Categories
Repo

Pelaksanaan Pencatatan Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15839/

Pelaksanaan Pencatatan Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2017

Alwiyandari, Murtiani

Pencatatan rekam medis merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk mencatat segala bentuk pelayanan yang telah diberikan kepada pasien baik pasien rawat inap, rawat jalan, maupun pasien IGD. Adanya kegiatan pencatatan rekam medis pasien tidak terlepas dengan adanya kebijakankebijakan atau peraturan yang menjadi landasan penyelenggaraan rekam medis rumah sakit. Tujuan penelitian adalah mengetahui pelaksanaan pancatatan rekam medis di RSUD Pasar Minggu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi dalam pengumpulan data kepada infroman. Pengolahan data dengan matriks dan validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber, dengan menggali infromasi dari berbagai sumber yang dilakukan di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan. Secara pelaksanaan, prosedur sudah dimiliki oleh RSUD Pasar Minggu, kebijakan yang melandasi prosedur adalah Permenkes No.269 Tahun 2008 dan Keputusan Direktur RSUD Pasar Minggu No.1039. Pengetahuan tenaga medis di RSUD Pasar Minggu termasuk memiliki bekal pengetahuan yang cukup baik. Pengorganisasian dan pembinaan yang dilakukan sangat mendukung penyelenggaraan rekam medis dengan adanya pelatihan-pelatihan yang diadakan minimal satu kali dalam setahun. Kepemilikan dan pemanfaatan, kerahasiaan rekam medis di RSUD Pasar Minggu mengikuti tata cara penyelenggaraan rekam medis pada Permenkes No.269 Tahun 2008. Dari hasil penelitian didapat jika pelaksanaan pencatatan rekam medis sudah mengikuti ketentuan yang berlaku, namun masih ada yang mengalami keterlambatan dalam pelaksanaan pencatatan dan masih ada hambatan yang harus dilakukan perbaikan untuk kelancaran penyelenggaraan rekam medis dengan melengkapi kajian yang masih belum lengkap.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15839/1/FIKES_KESMAS_1305015170_MURTIANI%20ALWIYANDARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa Siswi Kelas X dan XI SMA Negeri 6 Kota Tangerang

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15838/

Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur
pada Siswa Siswi Kelas X dan XI SMA Negeri 6 Kota Tangerang

Riyany, Cindy Ulfiyatur

Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Remaja Masih Sangat Minim Dan Masih Banyak Yang Belum Sesuai Rekomendasi. Menurut Pedoman Gizi Seimbang (2014) Bagi Remaja Dianjurkan Untuk Mengkosumsi Buah Dan Sayur Sebanyak 300-400 Gram Yang Terdiri Dari 250 Gram Sayur Dan 150 Gram Buah. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Siswa Kelas X Dan XI SMA Negeri 6 Kota Tangerang Tahun 2018. Desain Penelitian Ini Mengguanakan Studi Cross Sectional. Sampel Penelitian Sebanyak 87 Siswa/Siswi Yang Diperoleh Secara Acak Proporsional. Variabel Dependen Yang Diteliti Yaitu Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Sedangkan Variabel Independen Yang Diteliti Antara Lain Jenis Kelamin, Sikap, Pengetahuan Gizi, Pengaruh Teman Sebaya, Ketersedeiaan Buah Dan Sayur Di Rumah, Uang Ajajan, DanMKeterpaparan Media Massa. Data Dikumpulkan Melalui Pengisian Kuesioner Dan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Variabel Yang Berhubungan Dengan Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Adalah Variabel Pengetahuan Gizi (P-Value 0,041). Adanya Hubungan Pengetahuan Gizi Dengan Konsumsi Buah Dan Sayur. Siswa Yang Berpengetahuan Gizi Baik Cenderung Untuk Mengonsumsi Sayur Dan Buah Secara Cukup Dibandingkan Dengan Siswa Yang Berpengetahuan Gizi Kurang.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15838/1/FIKES_GIZI_1405025021%20_CINDY%20ULFIYATUR%20RIYANY.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Peran Guru PAI Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an di SMP Islam Arraudhoh

