Categories
Repo

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Pekerja Konveksi Sektor Informal Di Wilayah Kelurahan Cipadu Jaya Kota Tangerang Tahun 2016

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15797/

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Pekerja Konveksi Sektor Informal Di Wilayah Kelurahan Cipadu Jaya Kota Tangerang Tahun 2016

Angriana Laksono, Eva

Musculoskeletal Disorders atau yang dikenal dengan istilah MSDs merupakan sekumpulan gejala atau gangguan yang berhubungan dengan jaringan lunak yaitu berupa otot, tendon, ligament, sendi, kartilago yang dapat mempengaruhi hampir semua jaringan termasuk saraf dan selubung tendon dan keluhan pada bagian- bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan sangat ringan hingga sangat sakit. Keluhan MSDs dapat terjadi karena beberapa faktor seperti faktor pekerjaan, individu, lingkungan dan psikososial. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada pekerja konveksi sektor informal di wilayah kelurahan Cipadu Jaya Kota Tangerang dengan jumlah sampel sebanyak 80 yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan februari sampai agustus 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keluhan Musculoskeletal disorders yang dialami oleh 80 pekerja, ada 58 pekerja (72,5%) diantaranya mengalami keluhan MSDs sedangkan sebanyak 22 pekerja (27,5%) tidak mengalami keluhan MSDs. Berdasarkan bagian tubuh, keluhan yang dirasakan pekerja paling banyak terjadi pada bagian pinggang (60,0%), punggung atas (35,0%), leher atas (31,2%), tangan kiri dan kaki kiri (25,0%) dan bahu kanan (23,8%). Keluhan MSDs lebih banyak dialami oleh responden dengan tingkat risiko ergonomi tinggi (76,5%) berjenis kelamin laki- laki (76,0%), berumur ≥35 tahun (78,8%), memiliki masa kerja lama di konveksi yaitu ≥6 tahun (95,%), memiliki kebiasaan merokok (80,0%), memiliki kategori indeks massa tubuh tidak normal (68,1%) serta memiliki kebiasaan olahraga yang cukup (75,0%). Hasil uji statistik bivariat menunjukkan adanya hubungan antara umur dengan keluhan MSDs (p=0,000), masa kerja dengan keluhan MSDs (0,001) dan kebiasaan merokok dengan MSDs (p=0,026).

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15797/1/FIKES_KESMAS_1205015033_EVA%20ANGRIANA%20LAKSONO.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Perilaku Berkendara Menggunakan Sepeda Motor Pada Pelajar SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat Tahun 2015

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15793/

Gambaran Perilaku Berkendara Menggunakan Sepeda Motor Pada Pelajar SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat Tahun 2015

Purnamasari, Imas

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku berkendara aman menggunakan sepeda motor pada pelajar SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional yang bersifat analitik dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat pada bulan Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pelajar SMA Muhammadiyah 15 Slipi Jakarta Barat yang berjumlah 120 responden, dengan teknik pengumpulan data menggunakan sampel jenuh Hasil univariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berperilaku berkendara tidak aman lebih besar (89,2%), memiliki pengetauan tinggi lebih besar (65,0%), memiliki sikap baik lebih besar (67,5%), perlengkapan berkendara tidak lengkap lebih besar 90,0%), yang tidak memilki SIM lebih besar (75,8%), dan yang didukung keluarga lebih besar (93,3%). Saran dari penelitian ini perlunya dukungan keluarga dalam memberikan dukungan kepada anak terkait perilaku berkendara aman, beruapa teguran dan nasehat mengenai perlengkapan berkendara sepeda motor serta perlu diadakan penelitian yang lebih spesifik dan mendalam terhadap kepemilikan SIM pada siswa siswi SMA.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15793/1/FIKES_KESMAS_1105015050_IMAS%20PURNAMASARI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Antara Parental Conditional Positive Regard Denganpatental Attachment Pada Remaja

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15798/

Hubungan Antara Parental Conditional Positive Regard Denganpatental Attachment Pada Remaja

