http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16646/
Reepiw 3
Luthpi Safahi, Luthpi
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16646/1/Artikel-the%20effect%20of%20eggshell%20organic%20fertilizieron%20vegetative%20.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16646/
Reepiw 3
Luthpi Safahi, Luthpi
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16646/1/Artikel-the%20effect%20of%20eggshell%20organic%20fertilizieron%20vegetative%20.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16626/
Pengaruh Pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, Kantor Cabang CTC
Fauziah, Pepi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir terhadap Keuasan Kerja. Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir sebagai variabel independen dan variabel Kepuasan Kerja karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan PT JASA MARGA (Persero) Kantor Cabang CTC, yang berjumlah 87 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh, sehingga diperoleh sampel berjumlah 87 orang sebagai responden.
Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kepuasan Kerja (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,86. dengan standar deviasi sebesar 5,279. Variabel Pemberian Kompensasi (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 31,07 dengan standar deviasi sebesar 4,297. Variabel Pengembangan Karir (X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,49 dengan standar deviasi sebesar 5,389.
Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Ŷ = 0.197 + 0.597 X1+ 0.357 X2. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear Unbiased Estimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,918 artinya variabel independen Pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir mampu mempengaruhi variabel dependen Kepuasan Kerja Karyawan adalah sebesar 91,8% sedangkan sisanya sebesar 8,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
Hasil uji statistik t variabel yaitu Pemberian Kompensasi (X1) menunjukkan thitung sebesar 6,273 > 1,987, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Pemberian Kompensasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu Pengembangan Karir (X2) menunjukkan thitung sebesar 3,764 > 1,987, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka Pengembangan Karir secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 481.643 > F 0.05 (3;11) = 3,08 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa Pembenrian Kompensasi dan Pengembangan Karir secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pemberian Kompensasi (X1) dan variabel Kepuasan Kerja Karyawan (Y) sebesar 0,565 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif rendah dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel Pengembangan Karir (X2) dan variabel Kepuasan Kerja Karyawan (Y) sebesar 0,380 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan.
Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) R) = 0,959 berarti kedua variabel yaitu Pemberian Kompensasi dan Pengembangan Karir secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval 0,80- 1,000) dan positif terhadap kinerja karyawan.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16626/1/FEB_MNJ_1402015128_Pepi%20Fauziah.pdf
Unduh!
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16647/
Jurnal Bu Emma Tahun 2021 (1 Jurnal) dan Jurnal Tahun 2022 (4 Jurnal)
Rachmawati, Emma
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16647/1/2022%20-%20Brain%20Mapping%20and%20Visual%20Attention%20on%20Cigarette%20Pack%20Based.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16624/
Pengaruh Likuiditas dan Profitabilitas terhadap Financial Distress pada Perusahaan Transportasi di Indonesia
Pratiwi, Mustika Wydia Ayu
Skripsi. Program Strata Satu Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. 2018. Jakarta.
Kata Kunci : Current Assets, Return On Assets, Financial Distress
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio dan return on assets terhadap financial distress pada perusahaan transportasi di Indonesia.
Variabel independen yang dipilih adalah Current Ratio (CR) dan Return On Assets (ROA), sedangkan Variabel dependen yang dipilih adalah Financial Distress. Metode Purposive Sampling digunakan sebagai penentuan sampel, sehingga diperoleh sampel sebanyak 15 perusahaan dari 35 perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Analisis data untuk pengujian hipotesis menggunakan linier berganda dengan SPSS 22.0
Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa yang memiliki pengaruh signifikan terhadap financial distress adalah current ratio. Hal ini dapat di buktikan dari nilai t hitung 2,736 > 1,668 dengan signifikansi sebesar 0,018 < 0,05. Sedangkan return on assets tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur transportasi di Indonesia periode 2012-2016. Hal ini dapat di buktikan dari nilai t hitung -4,387 < 1,668 dengan signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Hasil dari pengujian secara simultan menunjukkan bahwa current ratio dan return on assets berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Ini dapat di buktikan dari nilai F hitung 12,098 > 3,89 dengan signifikansi sebesar 0,942 < 0,05
Oleh sebab itu, disarankan kepada para calon investor yang ingin menginvestasikan dana yang dimilikinya pada satu atau lebih perusahaan, ada baiknya jika menganalisa terlebih dahulu hubungan antara objek peubah serta antara objek pengamatan dengan objek sebelum mengambil keputusan berinvestasi.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16624/1/FEB_MNJ_1402015111%20_Mustika%20Wydia%20Ayu%20Pratiwi.pdf
Unduh!
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16623/
Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan terhadap Kinerja Karyawan terhadap BMT Al-Fath Ikmi Kedaung Tangerang Selatan
Khaerunnisa, Khaerunnisa
Dalam menghadapi persaingan di era global perusahaan dituntut untuk bekerja lebih efisien dan efektif. Persaingan yang semakin ketat menyebabkan perusahaan dituntut untuk mampu meningkatkan daya saing dalam rangka menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Setiap perusahaan akan selalu berusaha untuk meningkatkan kinerja karyawannya, dengan harapan apa yang menjadi tujuan perusahaan akan tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelatihan dan Pengembangan terhadap Kinerja Karyawan pada BMT Al-Fath IKMI Kedaung, Tangerang Selatan.
