%20Triangle%20against%20Fraudulent%20Financial%20Statements.pdf

Unduh!