Nurkhalizah, Siti

Pada masa remaja sering disebut dalam masa-masa transisi, yang mana pada masa ini sangat baik jika hubungan antara anak dan orang tuanya memiliki kelekatan yang mendalam dan berkualitas. Maka dengan demikian akan membantu anak dalam mengatasi perubahan-perubahan dalam dirinya.Parental Conditional Positive Regard (PCPR) ialah orang tua yang dianggap memberikan kasih sayang dan penghargaan yang lebih ketika anaknya memenuhi harapan orang tuanya. Tampaknya, orang tua yang memberikan kasih sayang bersyarat menjadi faktor penentu kualitas hubungan antara remaja dan mereka para orang tua. Hal ini akan mengacu pada hubungan kelekatan anak dengan orang tuanya, di mana orang tua yang melakukan kasih sayang bersyarat kepada anaknya akan menciptakan keadaan konflik dalam diri anak-anak dan remaja. Karena selain mereka memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap orang tuanya, anak memilki rasa tertekan pula kepada orang tua yang suka memberikan tuntutan kepadanya (Saeed & Hanif, 2014). Maka, dibuatnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Parental Conditional Positive Regard (PCPR) dengan Self Attachment terhadap remaja. Pada penelitian ini pula partisipan terdiri dari siswa/siswi Madrasah Aliyah Dail Khairaat Jakarta Barat yang berjumlah 125 partisipan dan 27 partisipan didambil secara daring (online) dengan menggunakan Google Form. Jumlah keseluruhan partisipan dalam penelitian ini berjumlah 152 partisipan dengan rata- rata usia partisipan 16 tahun. Partisipan laki- laki berjumlah N= 56 dan perempuan berjumlah N= 96. Seluruh subjek mengisi kuesioner Parental Conditional Positive Regard-Academic Domain (PCPR-AD) (Asor & Tal, 2011) dan The Inventory of Parent and peer Attachment (Armsden & Greenberg, 1987) Kemudian skala tersebut di adaptasi oleh peneliti sesuai dengan kebutuhan penelitian. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan proses analisa korelasi dengan bantuan IBM statistic versi 23. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa PCPR memiliki hubungan yang signifikan negatif terhadap Self Attachment, dengan nilaikoefisien korelasi (R= -0.164) dan 0,44 p<0,05 mengartikan bahwa Semakin tinggi Parental Conditional Positive Regard orang tua maka akan semakin rendah attachment remaja kepada orang tuanya. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15798/1/FPSI_PSIKOLOGI_1608015051_SITI%20NURKHALIZAH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kebersyukuran Terhadap Kepuasan Hidup Pada Remaja Jakarta Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15790/

Pengaruh Kebersyukuran Terhadap Kepuasan Hidup Pada Remaja Jakarta Selatan

Budiarti, Intan

Studi penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh Kebersyukuran terhadap Kepuasan Hidup pada Remaja Jakarta Selatan. Responden penelitian ini berjumlah 168 remaja di Jakarta Selatan. Instrument yang digunakan untuk mengukur rasa syukur menggunakan alat ukur The Gratitude Questionneire GQ-6 oleh McCullough 2002 yang berjumlah 6 item, dan untuk mengukur kepuasan hidup menggunkan instrument Mulitidimentsional Student Life Satisfaction Scale MSLSS oleh huebner 1994 dengan jumlah item sebanyak 40 item. Reliabilitas instrument diukur dan menghasilkan Alpha Cronbach sebesar 0,817 pada skala kebersyukuran dan pada kepuasan hidup sebesar 0,897. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Regresi untuk mencari tahu apakah adanya pengaruh kebersyukuran terhadap kepuasan hidup pada remaja, dengan mengunakan aplikasi IBM SPSS statistic versi 22. Hasil penelitian ini menujukan bahwa adanya peranan kebersyukuran yang mempengaruhi kepuasan hidup pada remaja hal ini dapat dilihat dari hasil R Square sebesar 0,149 menujukan bahwa kontribusi kebersyukuran terhadap kepuasan hidup sebesar 14,9% dan 85,1% variable lain yang tidak diteliti oleh peneliti dan nilai F sebesar 28,989 dengan probability value sebesar 0,000 dan nilai p kurang dari 0,001 yang berarti adanya pengaruh yang signifikan. Dan dapat disimpulkan bahwa peneliti menerima HA dan menolak H0.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15790/1/FPSI_PSIKOLOGI_1608015072_INTAN%20BUDIARTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Gambaran Sanitasi Sekolah SMP Negeri (SMPN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS N) di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15787/

Gambaran Sanitasi Sekolah SMP Negeri (SMPN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTS N) di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018