Populasi dalam penelitian ini sebanyak 70 karyawan yang bekerja pada BMT Al-Fath IKMI Kedaung Tangerang Selatan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini seluruh karyawan BMT Al-Fath IKMI Kedaung Tangerang Selatan sebanyak 70 karyawan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, stuti pustaka kuisioner dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel Pelatihan dan Pengembangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Hasil Koefisien korelasi dan koefisien determinasi Pelatihan dan Pengembangan secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan positif signifikan yang kuat terhadap Kinerja Karyawan. Secara parsial variabel Pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Hasil penilitian ini menunjukkan Pelatihan dibutuhkan bagi karyawan BMT Al-Fath IKMI agar meingkatkan pengetahuan mereka dan kreatifitas mereka dalam bekerja dan akan berdampak pula terhadap nilai kinerja mereka dalam perusahaan. Secara parsial variabel Pengembangan memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Hal tersebut menunjukkan bahwa Pengembangan dalam BMT Al-Fath IKMI menjadi suatu pengharapan karyawan kepada perusahaan agar lebih memperhatikan mereka untuk terus selalu meningkatkan kemampuan karyawan dan pengetahuan mereka yang akan berpengaruh terhadap hasil kerja/kinerja mereka didalam perusahaan.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16623/1/FEB_MNJ_1402015085_Khaerunnisa.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16651/
Berita Acara Perkuliahan (BAP), Daftar Hadir Mahasiswa dan Daftar Nilai MK Sejarah Pendidikan Kelas 5B
nelsusmena, nelsusmena
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16651/1/Pendidikan%20Sejarah_Sejarah%20Pendidikan_5B.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16656/
Dokumen Pengajaran TQM 6C
Bunyamin, Bunyamin
terdiri dari SK Mengajar Dekan FAI-BAP-Daftar Absensi-Daftar Nilai
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16656/1/01.Dokumen%20pengajaran%20TQM%206C.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16652/
Berita Acara Perkuliahan (BAP), Daftar Hadir Mahasiswa dan Daftar Nilai MK Sejarah Sejarah Amerika Latin 5A
nelsusmena, nelsusmena
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16652/1/Pendidikan%20Sejarah_Sejarah%20Amerika%20Latin_5A.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16627/
Pengaruh Perilaku Karyawan dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Prana Sakti Tmii
Fernanda, Regina Widya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Perilaku Karyawan dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Dalam penelitian ini digunakan metode survei. Variabel yang digunakan yaitu Perilaku Karyawan dan Kepuasan Kerja sebagai variabel independen dan variabel Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan PT PRANA SAKTI TMII, yang berjumlah 80 orang. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan sample jenuh, sehingga diperoleh sampel berjumlah 80 orang sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dengan menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, pengujian hipotesis uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), analisis koefisien korelasi parsial dan koefisien korelasi berganda.
Hasil Analisis Statistik Deskriptif yaitu variabel Kinerja Karyawan (Y) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,91 dengan standar deviasi sebesar 5,217. Variabel Perilaku Karyawan (X1) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 39,21 dengan standar deviasi sebesar 4,425. Variabel Perilaku Karyawan (X2) mendapati hasil rata-rata (mean) sebesar 38,72 dengan standar deviasi sebesar 5,285.
Hasil model regresi linear berganda yang diperoleh yaitu Ῡ=0,263 + 0,248 X1 + 0,680 X2. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak terjadi autokorelasi sehingga dapat diinterprestasikan model regresi mempunyai sifat BLUE (Best Linear UnbiasedEstimator).
Nilai Adjusted R2 sebesar 0,899 artinya variabel independen perilaku karyawan dan kepuasan kerja mampu mempengaruhi variabel dependen kinerja karyawan adalah sebesar 89,9% sedangkan sisanya sebesar 10,1% dijelaskan oleh variabel lain.
Hasil uji statistik t variabel yaitu perilaku karyawan (X1) menunjukkan thitung sebesar 4,069>1,991, tingkat signifikansi 0,000< 0,05 maka perilaku karyawan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya nilai thitung variabel yaitu kepuasan kerja (X2) menunjukkan thitung sebesar 9,454<1,991, tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 maka kepuasan kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan F hitung sebesar 350,931> F 0.05 (2:77) = 3,12 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, maka dapat diinterpretasikan bahwa perilaku karyawan dan kepuasan kerja secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Nilai koefisien korelasi parsial variabel perilaku karyawan (X1) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,418 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000< 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sedang dan signifikan. Nilai koefisien korelasi parsial variabel kepuasan kerja (X2) dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,733 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan.
Analisis koefisien korelasi berganda diketahui bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) R) = 0,949 berarti kedua variabel yaitu perilaku karyawan (X1) dan kepuasan kerja (X2) bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat (berada pada interval 0,80- 1,000) dan positif terhadap kinerja karyawan.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16627/1/FEB_MNJ_1402015137_Regina%20Widya%20Fernanda.pdf
Unduh!
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16657/
MODUL TUTORIAL PENGGUNAAN QUIZALIZE
rahmanto, arifin
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16657/1/MODUL%20QUIZALIZE.pdf