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15837/

Peran Guru PAI Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an di SMP Islam Arraudhoh

rahmanto, arifin

Penilitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru PAI dalam mengatasi
kesulitan membaca Al-Qur’an di SMP Islam Arraudhoh. Guru PAI memiliki peran
yang sangat penting dalam pembelajaran Al-Qur’an, sebab itu guru PAI harus
memperhatikan siswa khususnya memberikan perhatian lebih kepada siswa
yang masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, dan alat pengumpulan
data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Informan dalam penelitian ini adalah guru PAI dan murid yang dipilih untuk
wawancara secara mendalam dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang
dibutuhkan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian didapatkan ada sekitar 15
murid dari 49 siswa yang masih mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an di
kelas IX SMP Islam Arraudhoh, dan guru PAI sudah melakukan peran dengan
sebaik-baiknya seperti, pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum mulai
pembelajaran, bekerja sama dengan guru lain, mengadakan les tambahan
membaca Al-Qur’an setelah pulang sekolah, dan juga dengan menggunakan
metode mengajar iqra, ceramah, klasikal dan privat dalam pembelajaran.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15837/1/jurnal%20JPI_M.ARIFIN.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengolahan Air Laut Menjadi Air Tawar Dengan Destilasi Tenaga Surya Di Desa Margagiri Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15836/

Pengolahan Air Laut Menjadi Air Tawar Dengan Destilasi Tenaga Surya Di Desa Margagiri Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Tahun 2017

Kusumawati, Yulia

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan manusia akan air semakin bertambah namun ketersediaannya semakin terbatas, hal ini diperparah dengan kondisi lingkungan yang semakin buruk sehingga menyebabkan terjadinya kelangkaan air bersih, khususnya daerah pesisir dan pulau kecil. Tujuan umum penelitian adalah mengetahui pengolahan air laut menjadi air bersih dengan destilasi tenaga surya di Desa Margagiri Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang tahun 2017.
Penelitian ini mengggunakan metode eksperimen dengan desain pre-eksperimen menggunakan bentuk one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah air laut dari Pantai Karoeng Kabupaten Pandeglang sebanyak 20 liter yang diambil dengan cara acak (random sampling). Dalam penelitian ini ditinjau mengenai proses pengolahan, kualitas air sebelum dan sesudah pengolahan, pengaruh perlakuan dan tingkat keberhasilan, serta kuantitas air sebelum dan sesudah pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan kualitas air setelah 7 jam pengolahan air laut dengan destilasi tenaga surya diperoleh air bersih yang memenuhi syarat baku mutu air bersih berdasarkan PERMENKES RI No 32 Tahun 2017 pada parameter rasa, bau, warna, TDS, pH, dan salinitas.. Pengaruh perlakuan terbesar terjadi pada TDS (37.421 mg/L) dan tingkat keberhasilan penurunan parameter terbaik pada rasa dan bau (100%) serta salinitas (99,61%). Kuantiats air bersih yang dihasilkan sebanyak 2950 ml. Peneliti menyarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dan inovasi alat destilasi agar kinerja alat destilasi yang digunakan dalam proses pengolahan
menghasilkan kualitas dan kuantitas air yang lebih maksimal.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15836/1/FIKES_KESMAS_1305015163_YULIA%20KUSUMAWATI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hasil Peer Review artikel terbit di Jurnal Maenpo

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15835/

Hasil Peer Review artikel terbit di Jurnal Maenpo

Khavisa Pranata, Khavisa

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15835/1/Hasil%20penilaian%20sejawat%20sebidang.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Artikel Jurnal Maenpo Khavisa

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15834/

Artikel Jurnal Maenpo Khavisa

Khavisa Pranata, Khavisa

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15834/1/2177-9280-1-PB.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa SMPN 1 Tajur Halang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15832/

Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa SMPN 1 Tajur Halang Tahun 2018