Riyantara, Respati

Sanitasi Adalah Upaya Kesehatan Dengan Cara Melindungi Dan Memelihara Lingkungan Dari Subjeknya. Sekolah Merupakan Tempat Berkumpulnya Warga Sekolah Untuk Suatu Kegiatan Atau Aktivitas Tertentu. Banyaknya Kegiatan Yang Dilakukan Membuat Ancaman Penularan Penyakit Apabila Kebersihan Sekolah Tidak Dikelola Dengan Baik. Selain Itu Perbedaan Pengelolaan Kebersihan Sekolah Negeri Dengan Madrasah Masih Belum Diketahui Secara Detail. Berdasarkan Uraian Diatas Penelitian Ini Dilakukan Untuk Mengetahui Gambaran Kondisi Sanitasi Sekolah Antara SMP Negeri Dengan Mts Negeri Di Kelurahan Pela Mampang Tahun 2018. Komponen Yang Dilihat Adalah Lokasi, Bangunan, Ruangan, Fasilitas Sanitasi, Dan Halaman. Dalam Penelitian Ini, Metodologi Yang Digunakan Adalah Kualitatif Dengan Teknik Pengumpulan Data Dari Observasi Dan Wawancara Mendalam. Informan Penelitian Berjumlah 12 Orang Berdasarkan Teknik Purposive Sampling, Yaitu Kepala Sekolah / Wakil, TU, Guru, Petugas Kebersihan Dan Siswa. Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Hanya Mts Negeri 1 Yang Bebas Dari Kerawanan Banjir, Namun Masih Terdapat Genangan Saat Hujan Deras, SMP Negeri 141 Mengalami Kebebasan Dari Banjir Saat 2 Tahun Terakhir Ini. Pada Kondisi Banggunan Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Ruang Kelas Hanya SMPN Negeri 141 Yang Memiliki Kriteria Ruangan Kelas Yang Ditentukan. Pada Ruang UKS Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Ruang Kantin Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Sarana Air Bersih Yang Memenuhi Syarat Secara Fisik Adalah Mts Negeri 1. Pada Proporsi Toilet Maupun Keadaan Kebersihan Toilet Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 Dan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006 Dan Kurangnya Fasilitas Sanitasi Pada Toilet. Pada CTPS Yang Tersedia Yang Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 3 Tahun 2014 Adalah SMP Negeri 141 Dengan Ketersediaan Air Bersih, Bak Penampungan Limbah Dan Sabun. Pada Sarana Pembuangan Sampah Kedua Sekolah Belum Memenuhi Syarat Ketentuan Jarak Berdasarkan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006. Pada Saluran SPAL Yang Memenuhi Ketentuan Permenkes Nomor 1429 Tahun 2006 Adalah SMP Negeri 141 Dengan Saluran Yang Lancar Dan Tertutup. Pada Kondisi Halaman Kedua Sekolah Belum Memenuhi Ketentuan Yang Ada Secara Keseluruhan. Pada Kebebasan Jentik Nyamuk Kedua Sekolah Terbebas Dari Jentik Nyamuk Dan Menjalin Kerjasama Dengan Pihak Puskesmas.
Kondisi Sanitasi Sekolah Pada SMP N 141 Maupun Mts N 1 Belum Memenuhi Ketentuan Dengan Berbagai Permasalahan Pada Masing – Masing Sekolah. Pada Keadaan Dinding Dibutuhkannya Adanya Sosialisasi Kepada Siswa Agar Tidak Mencoret Tembok Serta Memperbaiki Keadaan Lantai Yang Rusak. Terkait Persyaratan Ruang Dilengkapi Dengan Sarana Yang Memadai. Selain Itu Ketersediaan Fasilitas Sanitasi Yang Dibutuhkan Pada Toilet Perlu Disediakannya Sabun Dan Tempat Sampah Yang Memadai.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15787/1/FIKES_GIZI_%201405015123_%20RESPATI%20RIYANTARA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Standar dan Etika Profesi Audit Terhadap Efektivitas Pengendalian Internal Pada Perbankan Syariah Yang Terdaftar di BEI

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15799/

Pengaruh Standar dan Etika Profesi Audit Terhadap Efektivitas Pengendalian Internal Pada Perbankan Syariah Yang Terdaftar di BEI

Gustiyana, Gustiyana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh standar dan etika profesi audit terhadap efektivitas pengendalian internal pada perbankan syariah yang terdaftar di BEI.
Dalam penelitian ini digunakan metode Survey. Variabel yang diteliti adalah standar audit, etika profesi audit sebagai variabel bebas dan efektivitas pengendalian internal sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor internal yang bekerja pada Perbankan Syariah yang terdaftar di BEI dengan kantor pusat di DKI Jakarta. Teknik pemilihan sampel menggunakan judgment sampling dan diperoleh sampel sebanyak 51 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data, analisis akuntansi, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, dan pengujian hipotesis.
Berdasarkan atas hasil pengolahan data dan analisis akuntansi, maka diperoleh hasil bahwa variabel standar audit (X1) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,3147 dengan nilai minimum sebesar 3,50 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,46209. Variabel etika profesi audit (X2) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,4294 dengan nilai minimum sebesar 3,60 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,37110. Variabel efektivitas pengendalian internal (Y) memiliki rata-rata (mean) sebesar 4,4941 dengan nilai minimum sebesar 3,70 dan nilai maksimum sebesar 5,00, sedangkan standar deviasinya sebesar 0,38284.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15799/1/FEB_AKT_1102025121_GUSTIYANA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Faktor-Faktor Yang berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Di Wilayah Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) Puskesmas Kelurahan Utan Kayu Utara Jakarta Timur Tahun 2017.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15788/