Lestari, Arum Indah

Pada Kelompok Umur ≥10 Tahun Terdapat 93,5% Dengan Kategori Kurang Mengonsumsi Sayur Dan Buah. Kurang Adanya Media Edukasi Gizi Untuk Menyebarluaskan Informasi Mengenai Sayur Dan Buah Menjadi Faktor Penyebabnya. Video Dan Food Model Merupakan Satu Diantara Media Edukasi Lainnya Yang Menggunakan Dua Indera Sekaligus, Indera Penglihatan Dan Indera Pendengaran. Tujuan Penelitian Ini Adalah Mengetahui Pengaruh Media (Video Dan Food Model) Terhadap Pengetahuan Gizi, Sikap, Dan Konsumsi Sayur Dan Buah. Penelitian Ini Dilaksanakan Pada Bulan Agustus Sampai Dengan September 2018 Dengan Sasaran Responden 70 Siswa Kelas IX Di Sekolah Menengah Pertama Negri 1 Tajur Halang, Bogor. Penelitian Ini Menggunakan Metode Penelitian Quasi Experiment Dengan Nonequivalent Control Group Design. Sedangkan Pembuatan Video Berdurasi ± 8 Menit Menggunakan Tahapan Pra-Produksi, Produksi Dan Pasca Produksi, Dengan Rancangan Video Versi IT. Analisis Data Yang Digunakan Adalah Uji Wilcoxon Dan Uji Paired Sample T-Test Untuk Melihat Perbedaan Sebelum Dan Sesudah Intervensi Antara Variabel Pengetahuan Gizi Dan Konsumsi Sayur Dan Buah. Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Tidak Ada Perbedaan Rata-Rata Porsi Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Kelompok Kontrol Dan Kelompok Perlakuan (P Value>0,05). Namun, Pada Kelompok Intervensi Terdapat Perbedaan Rata-Rata Pengetahuan Gizi Pretest Dan Posttest (P=0,000), Dan Perbedaan Rata-Rata Sikap Pretest Dan Posttest Pada Dengan (P=0,000). Sedangkan Pada Kelompok Kontrol Tidak Terdapat Perbedaan Rata-Rata Pengetahuan Gizi Pretest Dan Posttest (P=0,888), Dan Perbedaan Rata-Rata Sikap Pretest Dan Posttest (P=0,686). Berdasarkan Hal Tersebut Disimpulkan Bahwa Ada Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Melalui Media Video Dan Food Model Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Sikap Pada Kelompok Intervensi.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15832/1/FIKES_GIZI_%201405025017_%20ARUM%20INDAH%20LESTARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Analisis Sistem Pada Proses Pembuatan Tempe Di Industri Tempe Parung Bogor Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15831/

Analisis Sistem Pada Proses Pembuatan Tempe Di Industri Tempe Parung Bogor Tahun 2017

Haryanto, Verawaty

Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporus, Rh. oryzae, Rh.stolonifer (kapang roti), atau Rh. arrhizus. Sediaan fermentasi ini secara umum dikenal sebagai “ragi tempe”. Kapang yang tumbuh pada kedelai menghidrolisis senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna oleh manusia. Tempe kaya akan serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, serta uji laboratorium. Informan berjumlah 4 orang yan terdiri dari 1 orang pengelola industri dan 3 orang karyawan industri. Jumlah sampel uji laboratorium berjumlah 3 sampel yang terdiri dari tempe kemasan daun pisang, tempe kemasan plastik bening kiloan dan tempe kemasan plastik, slonjor untuk melihat kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar cemaran coliform, dan kadar cemaran salmonella sp. Hasil penelitian menunjukan dalam kebersihan karyawan ketiga informan tidak menggunakan pakaian kerja, dalam peralatan produksi masih ada peralatan yang berkarat, dan tempat penyimpanan tempe yang tidak bersih. Hasil uji laboratorium menunjukkan kadar air pada ketiga sampel tempe memiliki kadar air dari batas aman Standar kadar air pada tempe dengan batas maksimal 65, ketiga sampel tempe memiliki kadar abu melebihi dari batas aman standar kadar abu dengan batas maksimal yaitu maksimal 1,5, ketiga sampel tempe memiliki kadar lemak melebihi
dari batas aman standar kadar lemak dengan batas maksimal yaitu minimal 10, ketiga sampel tempe memiliki kadar protein dibawah dari batas aman standar kadar protein dengan batas maksimal yaitu minimal 16, pada tempe A jumlah kadar bakteri coliform 7,33 log CFU/ml, pada tempe B jumlah kadar bakteri coliform 8,04 log CFU/ml, pada tempe C jumlah kadar bakteri coliform 5,89 log CFU/ml standar kadar bakteri coliform dengan batas maksimal yaitu 1 log CFU/ml, tempe A jumlah kadar salmonella sp. 2,30 log CFU/ml, pada tempe B jumlah salmonella sp. 3,05 log CFU/ml, pada tempe C jumlah salmonella sp. 2,33 log CFU/ml, dengan batas maksimal menurut BSN yaitu 0 log CFU/ml standar kadar salmonella sp. dengan batas maksimal yaitu 0 log CFU/ml.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15831/1/FIKES_KESMAS_1305015154_VERAWANTY%20HARYANTO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Asupan Energi dan Zat Gizi Makro serta Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Remaja di MTs Nahjul Huda Jakarta Barat