Faktor-Faktor Yang berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Di Wilayah Program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) Puskesmas Kelurahan Utan Kayu Utara Jakarta Timur Tahun 2017.

Syahputra, Muhammad Dwi

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan upaya pemeliharaan kesehatan bagi diri sendiri dan keluarga. Beberapa penelitian menunjukkan tingkat PHBS di Indonesia masih rendah, terutama di daerah kumuh. Penilitian ini bertujuan untuk Mengetahui Gambaran faktor faktor yang berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di wilayah program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) Puskesmas Kelurahan Utan kayu Utara Jakarta Timur.Desain penelitian adalah kuantitatif Deskriptif dengan metode cross sectional. Sampel adalah 113 keluarga yang dipilih dengan teknik kluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan 59,3% responden berperilaku baik dan 40,7% berperilaku tidak baik di puskesmas kelurahan utan kayu utara. Penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (Pvalue : 0.000),sikap (Pvalue : 0.002) terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) (p<0.05, α=0.05). Penelitian ini dapat menjadi masukan dalam menyusun program yang berkaitan dengan Perilaku hidup bersih dan sehat dengan mengedepankan upaya preventif dan promotif. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15788/1/FIKES_KESMAS_1305015095_MUHAMMAD%20DWI%20SYAHPUTRA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Hubungan Pengkondisian Kasih Sayang Bersyarat Orang Tua Dengan Resiliensi Pada Remaja

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15791/

Hubungan Pengkondisian Kasih Sayang Bersyarat Orang Tua Dengan Resiliensi Pada Remaja

Huwaidah, Itsnaini Masyhuroh

Remaja akan dapat mengatasi tekanan dan kesulitan yang terjadi dalam kehidupan sehari-harinya dalam masa perkembangannya dengan baik jika anak memiliki kemampuan resiliensi atau ketahanan yang baik. Penelitian ini berfokus kepada fase anak usia remaja, di mana fase peralihan atau transisi dari masa anak-anak menuju dewasa dengan adanya interaksi antara faktor-faktor biologis, genetik, lingkungan dan sosial biasa disebut dengan fase remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan negative antara kedua variabel, yaitu pengkondisian kasih sayang bersyarat orang tua dan resiliensi pada remaja. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 263 mahasiswa aktif yang terdiri dari 193 perempuan dan 70 laki-laki. Non probabilitas sampling merupakan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini. Skala yang digunakan untuk mengukur pengkondisian kasih sayang bersyarat orang tua adalah Parental Conditional Positive Regard Scale (PCPRS; Assor, et al. 2012). Sedangkan skala yang digunakan untuk mengukur Resiliensi adalah Adolescent Resilience Scale (ARS; Oshio, et al. 2002). Teknik analisa data menggunakan hipotesis uji korelasi pearson product moment melalui program aplikasi SPSS 26.0 for windows. Berdasarkan hasil statistik yang dilakukan antara PCPR dan Resiliensi ini memiliki nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,452; p = 0,003 (p<0,05). Hal ini memiliki arti bahwa PCPR dengan Resiliensi memiliki korelasi negative yang signifikan. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negative yang signifikan antara pengkondisian kasih sayang bersyarat orang tua dengan resiliensi pada remaja. Sesuai dengan implikasinya bahwa semakin tinggi anak mendapatkan PCPR maka akan semakin rendah tingkat resiliensinya. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15791/1/FPSI_PSIKOLOGI_1708015107_ITSNAINI%20MASYHUROH%20HUWAIDAH.pdf Unduh!

Categories
Repo

Upaya Minimisasi Limbah Pada Sistem Pengelolaan Limbah Padat Medis Dan Non Medis Di Rs Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15794/

Upaya Minimisasi Limbah Pada Sistem Pengelolaan Limbah Padat Medis Dan Non Medis Di Rs Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015

Nisara, Syifa

Limbah adalah buangan yang kehadirannya pada suatu saat tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungannya karena tidak mempunyai nilai ekonomis dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan dan melindungi investasi pembangunan. Pengelolaan limbah harus di lakukan secara komprehensif sejak hulur sampai hilir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengupayakan minimisasi limbah pada sistem pengelolaan limbah padat medis dan non medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, penulis menganalisis bagaimana cara meminimisasikan limbah dan pengelolaan limbah padat medis dan non medis yang ada di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring variabel sumber limbah, volume limbah, jenis limbah, proses pengelolaan limbah, reduksi limbah
dan pemanfaatan limbah. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pedoman wawancara mendalam, pedoman observasi menggunakan, lembar check list dan telaah dokumen. Dalam penelitian ini Pedoman wawancara mendalam dibagi menjadi 5 bagian yaitu pedoman wawancara untuk Kepala bagian sanitasi, pelaksana sanitasi, bagian perunit (UGD,OK, VK, Rawat Jalan, Rawat Inap), Supervisor dan cleaning service. . Penelitian ini dilakukan Di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan Tahun 2015 pada bulan Agustus hingga Desember 2015. Hasil penelitian di dapatkan bahwa Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring telah melakukan program minimisasi limbah dengan pemanfaatan limbah yaitu dengan penggunaan kembali (reuse) kertas yang dijadikan amplop serta dirigen dari sisa linen dijadikan sebagai tempat buangan alat jarum suntik dan alat tajam pengganti safety box dan Pot Tanaman. Pada pengelolaan limbah padat dari tahap pemilahan masih ada limbah yang bercampur antara medis dan non medis, pada pengangkutan masih ada transit atau tempat ditumpukan seharusnya aturannya limbah tersebut harus diangkut langsung ke TPS serta pada pemusnahan limbah medis belum dikelola sendiri oleh RS Muhammadiyah Taman Puring karena belum mempunyai insenerator untuk itu RS Muhammadiyah Taman Puring bekerjasama dengan PT Wastec International sebagai pihak ketiga. Agar pelaksanaan minimisasi berjalan lebih baik, diperlukan SOP mengenai minimisasi limbah berupa reduksi limbah pada sumbernya dan pelatihan khusus mengenai teknik pemilahan limbah sesuai jenisnya. Dibutuhkan komitmen yang kuat dari manajemen atas terhadap pelaksanaan pengelolaan limbah rumah sakit.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15794/1/FIKES_KESMAS_1205017039_SYIFA%20NISARA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Higiene dan Sanitasi Penyelenggaraan Makanan di Pesantren Yatim Assa’adah Jakarta Selatan Tahun 2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15785/

Higiene dan Sanitasi Penyelenggaraan Makanan di Pesantren Yatim Assa’adah Jakarta Selatan Tahun 2017

Gandini, Gazella Dwiga

Higiene sanitasi makanan merupakan upaya mengendalikan kejadian keracunan atau gangguan akibat makanan sehingga makanan yang akan dikonsumsi lebih terjamin keamanannya, guna mewujudkan cita-cita membentuk generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas, perlu diperhatikan perbaikan gizinya sejak dini. Pesantren dituntut untuk menyediakan sajian makanan dalam jumlah banyak untuk para santri dan gurunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran higiene dan sanitasi penyelenggaraan makanan di Pesantren Yatim Assa’adah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terstruktur. Penelitian dilakukan di Pesantren Yatim Assa’adah Jakarta Selatan pada bulan Oktober hingga November 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa higiene sanitasi penyelenggaraan makanan di Pesantren Yatim Assa’adah tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan PERMENKES No. 1096/ 2011. Dari kesimpulan akhir tersebut, masih terdapat hambatan yang ditemukan seperti lemari terbuka untuk menyimpan peralatan, kurangnya penyediaan sabun pembersih, pesantren tidak menyediakan APD untuk penjamah makanan, aliran air dapur sering mati karena terhubung dengan saluran air asrama, porsi makanan yang kurang mencukupi untuk jumlah santri dan guru, kurang layaknya penyajian nasi saat sarapan, serta kurangnya disiplin santri dalam penggunaan maupun penyimpanan peralatan dan menjaga kebersihan dengan membuang sampah dengan benar. Sehingga pesantren perlu menyiapkan anggaran untuk penyediaan APD, mengatur ulang jadwal memasak, menyediakan sabun khusus cuci tangan, melakukan monitoring proses penyelenggaraan makanan, dan menghimbau serta memberikan arahan untuk keluarga besar pesantren agar meningkatkan kedisiplinan.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/15785/1/FIKES_KESMAS_1305015054_GAZELLA%20DWIGA%20GANDINI.pdf

Unduh!