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15830/

Hubungan Antara Asupan Energi dan Zat Gizi Makro serta Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Remaja di MTs Nahjul Huda Jakarta Barat

Oktaviana, Annisa Nur

Masalah Gizi Yang Paling Sering Terjadi Pada Remaja Adalah Malnutrisi, Baik Gizi Kurang Dan Perawakan Pendek Maupun Gizi Lebih Hingga Obesitas. Berdasarkan Hasil Riskesdas 2013 Diperoleh Angka Prevalensi Kurus Pada Remaja Umur 13 – 15 Tahun Secara Nasional Sebesar 11,1 Persen. Prevalensi Gemuk Pada Remaja Umur 13 – 15 Tahun Sebanyak 10.8 Persen. Di Mts Nahjul Huda Hasil Observasi Awal Banyak Siswa/I Yang Kelebihan Berat Badan Dan Selama Ini Belum Pernah Diadakan Pengukuran Asupan Gizi, Aktivitas Fisik Serta Status Gizi. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Hubungan Antara Asupan Energi Dan Zat Gizi Makro Serta Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Remaja Berusia 13 – 15 Tahun Di Mts Nahjul Huda Jakarta Barat, Pada Bulan Maret 2019. Penelitian Ini Menggunakan Pendekatan Cross – Sectional. Sampel Yang Diambil Berjumlah 51 Siswa/I Dengan Menggunakan Teknik Sampel Purposive Sampling. Analisis Data Terdiri Dari Analisis Univariat Dan Bivariat Dengan Menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Sebanyak 35,3% Siswa Yang Berstatus Gizi Normal Dan 64,7%, Siswa Mengalami Gizi Lebih. Hasil Uji Statistik Menunjukkan Ada Hubungan Bermakna Antara Asupan Energi ( P-Value = 0,000 ), Asupan Protein ( P-Value = 0,000 ), Asupan Lemak ( P-Value = 0,000 ), Asupan Karbohidrat ( P-Value = 0,000 ), Dan Aktivitas Fisik ( P-Value = 0,000 ) Dengan Status Gizi Remaja Di Mts Nahjul Huda Jakarta Barat Tahun 2019. Saran Yang Dapat Diberikan Adalah 1) Untuk Siswa : Diharapkan Para Siswa Dapat Mengikuti Anjuran Pedoman Gizi Seimbang Dan 2) Untuk Sekolah : Melakukan Pengukuran Status Gizi Siswa Dan Pemeriksaan Kesehatan Melalui Program Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15830/1/FIKES_GIZI_%201405025016_%20ANNISA%20NUR%20OKTAVIANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Kajian Literatur : Peranan Berbagai Jenis Polimer Sebagai Gelling Agent Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15829/

Kajian Literatur : Peranan Berbagai Jenis Polimer Sebagai Gelling Agent Terhadap Sifat Fisik Sediaan Gel

Agustiani, Faula Rohmatul Tri

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15829/1/Kajian%20Literatur_%20Peranan%20Berbagai%20Jenis%20Polimer%20Sebagai%20Gelling%20Agent%20Terhadap%20Sifat%20Fisik%20Sediaan%20Gel_unggah%20repository.pdf

Unduh!